Kok, Ada Sensasi Kesetrum Saat Siku Terbentur? Kenapa, Ya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 November 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mungkin pernah sekali, dua kali, atau bahkan sering, siku tangan Anda tanpa sengaja menabrak benda keras. Selain nyeri, apa lagi yang Anda rasakan? Kebanyakan orang lebih mengeluhkan sensasi kesemutan seperti mati rasa sejenak, daripada rasa sakit sesaat setelah siku terbentur benda keras. Penasaran kenapa kondisi ini bisa terjadi? Simak ulasannya berikut ini.

Siku tangan dilalui oleh saraf ulnar

Semua sensasi yang muncul ketika siku tangan terbentur sebenarnya bukan berasal dari tulang siku, melainkan karena ada saraf ulnar di dalamnya. Saraf ulnar adalah saraf yang terbentang di sepanjang bahu sampai ujung jari kelingking. Fungsinya sebagai pengatur otot yang memudahkan pergerakan jari, tangan, serta otot lengan bagian bawah.

Berbeda dengan saraf lainnya di dalam tubuh, tidak semua bagian saraf ulnar dilindungi oleh otot atau tulang. Saraf ulnar yang terletak di area siku hanya ditutupi oleh kulit dan lemak saja.

Kesetrum saat siku terbentur, apa sebabnya?

Saraf ulnar pada siku terletak di belakang tulang humerus, yakni tulang yang membentang mulai dari siku sampai ke bahu. Sayangnya, ada bagian saraf ulnar yang tidak tertutupi oleh tulang dan otot. Nah, bagian yang terbuka tanpa perlindungan itu yang sangat sensitif.

Itulah mengapa ketika siku terbentur tanpa disengaja, saraf ulnar di area siku akan mengirimkan sinyal ke otak dengan cepat. Otak pun merespon hal ini dengan menimbulkan sensasi kesemutan seperti kesetrum ringan.

Bahkan terkadang, Anda bisa sampai mengalami mati rasa di lengan hingga ke jari-jari tangan, ungkap Dr. Derick van Vuuren, seorang ahli fisiologi dari Stellenbosch University di Afrika Selatan. Namun tenang saja, kondisi ini biasanya tidak akan bertahan lama dan bisa sembuh dalam hitungan menit setelah siku terbentur.

Hati-hati, bisa jadi lebih dari kesemutan di siku

Sebagian besar kasus siku tangan terbentur sebenarnya tidak berbahaya. Hanya saja, dalam beberapa kasus lain saraf ulnar mengalami tekanan sehingga menyebabkannya mudah sekali terjepit. Kondisi ini dikenal sebagai cubital tunnel syndrome.

Hobi menyandarkan siku pada permukaan yang keras, menekuk siku dalam waktu lama, melakukan aktivitas berat yang terlalu menekan saraf ulnar, atau memang ada masalah pada struktur tulang di bagian siku, berisiko mengakibatkan cubital tunnel syndrome.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Penyebab Nyeri pada Siku

Trauma dan cedera bisa menjadi faktor yang menyebabkan siku Anda merasa nyeri. Ketahui lebih lanjut penyebab nyeri siku berikut ini.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 18 Mei 2016 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

siku hiperekstensi

Siku Terasa Nyeri Parah? Waspada Cedera Siku Hiperekstensi!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Tennis elbow atau epikondilitis lateral adalah rasa sakit pada siku yang dapat terjadi karena rusaknya otot dan tendon di area siku.

Tennis Elbow (Epikondilitis Lateral)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit
sakit siku tangan sakit

5 Gerakan Sederhana yang Manjur Atasi Siku Tangan Akibat Tennis Elbow

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 11 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit
Cubital tunnel syndrome adalah

Cubital Tunnel Syndrome

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 September 2016 . Waktu baca 5 menit