backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

Ingat Wajah Tapi Lupa Nama, Kok Bisa, Ya?

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 19/10/2022

Ingat Wajah Tapi Lupa Nama, Kok Bisa, Ya?

“Itu siapa namanya? Yang hidungnya mancung itu….” Anda mungkin pernah melontarkan pertanyaan ini ketika berusaha mengingat seseorang yang lama tidak Anda temui. Anda ingat wajahnya, tetapi tidak dengan namanya. Sebenarnya, apa yang membuat Anda sering lupa nama orang, tapi bisa ingat wajah dengan baik?

Alasan Anda sering lupa nama orang lain, tapi ingat wajahnya

strategi menyampaikan berita buruk

Saat mendatangi acara reuni, Anda pasti mengingat wajah-wajah teman Anda yang dulu. Anda mungkin juga akan mengamati perubahan fisik apa saja yang terjadi.

Sayangnya, sebagian besar dari Anda mungkin tidak lagi memiliki kemampuan untuk mengingat nama mereka dengan baik.

Entah itu keliru mengingat nama, seperti “Ratih” dengan “Ratni” atau bahkan lupa sama sekali.

Sebenarnya, apa yang menyebabkan Anda sering lupa nama orang, tapi mampu ingat wajah atau muka mereka?

Cukup sulit untuk memastikan penyebabnya. Namun, diduga bahwa fenomena ini sangat erat kaitannya dengan kemampuan otak.

Otak memiliki fungsi kompleks, salah satunya mengatur memori. Melansir dari Arizona State University, di otak terdapat bagian khusus yang bertugas untuk mengenali wajah.

Bagian otak ini disebut dengan fusiform face area. Letaknya berada di lobus temporal atau bagian belakang telinga.

Sementara itu, otak tidak memiliki bagian yang secara khusus berfungsi untuk mengingat nama. Otak hanya memiliki bagian yang diperuntukkan dalam mengingat kata-kata.

Nama adalah contoh dari kata khusus, bukan kata-kata yang biasanya Anda gunakan untuk menyusun sebuah kalimat.

Meski begitu, otak akan memproses nama orang sama seperti kata-kata pada umumnya.

Adanya bagian otak khusus inilah yang memungkinkan seseorang lebih mudah ingat wajah tapi sering lupa dengan nama orang.

Sebab, ketika harus ingat nama dengan wajah secara bersamaan, otak memiliki tugas yang berbeda.

Untuk mengingat wajah, otak akan mendapatkan lebih banyak tugas, seperti melihat, mengenali, mengamati, dan menyimpannya sebagai sebuah memori.

Sementara untuk mengingat sebuah nama, otak hanya diperintahkan untuk mendengar dan menyimpannya tanpa perlu melibatkan pengamatan.

Jika terjadi cukup parah, kondisi ini bisa menjadi tanda dari afasia yang menyebabkan Anda sulit mengingat kata-kata, termasuk nama.

Tips supaya tidak sering lupa nama orang lain

Sering tidak bisa ingat nama orang memang bukan hal yang terlalu mengkhawatirkan.

Akan tetapi, hal ini bisa membuat Anda jadi tidak enak hati jika diharuskan menyapa atau mengobrol dengan orang tersebut.

Anda tentu merasa malu bukan jika harus menanyakan namanya lagi dan lagi, bukan? Atau ditakutkan orang tesebut akan merasa tersinggung karena Anda tidak bisa mengingat namanya.

Untuk itu, agar tidak sering lupa nama orang lain, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut ini.

1. Coba untuk mengulangi namanya

Saat berkenalan dengan orang baru, cobalah untuk mengulangi namanya. Anda mungkin bisa menyebutkan ulang namanya, seperti “Oh, hai, Saras.”

Cara ini cukup ampuh untuk membuat Anda lebih mudah mengingat nama orang daripada hanya diam atau mengiyakan saat ia menyebutkan namanya.

2. Kaitkan namanya dengan hal lain yang menarik

Setelah mengulangi nama orang tersebut, langkah selanjutnya agar Anda tidak lupa adalah mencoba mengaitkan namanya dengan hal lain yang menarik atau terkenal.

Misalnya saja, “Wah, superheronya generasi 90-an, ya?”

Selain memberi tugas pada otak untuk mengingat nama tersebut berkali-kali, percakapan seperti ini juga bisa membantu mencairkan suasana.

Atau, untuk situasi yang lebih formal, Anda bisa mencoba mengingat nama dengan hal lain yang Anda dapat dari percakapan tersebut.

Profesor dan psikolog, Daniel Willingham dari University of Virginia, memberi contoh, misalnya jika Anda bertukar informasi tentang pekerjaan, Anda bisa mengingat namanya sambil mengingat juga pekerjaannya.

Dengan begitu, otak akan akan mendapat gambaran yang lebih banyak tentang orang tersebut sehingga Anda bisa lebih mudah mengingat namanya di kemudian hari.

3. Ingat kembali namanya di waktu lain

Setelah selesai berkenalan dan berbincang, Anda bisa coba mengingat-ingat kembali nama orang tersebut di waktu lain.

Sebagai contoh, Anda bisa menyebut ulang namanya saat sedang melakukan aktivitas lain.

Dengan mencoba mengingat ulang setiap beberapa waktu, Anda akan mampu mengingat namanya di kemudian hari dengan lebih mudah.

Ada juga orang yang kesulitan mengingat wajah ketimbang nama

lupa bikin otak lebih pintar

Kejadian sering lupa nama orang tapi ingat muka memang umum terjadi. Namun, ada pula orang yang mengalami hal sebaliknya.

Beberapa orang lebih sulit mengenali wajah orang lain. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah prosopagnosia.

Kondisi sulit mengingat wajah seseorang ini membuat seseorang sulit mengenali muka orang yang sudah dikenal. Bahkan, pada kasus yang parah bisa menyebabkan penderitanya tidak mengenali wajahnya sendiri.

Kondisi ini terjadi akibat kelainan atau kerusakan pada otak bagian fusiform face area atau pada bagian otak yang berfungsi untuk mengenali wajah.

Adanya kelainan atau kerusakan bisa terjadi karena stroke, cedera otak traumatis, penyakit yang menyerang otak, dan kelainan genetik yang membuat pertumbuhan otak jadi tidak sempurna.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Carla Pramudita Susanto

General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 19/10/2022

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan