home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Di Usia Berapa Otak Manusia Berhenti Berkembang? (Pssst, Bukan 18 Tahun)

Di Usia Berapa Otak Manusia Berhenti Berkembang? (Pssst, Bukan 18 Tahun)

Tubuh manusia berhenti tumbuh setelah masa puber selesai, yaitu umur 18 tahun. Namun, tidak demikian dengan perkembangan otak. Ternyata saat kita dewasa pun, otak akan masih terus berkembang, hingga pada suatu titik ia akan berhenti berkembang.

Di usia berapa perkembangan otak manusia akan berhenti?

Sebenarnya, masih timbul beberapa perdebatan untuk menjawab pada usia berapa otak akan berhenti berkembang. Awalnya, beberapa literatur berasumsi otak akan berhenti berkembang saat Anda berusia belasan tahun, karena itulah banyak orang berasumsi otak seseorang telah selesai berkembang saat bagian tubuh yang lain pun berhenti berkembang, yaitu pada usia 18 tahun. Namun kenyataannya, suatu penelitian yang dipublikasikan pada Human Brain Mapping mengungkapkan bahwa otak ternyata masih terus berkembang setelah usia 18 tahun.

Upaya pencarian jawaban ini dilanjutkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Craig M. Bennet, yang berusaha membandingkan hasil scan otak antara partisipan berusia 18 tahun, dengan partisipan dengan usia 25 -35 tahun. Hasil perbandingan ini lalu menyimpulkan bahwa,masih terdeteksi adanya perubahan pada otak, terutama pada area otak yang berperan dalam menggabungkan emosi dan kognitif. Perkembangan otak di area ini belum ditemukan pada perkembangan otak di usia 18 tahun.

Lalu kapan otak akan berhenti berkembang? Suatu penelitian yang dilakukan oleh Archana Singh-Manoux terhadap 10.308 partisipan mengungkapkan bahwa fungsi kognitif otak Anda akan memperlihatkan tanda-tanda mengalami perlambatan pada usia kira-kira 45 hingga 49 tahun. Tanda-tanda perlambatan ini terlihat saat para partisipan mengalami kesulitan ketika diminta untuk menyebutkan sebanyak mungkin kata dan nama binatang yang berawalan huruf S.

Apa yang terjadi pada otak saat usia menua?

Seiring dengan bertambahnya usia, beberapa fungsi kognitif otak Anda, seperti kecepatan berpikir dan ingatan, juga mengalami perlambatan. Tapi berita baiknya, otak yang telah selesai berkembang ternyata justru lebih mudah untuk beradaptasi.

Seperti dilansir dari Agewatch, suatu hasil pemindai otak berhasil mengungkapkan bahwa meskipun ukuran otak mungkin mengalami penyusutan, atau usia mengalami penuaan, namun aktivitas otak pada area prefrontal justru mengalami peningkatan.

Hal ini didukung oleh seorang ahli neurosains dari University College London, Sarah-Jayne Blakemore, yang mengatakan bahwa bagian prenatal cortex (bagian otak yang terdapat di balik kening Anda) adalah bagian dari otak yang membutuhkan waktu paling lama untuk berkembang. Selain karena prenatal cortex adalah bagian yang paling penting dalam berjalannya fungsi kognitif otak manusia, kemampuan Anda dalam membuat perencanaan dan keputusan juga adalah salah satu peran dari bagian ini.

Prenatal cortex ini jugalah yang berperan dari balik layar terkait kemampuan Anda dalam bersosialisasi, berempati, dan berinteraksi dengan orang lain.

Dengan kata lain, ternyata tak hanya tubuh Anda yang beradaptasi dengan suhu sekitar dan secara otomatis berusaha mempertahankan kondisi seimbang dalam tubuh Anda. Prinsip serupa juga terjadi pada otak Anda. Seiring usia Anda, berusaha beradaptasi adalah cara otak untuk mempertahankan produktivitasnya.

Cara menjaga otak tetap sehat di usia tua

Beberapa upaya agar kesehatan otak Anda terjaga lebih lama, antara lain adalah tetap rajin beraktivitas fisik, aktif dalam kegiatan sosial di sekitar Anda, dan aktivitas-aktivitas lain yang mampu merangsang agar otak tetap produktif, serta konsumsi asupan yang sehat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Theresia Evelyn
Tanggal diperbarui 06/03/2017
x