Benarkah Masker Efektif untuk Mencegah Flu?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Apakah Anda sedang terkena flu, atau menghindari flu serta virus lainnya? Masker mungkin Anda perlukan. Selain digunakan untuk melindungi diri sendiri, masker ini juga ditujukan untuk mencegah penyebaran virus. Orang yang terkena flu biasanya disarankan untuk tetap tinggal di rumah selama masa penyembuhan, sehingga ia tidak akan tertular virus lain, dan tidak menularkan virus. Namun, saat ini Anda sudah menemukan penjualan masker di mana-mana. Pertanyaannya sekarang adalah, benarkah masker tersebut benar-benar efektif dalam mencegah penyebaran flu atau mempercepat proses penyembuhannya?

Apakah efektif menggunakan masker untuk mencegah flu dan virus lainnya?

Tahukah Anda bahwa bertahun-tahun lalu, para peneliti tidak yakin jika menggunakan masker dapat benar-benar efektif dalam mencegah penyebaran virus flu. Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2008, dalam International Journal of Infectious Diseases, menyimpulkan bahwa masker harus digunakan dengan benar agar lebih efektif dalam mencegah menyebaran infeksi virus. Contohnya, suatu keluarga memiliki anak mengidap flu, lalu anak tersebut memakai masker flu dengan 80% ketepatan cara menggunakannya, maka anggota keluarga tersebut memiliki risiko kecil untuk terdiagnosis flu.

Penelitian lain yang dipublikasikan pada Annals of International Medicine menemukan anggota keluarga dapat mengurangi risiko sekitar 70% dari flu ketika mereka mencuci tangan dan menggunakan masker. Bahkan peneliti dari University of Michigan melibatkan 1000 mahasiswa yang tinggal di asrama, mahasiswa tersebut dibagi ke dalam grup-grup; mereka yang memakai masker, mereka yang memakai masker dan mempraktikkan kebiasaan membersihkan tangan, mereka yang tidak melakukan kedua hal tersebut. Hasilnya menunjukkan grup yang menggunakan masker dan membersihkan tangan di asrama mengalami penurunan risiko sekitar 75% terhadap flu. Dapat disimpulkan bahwa memakai masker saja tidak cukup, peneliti menyarankan agar tindakan pencegahan tersebut harus dibarengi dengan mencuci tangan.

Apakah masker memiliki tipe yang berbeda-beda?

Ketika Anda ingin memakai masker, pastikan Anda mengetahui tipe-tipe masker yang akan digunakan. Berikut ini beberapa tipe masker:

1. Masker wajah

Masker jenis ini cukup longgar namun pas untuk dipakai, dan sering ditemukan di mana pun. Di Amerika sendiri, penggunaan masker ini telah disetujui oleh America Food and Drug Administration untuk digunakan sebagai atribut kesehatan. Bertahun-tahun lalu, mungkin Anda hanya melihat bahwa masker ini hanya digunakan oleh dokter, dokter gigi, dan perawat untuk menangani pasiennya. Namun semenjak adanya penyebaran berbagai virus, seperti flu burung, masker ini pun lebih sering ditemukan di ruang publik.

Tipe masker ini mampu mencegah tetesan cairan tubuh yang berasal dari hidung atau mulut yang mungkin saja mengandung virus. Selain itu, masker ini juga dapat melindungi dari percikan dan seprotan cairan tubuh orang lain; seperti batuk dan bersin. Kekurangan dari masker ini adalah pada bagian bawah masker. Anda tetap dapat menghirup sebagian kecil udara yang terkontaminasi.

2. Respirator

Sebenarnya, masker ini sangat jarang sekali terlihat digunakan pada kehidupan sehari-hari. Masker ini didesain untuk melindungi pemakainya dari partikel yang sangat kecil di udara yang mungkin saja mengandung virus. Anda mungkin melihat orang memakai masker ini saat menggambar sesuatu dengan piloks. Namun, jangan salah, pekerja kesehatan juga menggunakan masker jenis ini untuk melindungi diri dari penyakit yang menular melalui udara, seperti TBC. Tidak seperti masker biasa, respirator dapat melindungi seseorang dari partikel besar maupun kecil. Uniknya, secara keseluruhan masker ini sangat efektif untuk mencegah flu.

Bagaimana cara menggunakan masker yang benar?

Jika Anda dalam kondisi tubuh yang kurang sehat, dan harus satu ruangan bersama dengan orang yang flu, pastikan Anda menggunakan masker dengan benar. Masker bisa benar-benar mencegah dari penularan virus, jika dipakai dengan cara, dan pada situasi yang tepat. Ada beberapa tips dalam memakai masker yang benar, seperti:

  • Gunakan masker jika harus terus menerus Anda berada dalam jarak 2 meter dari orang yang sedang sakit.
  • Posisikan tali masker dengan benar, karena hal tersebut dapat membuat masker tetap terjaga di atas hidung, mulut, dan dagu. Usahakan untuk tidak menyentuhnya, kecuali Anda ingin melepaskannya.
  • Gunakan sebelum Anda berinteraksi dengan orang terkena flu, bukan saat sudah memulai interaksi.
  • Jika Anda terkena flu, sebaiknya juga gunakan masker, sehingga virus tersebut tidak menyebar.
  • Jika virus flu atau lainnya yang menyebar melalui udara di lingkungan Anda dalam level tinggi penyebarannya, segera gunakan masker.
  • Jangan pernah menggunakan masker yang sudah dipakai. Selesai menggunakannya, segera buang dan cuci tangan Anda.

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: November 28, 2016 | Terakhir Diedit: Maret 19, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca