4 Kebiasaan Penyebab Tangan 3K (Kesemutan, Kebas, dan Kram)

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kram, kebas, dan kesemutan (3K) bisa terjadi tiba-tiba. Entah saat bangun tidur, di tengah kerja, atau ketika Anda bersantai di rumah. Biasanya kesemutan tidak menyakitkan, tapi cukup mengganggu aktivitas. Untuk mencegah dan mengatasinya, Anda tentu harus tahu penyebab tangan kesemutan atau kram yang dialami. Apa saja kebiasaan yang memicu kram, kebas, dan kesemutan pada tangan dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Kebiasaan penyebab tangan kesemutan, kram, dan kebas (3K) 

Kesemutan, yang dikenal dengan istilah medis paresthesia, digambarkan dengan munculnya sensasi ditusuk-tusuk jarum, mati rasa, dan perasaan gatal. Kondisi ini umumnya menyerang kaki, tapi bisa juga terjadi pada tangan Anda.

Meski bisa terjadi kapan saja, biasanya kesemutan muncul akibat adanya gangguan pada saraf. Ini bisa terjadi karena kebiasaan tertentu. Mari bahas beberapa kebiasaan sehari-hari yang ternyata jadi pemicu tangan kesemutan di bawah ini.

1. Tidur dengan tangan menahan kepala

capek saat bangun tidur

Tahukah Anda bahwa posisi tidur bisa jadi penyebab tangan kesemutan? Ya, kesemutan kemungkinan besar akan terjadi jika Anda tidur dengan posisi tengkurap. Bisa juga ketika Anda tidur telentang dengan tangan di belakang kepala.

Dua posisi tidur tersebut memang nyaman bagi beberapa orang. Namun, akibatnya saraf di sekitar tangan mendapatkan beban dan tekanan yang besar. Kinerja saraf pun akan terganggu dan menimbulkan sensasi ditusuk-tusuk jarum dan mati rasa.

Untungnya, kesemutan bahkan kebas karena posisi tidur yang kurang baik ini tidak bertahan lama. Agar lebih cepat pulih, perbaiki posisi tidur Anda dengan segera dan bebaskan tangan dari segala beban atau tekanan.

2. Melakukan gerakan yang berulang

posisi duduk

Menurut American Society Surgery of The Handsindrom carpal tunnel (CTS) adalah gangguan kesehatan yang jadi penyebab paling umum tangan kesemutan. Kondisi ini disebabkan oleh masalah pada saraf median di tangan sehingga menjadi sensitif terhadap tekanan.

Nah, orang dengan kondisi ini rentan mengalami kesemutan sekaligus nyeri di sekitar jempol hingga ke pergelangan tangan. Menulis, mengetik, memotong, mengangkat barang, naik motor, maupun gerakan lainnya yang dilakukan tangan secara berulang dalam waktu lama bisa jadi pemicu kesemutan pada tangan.

Untuk meringankan gejala sindrom carpal tunnel, Anda disarankan minum obat yang mengandung ibuprofen serta vitamin B1, B6, dan B12 untuk memelihara kesehatan saraf otot. Jangan lupa, konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan obat.

3. Kebanyakan minum alkohol dan merokok

minum alkohol

Minum alkohol berlebihan dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan, misalnya penyakit hati dan kanker. Tidak hanya itu, jika dibarengi dengan merokok, kebiasaan ini juga bisa menjadi penyebab munculnya kesemutan pada tangan.

Alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah besar, dapat mengganggu saraf otonom yang mengatur fungsi tubuh. Sementara rokok dapat mengganggu sirkulasi darah yang kaya oksigen ke tulang dan jaringan. Efek gabungan ini tidak hanya menimbulkan sensasi kesemutan, tapi juga nyeri pada tubuh. 

Jika tangan Anda masih saja kesemutan atau mengalami gejala 3K lainnya, minum pereda nyeri dan kesemutan yang mengandung ibuprofen, vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. Kandungan obat dan vitamin neurotropik tersebut dapat membantu memelihara kesehatan saraf dan otot Anda.

Jangan ragu untuk konsultasi pada dokter maupun psikolog bila Anda kesulitan mengurangi alkohol dan berhenti merokok.

4. Kurang asupan makanan bernutrisi

gaya hidup seorang vegan

Meski jarang terjadi, kurangnya asupan vitamin dan mineral tertentu juga bisa jadi penyebab tangan kesemutan. Salah satu kondisi yang menyebabkan munculnya gejala kesemutan pada tubuh adalah kekurangan vitamin B12.

Vitamin B12 diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan saraf, produksi sel darah merah, serta DNA. Umumnya, kondisi ini terjadi pada lansia, orang dengan kebiasaan makan yang tidak sehat, orang yang menjalani diet vegan ketat, atau memiliki gangguan makan.

Untuk menghindari kondisi ini, perhatikan kembali asupan nutrisi makanan yang dikonsumsi setiap hari. Tingkatkan asupan ikan, telur, daging merah, dan produk susu. Jangan lupa imbangi dengan konsumsi sayur dan buah. Sediakan juga pereda nyeri yang mengandung vitamin neurotropik untuk berjaga-jaga jika gejala 3K terjadi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Hal yang Bisa Menyebabkan Kaki Terasa Panas di Malam Hari

Padahal pendingin ruangan sudah dinyalakan, tapi tiba-tiba kaki Anda malah terasa panas bahkan sampai nyeri. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 18/12/2017 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Penis Bisa Kesemutan, dan Apakah Berbahaya?

Bersepeda, duduk kelamaan, dan penyakit tertentu bisa bikin penis kesemutan. Berikut gejala, penyebab, cara mencegah, dan tips mengatasi penis kesemutan.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16/11/2017 . Waktu baca 4 menit

Apakah Kaki Sering Kesemutan Artinya Diabetes?

Tanda diabetes sangat banyak, namun apakah sering kesemutan adalah salah satunya? Atau kesemutan merupakan tanda penyakit lain?

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Diabetes, Health Centers 31/08/2017 . Waktu baca 4 menit

Sering Kesemutan Bisa Menadakan Aliran Darah Anda Tidak Lancar, Berikut Gejala Lainnya

Aliran darah tidak lancar dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, misalnya obesitas atau merokok. Lantas, apa tanda-tandanya jika aliran darah tersumbat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/08/2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab kesemutan

Awas 3K: Kram, Kebas, dan Kesemutan Akibat Berbagai Aktivitas dan Kondisi Kesehatan 

Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 31/07/2019 . Waktu baca 7 menit
mencegah carpal tunnel syndrome

4 Tips Mencegah Tangan Sakit Akibat Carpal Tunnel Syndrome

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2019 . Waktu baca 4 menit
perdarahan dalam

Sulit Dideteksi, 9 Gejala Ini Menandakan Perdarahan Dalam Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 12/10/2018 . Waktu baca 5 menit
Bermain game di ponsel memang menyenangkan tapi sering membuat Anda kecanduan bermain game dan lupa waktu. Tapi, pernahkah Anda merasakan sakit pada ibu jari (jempol) setelah bermain game sangat lama? Kondisi ini memiliki nama yang cukup rumit, yaitu de Quervain tenosynovitis atau disebut juga dengan sindrom Quervain. Agar lebih jelas mengenai penyebab pergelangan tangan dan jempol tangan sakit ini, simak ulasannya berikut. Sindrom Quervain, salah satu penyebab pergelangan dan jempol tangan sakit Tahukah Anda bagian tubuh apa saja yang berperan ketika Anda menggerakkan jempol? Bukan hanya otot dan tulang, ada jaringan lain di dalam tubuh yang disebut tendon yang ikut berperan dalam aktivitas tersebut. Tendon adalah sekumpulan jarigan ikat berserat yang menghubungkan otot dengan tulang. Fungsinya bukan hanya sebagai penghubung saja, tapi juga sebagai penyalur gaya dari otot ke tulang supaya Anda bisa melakukan suatu gerakan. sumber: healthwise.com Menggunakan jari tangan Anda secara berlebihan bisa menyebabkan robekan-robekan kecil pada tendon. Jika terus terjadi, tendon bisa mengalami peradangan. Saat Anda menggerakkan jempol, tendon yang meradang dan membengkak akan sangat sempit ketika melewati terowongan yang disebut dengan tenosynovitis. Kondisi inilah yang disebut dengan sindrom Quervain atau de Quervain tenosynovitis yang menyebabkan pergelangan dan jempol tangan sakit. Apa penyebab sindrom Quervain? Dilansir dari WebMD, penyebab sindrom Quervain sebenarnya tidak diketahui secara pasti. Namun, aktivitas apa pun yang bergantung pada gerakan tangan, pergelangan tangan atau jari Anda, seperti bermain game di ponsel atau playstation, bermain raket atau golf  yang dilakukan secara terus menerus atau berlebihan dan cedera pada jempol karena tertimpa benda keras bisa menyebabkan kondisi ini. Dibanding anak-anak, orang dewasa usia 30 sampai 50 tahun lebih berisiko mengalami sindrom Qervain. Mengapa? Mereka rentan dengan penyakit peradangan pada sendi, seperti rematik, sering melakukan pekerjaan yang berat dan kegiatan yang berulang yang menggunakan tangan atau pergelangan tangan untuk mengerjakannya. Apa saja gejala sindrom Quervain? Gejala sindrom Quervain yang paling utama adalah rasa sakit luar biasa pada pergelangan tangan dan bagian bawah jempol tangan Anda. Gejala lain yang perlu Anda perhatikan, seperti: Pangkal ibu jari membengkak Sisi pergelangan tangan membengkak Kedua kondisi tersebut bisa terjadi secara bertahap atau tiba-tiba. Pada beberapa kasus, rasa sakit bisa menjalar ke area lengan tangan. Biasanya rasa sakit akan muncul saat Anda memengang atau mencubit sesuatu. Rasa sakit bisa tambah parah saat Anda mencoba untuk emnggerakan jempol atau memutar pergelangan tangan. Bagaimana mengobati sindrom Quervain? sumber: healthsm.com Ada banyak penyebab pergelangan tangan dan jempol tangan sakit, bukan hanya sindrom Quervain. Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, dokter akan melihat keadaan jempol dan mengetes rasa sakit dengan menekan jempol dan pergelangan tangan. Selanjutnya, Anda akan direkomendasikan untuk melakukan tes Finkelstein, yaitu tes untuk menentukkan adanya sindrom Quervein dengan melakukan gerakan menekuk ibu jari, mengepal, atau memutar pergelangan tangan. Jika terasa sakit, kemungkinan hasil tes positif memiliki sindrom ini. Mengobati sindrom Quervain berarti mengurangi rasa rasa sakit dan peradangan saat Anda menggerakkan jempol. Pengobatan dapat dilakukan dengan banyak cara, seperti: Minum obat Pasien akan diberikan obat untuk menghilangkan rasa nyeri dan mengurangi pembengkakan, seperti ibuprofen dan naproxen. Jika tidak berhasil, dokter akan menyuntikkan steroid ke dalam selubung yang mengelilingi tendon Anda. Jika dalam 6 bulan kondisi Anda membaik, tidak perlukan perawatan lebih lanjut. Terapi belat dan terapi fisik Terapi belat adalah memakaikan belat pada tangan Anda supaya tidak banyak melakukan gerakan. Belat ini dipakai setiap hari dan biasanya akan dipasang oleh ahli terapi fisik atau dokter dan baru dilepas setelah 4 atau 6 minggu. Kemudian, terapi fisik mungkin dibutuhkan sebagai latihan untuk membangun kekuatan di pergelangan tangan, jari tangan, dan lengan tangan. Operasi Jika perawatan sebelumnya tidak berhasil, maka dokter akan merekomendasikan untuk melakukan prosedur bedah. Operasi ini dilakukan untuk melepaskan selubung tendon sehinga tendon dapat bergerak kembali dengan lancar tanpa mnyebabkan rasa sakit. Setelah operasi berhasil dilakukan, Anda harus menjalani rawat jalan dengan melakukan kembali terapi fisik pascaoperasi untuk memperkuat jempol dan pergelangan tangan. Tapi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan bila Anda pernah mengalami kondisi ini, seperti: Sering mengompres bagian tubuh yang meradang dengan air dingin Hindari aktivitas yang memberatkan tangan atau gerakan berulang pada tangan Rutin melakukan peregangan tubuh, terutama pada tangan untuk memperkuat otot dan menjaga sendi tetap stabil.

Awas, Keasyikan Main Game Terlalu Lama Bisa Sebabkan Sindrom Quervain

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 31/07/2018 . Waktu baca 4 menit