Pilihan Obat Alami dan Perawatan Rumah untuk Sakit Kepala

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Sakit kepala adalah rasa sakit atau tidak nyaman yang terjadi di bagian kepala atau leher. Jenis sakit kepala yang paling sering terjadi adalah tension headache, yang diakibatkan oleh ketegangan otot-otot di area kepala, pundak, leher, sampai rahang. Tipe sakit kepala seperti ini biasanya akan berlangsung selama 30 menit hingga beberapa jam. Jika penyebabnya tidak ditangani dapat berlangsung hingga beberapa hari. Rasa sakit biasanya dimulai dari bagian belakang kepala lalu menjalar ke bagian depan.

Cara mengatasi sakit kepala tanpa obat dengan bahan-bahan alami

Alih-alih menggunakan obat-obatan, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami berikut saat serangan sakit kepala datang.

1. Jahe

Jahe memang dianggap sebagai salah satu obat sakit kepala alami, karena dipercaya dapat mengatasi  rasa sakit di area kepala. Bahkan, efek yang diberikan jahe sama efektifnya seperti penggunaan obat sumatriptan, salah satu obat yang dapat mengatasi migrain. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat di dalam Pythoter Resource.

Tidak hanya itu, jahe juga bisa mengurangi rasa mual dan ingin muntah. Gejala-gejala seperti ini biasanya sering muncul saat Anda sudah mengalami sakit kepala yang cukup parah. Untuk mengonsumsi jahe sebagai obat alami untuk sakit kepala, Anda bisa menggunakan jahe bubuk dan menyampurkannya dengan secangkir teh hangat, atau Anda juga bisa mengonsumsi jahe dalam bentu suplemen.

2. Cuka apel

Selain jahe, obat sakit kepala alami lainnya adalah cuka apel. Bahan alami ini dipercaya dapat mengatasi sakit kepala yang disebabkan oleh beberapa alasan. Misalnya, cuka apel diduga bisa meredakan sakit kepala akibat tingginya kadar gula darah, karena khasiat cuka apel dalam mengatasi masalah pencernaan dan menetralkan kadar gula darah.

Selain itu, menghirup uap yang mengandung cuka apel diduga dapat meredakan sakit kepala akibat sinusitis. Sementara, kandungan kalium di dalam cuka apel dipercaya dapat mengurangi sakit kepala akibat migrain. Tetapi, masih harus dilakukan penelitian lebih dalam lagi mengenai khasiat cuka apel untuk sakit kepala.

3. Kafein

Anda mungkin lebih sering mendengar bahwa kafein dapat menyebabkan sakit kepala. Padahal, justru kafein adalah salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai obat sakit kepala. Bahkan, ada beberapa obat-obatan yang akan bekerja semakin baik jika dipadukan bersama dengan kafein.

Sebelum Anda merasakan sakit kepala, biasanya pembuluh darah cenderung akan membesar. Hal tersebut yang membuat Anda akan merasakan sakit di area kepala setelahnya. Nah, kafein dapat mengatasi kondisi tersebut karena sifatnya yang vasoconstricitive, atau mampu membantu mengecilkan pembuluh darah sehingga meredakan rasa sakit.

Kafein memang bisa menyebabkan sakit kepala jika terjadi caffeine rebound, yaitu saat Anda mengonsumsinya terlalu banyak. Maka dari itu, konsumsi minuman yang mengandung kafein dengan bijak agar Anda bisa merasakan khasiatnya untuk sakit kepala.

4. Peppermint 

Obat sakit kepala dari bahan alami lainnya adalah peppermint . Bahan alami yang satu ini memang diduga dapat mengontrol aliran darah di dalam tubuh dan membantu melancarkan peredaran oksigen, sehingga dapat meredakan rasa sakit di kepala. Anda bisa menggunakan peppermint  dengan cara menggunakannya sebagai minyak esensial, menyampurkannya dalam teh, mengonsumsi permen atau kapsul yang mengandung peppermint, dan masih banyak lagi.

Selain itu, peppermint juga dikenal ampuh dalam mengatasi beberapa gejala dari sakit kepala seperti mual, stres, hidung berair, otot terasa sakit, dan berbagai penyumbatan di dalam tubuh.

6. Magnesium

Magnesium adalah pilihan lain dari obat sakit kepala alami yang bisa Anda gunakan. Sebenarnya magnesium adalah zat mineral alami di dalam tubuh yang dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil, meningkatkan kesehatan jantung, mengatur sistem saraf dan fungsi otot, membentuk tulang, DNA, dan protein di dalam tubuh. Jika kekurangan zat alami ini, tubuh bisa mengalami sakit kepala, termasuk migrain.

Itu sebabnya, meningkatkan kadar magnesium di dalam tubuh diduga bisa mengatasi dan mencegah Anda mengalami gejala migrain, termasuk sakit kepala akut, gangguan penglihatan, hipersensitif terhadap cahaya dan suara, serta rasa mual dan ingin muntah.

Anda bisa menggunakan magnesium oksida dalam bentuk pil untuk meningkatkan asupan magnesium Anda. Jika tidak, dokter mungkin akan  memberikan 1-2 gram magnesium sulfat dengan cara menyuntikkan obat ini melalui pembuluh darah jika Anda memiliki kesulitan untuk mengonsumsinya.

Cara mengatasi sakit kepala tanpa obat lainnya

Tidak hanya menggunakan bahan-bahan alami, Anda juga bisa melakukan beberapa aktivitas berikut untuk mengatasi sakit kepala tanpa menggunakan obat-obatan.

1. Istirahat di ruangan gelap

Jika sakit kepala muncul ketika Anda sedang beraktivitas, segeralah mencari tempat untuk berbaring atau untuk sekadar duduk. Selain menggunakan bahan alami sebagai obat sakit kepala, Anda bisa mengusahakan untuk berisitirahat di ruangan yang tenang dan agak gelap. Hindari kebisingan yang berasal dari lingkungan sekitar. Tenangkan diri Anda dan cobalah melemaskan bagian kepala serta pundak Anda.

2. Relaksasi

Jika Anda biasa bermeditasi, Anda bisa menggunakan teknik meditasi untuk meredakan sakit kepala Anda. Pejamkan mata, atur napas Anda. Bayangkan Anda sedang berada di tempat favorit Anda yang nyaman dan sakit kepala Anda berangsur-angsur menghilang.

3. Kompres

Anda bisa melakukan teknik kompres dingin dan kompres panas. Cobalah mengompres bagian kening dan belakang leher Anda menggunakan lap hangat, ini akan membantu melancarkan peredaran darah dan mengendurkan otot-otot yang kaku. Setelah itu, lanjutkan dengan mengompres bagian tersebut dengan kompres dingin. Anda bisa menggunakan beberapa es batu yang dibalut dengan sapu tangan. Efek dingin ini akan mengecilkan pembuluh darah. Ketika pembuluh darah mengecil, tekanan terhadap saraf-saraf sensitif yang terdapat di kepala akan berkurang.

4. Pijat ringan

Anda bisa coba memijat bagian yang sakit menggunakan jari telunjuk dan atau ibu jari Anda. Berikan pijatan ringan dengan konstan selama 7-15 detik, lalu lepaskan. Ulangi lagi sampai Anda merasa sakit berkurang.

Cobalah minta bantuan orang lain untuk memijat area kepala, leher, dan pundak Anda. Mintalah untuk memijat dengan tekanan yang pas, karena jika terlalu pelan maka tidak akan mengendurkan otot-otot yang tegang, tetapi jika terlalu keras akan menambah sakit kepala Anda.

5. Makan

Anda tidak perlu terburu-buru meredakan rasa sakit di kepala dengan menggunakan obat atau bahan alami. Terkadang, turunnya kadar gula darah dapat menyebabkan sakit kepala. Untuk mengatasinya, cobalah makan camilan atau minum teh manis hangat terlebih dahulu. Usahakan untuk makan selalu tepat pada waktunya untuk menghindari sakit kepala yang diakibatkan oleh penurunan kadar gula darah.

6. Peregangan

Sakit kepala Anda mungkin disebabkan oleh tegangnya otot-otot di bagian pundak dan leher. Ketegangan ini dapat diakibatkan oleh stres, kelelahan, atau posisi duduk yang sama untuk waktu yang terlalu lama. Jika hal ini merupakan penyebab sakit kepala Anda, Anda bisa melakukan peregangan sederhana seperti tekuk kepala Anda ke satu sisi kemudian putar perlahan ke arah bawah membentuk gerakan setengah lingkaran, biarkan dagu Anda menyentuh dada. Anda bisa ulangi kembali ke sisi yang berlawanan.

7. Jangan lupa minum air

Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat atau bahan alami untuk mengatasi rasa sakit di kepala cobalah untuk mengonsumsi banyak air terlebih dahulu. Pasalnya, salah satu tanda dehidrasi adalah sakit kepala.  Jika sakit kepala Anda disertai dengan haus, mulut kering, rasa lelah berlebihan, serta frekuensi buang air kecil yang jarang-jarang, cobalah untuk minum segelas air.

Setelah sakit kepala Anda reda, cobalah untuk mencari tahu apa penyebabnya. Anda mungkin telat makan, kurang minum, stres, atau Anda terlalu lama duduk dalam posisi yang kurang nyaman. Hal-hal tersebut biasanya merupakan penyebab dari tension headache. Dengan mengetahui penyebab sakit kepala, Anda dapat menghindari serangan sakit kepala di kemudian hari.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca