6 Pilihan Obat Herbal untuk Kanker Serviks Melihat dari Sisi Medisnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28/02/2020
Bagikan sekarang

Kebanyakan orang umumnya mengenal metode operasi, kemoterapi, terapi radiasi, terapi target, hingga imunoterapi sebagai beberapa cara untuk mengobati kanker serviks. Pengobatan kanker serviks (leher rahim) tersebut biasanya dilakukan atas rekomendasi dari dokter sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Di sisi lain, ada juga penggunaan obat herbal yang dapat dikombinasikan bersama pengobatan utama kanker serviks. Apa saja rekomendasi obat herbal untuk kanker leher rahim yang bisa dipertimbangkan?

Pilihan obat herbal untuk kanker serviks

obat herbal osteoporosis

Selain atas dasar sifatnya yang alami, penggunaan obat herbal juga diyakini dapat membantu meringankan gejala kanker serviks. Oleh karena sifatnya yang membantu meringankan, penggunaan herbal ini biasanya tidak diberikan sebagai pengobatan tunggal.

Umumnya, tanaman herbal diberikan bersamaan atau untuk mendampingi pengobatan utama.

Pasalnya, belum ada penelitian yang benar-benar teruji secara klinis bahwa tanaman herbal mampu menyembuhkan kanker serviks. Umumnya, obat herbal ini hanya dapat membantu sedikit meringankan gejala kanker serviks yang dirasakan.

Selain itu, obat herbal juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan selama proses menjalani pengobatan utama.

Melansir dari Badan POM Republik Indonesia, obat herbal adalah golongan obat tradisional yang diolah dari ekstrak atau penyaringan bahan-bahan alam. Bahan-bahan itu bisa berupa tanaman obat ataupun mineral.

Berikut ini adalah beberapa macam obat herbal untuk membantu mengobati gejala kanker serviks berdasarkan penelitian.

1. Kunyit putih

Kunyit memang identik dengan bumbu masak berwarna kuning. Namun, tanaman ini memiliki jenis lain, yang disebut dengan kunyit putih.

Sesuai namanya, tanaman ini lebih cenderung berwarna putih dengan semburat kekuningan. Tanaman herbal yang satu ini diyakini dapat membantu pengobatan kanker leher rahim.

Hampir semua bagian tanaman kunyit putih dapat digunakan sebagai bahan dasar obat. Rimpang, daun, hingga minyak dapat diolah menjadi bahan dasar obat herbal yang biasanya digunakan untuk meringankan kondisi akibat kanker serviks.

Mengutip dari Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, kunyit putih termasuk salah satu dari beberapa macam obat herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan kanker serviks. Diperkuat dari Review Artikel Mengenai Aktivitas Antikanker Serviks, tanaman dengan nama latin Curcuma zedoaria ini mengandung senyawa etanol di dalamnya.

Senyawa etanoil inilah yang diyakini dapat membunuh perkembangan sel-sel kanker. Di samping itu, kandungan kurkumin yang ada di dalam rimpang kunyit juga memiliki aktivitas apoptosis.

Apoptosis adalah sebuah mekanisme untuk mengurangi atau menghilangkan sejumlah sel yang tidak dibutuhkan di dalam tubuh. Maka dari itu, tanaman ini bisa digunakan untuk membantu mengatasi kanker serviks.

2. Jintan hitam

Obat herbal berikutnya yang dapat membantu mengatasi berbagai kondisi akibat kanker serviks adalah jintan hitam. Jintan hitam memiliki bentuk seperti biji-bijian dengan ukuran yang cukup kecil.

Cara menggunakannya bisa dengan mengambil sari minyak atau ekstrak jintan hitam. Ekstrak jintan hitam diketahui memiliki aktivitas antikanker di dalamnya.

Tak hanya itu, jintan hitam juga mengandung senyawa yang disebut timoquinon. Senyawa tumoquinon diyakini dapat membantu membunuh sel kanker serviks (Hela), dengan cara kerja seperti apoptosis.

3. Buah mahkota dewa

Obat herbal untuk kanker serviks berikutnya adalah buah mahkota dewa. Buah mahkota dewa memiliki ciri khas berupa warna merah yang cantik. Ekstraknya diyakini dapat membantu meringankan gejala kanker serviks.

Meski beredar anggapan bahwa ini adalah salah satu tanaman yang beracun, buah yang juga dijuluki sebagai “simalakama” memiliki aneka manfaat baik, termasuk dalam hal pengobatan penyakit.

Ekstrak dari buah dengan nama latin Phaleria macrocarpa ini diketahui mengandung senyawa lignin, flavonoid, serta tannin. 

Ketiga senyawa tersebut dinilai berpotensi untuk perkembangan sel kanker leher rahim di dalam tubuh, karena aktivitas antikanker yang dimiliki.

4. Temu putih

Jika dilihat sekilas, Anda mungkin akan menganggap bahwa temu putih dan kunyit putih merupakan dua rempah yang sama. Padahal, keduanya adalah tanaman yang berbeda dengan ciri khas yang berbeda pula.

Meski begitu, baik temu putih maupun kunyit putih masih dalam satu keluarga yang sama. Serupa dengan saudaranya, yakni kunyit putih, temu putih yang memiliki nama latin Curcuma zedoaria juga dapat dijadikan obat herbal untuk kanker serviks.

Berdasarkan Review Artikel Mengenai Aktivitas Antikanker Serviks, ada 3 tanaman yang dibandingkan. Mulai dari mahkota dewa, buah merah, dan temu putih.

Hasil perbandingan tersebut menunjukan bahwa temu putih mengandung senyawa sitotoksis yang paling kuat dalam menghambat perkembangan sel-sel kanker serviks.

Sitotoksis adalah suatu senyawa yang mampu merusak sel kanker, sekaligus menghambat perkembangan tumor.

Bukan itu saja, temu putih juga mengandung minyak atsiri, kurkumin, dan kurkumenon, yang diyakini bisa membantu dalam proses perawatan kanker serviks.

5. Kemangi

Anda mungkin sudah cukup familier melihat daun kemangi dalam sepiring lalapan bersama beberapa sayuran lainnya. Tak hanya lezat dan segar, daun kemangi juga memiliki manfaat kesehatan untuk membantu dalam pengobatan kanker serviks.

Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Media Farmasi, daun kemangi memiliki kandungan ekstrak etanol yang berpotensi bersifat sitotoksik dan apoptosis.

Oleh karena itulah, kemangi termasuk ke dalam salah satu obat herbal yang dapat menghambat perkembangan sel kanker serviks. Tak hanya itu, kandungan flavonoid yang juga erdapat dalam tanaman ini dapat berperan sebagai antikanker dalam kasus kanker leher rahim.

6. Biji sirsak

Jika biasanya sirsak hanya dimanfaatkan daging buahnya, kini biji sirsak diduga bisa digunakan sebagai obat herbal untuk pengobatan kanker serviks. Hal ini disebabkan oleh adanya ekstrak etanol di dalam biji sirsak. Etanol sendiri diketahui memiliki sifat antikanker yang tentu sangat berguna bagi pasien kanker serviks.

Annoceous acetogenin juga merupakan salah satu senyawa yang ada dalam biji sirsak. Senyawa ini diyakini mampu bekerja efektif untuk menghambat sekaligus membunuh sel kanker secara selektif.

Secara rincinya, senyawa annoceous acetogenin dapat menyerang tepat pada sel kanker dengan melihat kebutuhan adenosin trifosfat (ATP) tubuh. Ini karena ATP berguna sebagai perantara dalam pertukaran energi antar sel.

Sel kanker sendiri biasanya cenderung akan lebih membutuhkan ATP dalam jumlah yang lebih banyak ketimbang sel normal pada umumnya.

Konsultasi ke dokter sebelum minum obat herbal kanker serviks

tes pap smear

Penggunaan obat herbal pada dasarnya hanyalah sebagai perawatan tambahan. Sejauh ini, obat herbal belum terbukti dapat menggantikan obat medis untuk kanker serviks.

Selebihnya, pengobatan kanker serviks yang utama tetap harus berdasarkan anjuran dan tindakan dari dokter. Sebelum Anda menggunakan obat herbal untuk mengobati kanker serviks, usahakan untuk selalu mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Pasalnya, menggunakan obat herbal tanpa berkonsultasi dengan dokter dikhawatirkan dapat memengaruhi dan mengacaukan proses perawatan utama yang diberikan. Khususnya bagi Anda yang sedang dalam perawatan kemoterapi, sebaiknya Anda menghindari penggunaan tanaman herbal jika belum mendapat persetujuan dari dokter.

Bahkan ketika dokter telah memberikan Anda “lampu hijau” untuk minum obat herbal, mintalah rekomendasi produk yang tepat. Anda juga dapat memastikan keamanan produk herbal tersebut dengan memeriksanya terlebih dulu pada laman Badan POM Republik Indonesia.

Cara ini bisa membantu Anda untuk melihat apakah produk obat tersebut sudah terdaftar resmi pada BPOM. Jangan lupa juga, untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa obat, dan mengikuti semua aturan penggunaan yang ada di bagian kemasan obat.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Tes IVA Saat Hamil untuk Mendeteksi Kanker Serviks?

Mungkin Anda ragu ketika hamil dan ingin melakukan tes untuk mendeteksi kanker serviks. Apakah tes IVA saat hamil boleh dilakukan? Simak ulasan berikut.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila

Manfaat Tanaman Mugwort untuk Kesehatan Kulit

Mugwort mengandung vitamin serta senyawa antioksidan dan antiradang sehingga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Apa saja manfaat tersebut?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu

Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Biopsi serviks biasanya dilakukan untuk mengamati sel yang dicurigai. Prosedur ini tidak harus mengangkat seluruh benjolan. Bagaimana biopsi ini dilakukan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri

Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Dari beberapa macam tes medis untuk mendeteksi kanker serviks, tes HPV DNA bisa menjadi salah satu pilihan Anda. Namun, bagaimana tes ini dilakukan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

LIPI Uji Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

LIPI Uji Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tanggal tayang Mei 18, 2020
Herbavid-19 COVID-19

Menilik Kandungan Herbavid-19, Ramuan Herbal untuk Pengobatan COVID-19

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ulfa Rahayu
Tanggal tayang Mei 8, 2020
manfaat bunga telang

Cantiknya Bunga Telang dengan 4 Manfaatnya untuk Kesehatan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang April 5, 2020
penderita kanker serviks

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Ditulis oleh Maria Amanda
Tanggal tayang Maret 27, 2020