Menurut World Health Organization (WHO), kanker payudara adalah salah satu kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita di Indonesia. Kanker payudara terjadi ketika sel-sel kanker tumbuh dari jaringan payudara yang meliputi lobulus dan saluran payudara, beserta lemak dan jaringan ikat.

Pada beberapa kasus, tidak ada gejala kanker payudara yang spesifik terutama pada tahap awal. Semakin dini kanker payudara ditemukan, maka semakin mudah kanker untuk diobati. Inilah sebabnya mengapa deteksi dini merupakan hal yang sangat penting. Berikut ini adalah beberapa gejala yang dapat mengindikasikan kanker payudara. Memiliki satu atau lebih gejala di bawah ini tidak selalu menunjukkan Anda positif mengidap kanker.  Namun, Anda disarankan untuk segera menemui dokter jika mengalami beberapa gejala dan belum pernah menjalani pemeriksaan sebelumnya.

1. Benjolan di payudara

Bagi banyak wanita, benjolan di payudara adalah salah satu gejala awal dari kanker payudara. Benjolan ini biasanya tidak menyakitkan, meskipun beberapa orang justru merasakan sebaliknya. Sebagai tindak antisipasi, sebaiknya Anda memeriksa kondisi payudara sendiri setiap bulan untuk mengenal jaringan payudara. Dengan demikian, Anda akan mudah mendeteksi benjolan asing dan tidak normal.

2. Perubahan kulit payudara

Beberapa wanita menemukan perubahan pada kulit payudara mereka. Ada beberapa subtipe kanker payudara langka yang menyebabkan perubahan kulit, sehingga gejala kulit ini sering dianggap sebagai infeksi biasa. Perubahan kulit payudara tersebut meliputi:

  • Iritasi
  • Kemerahan
  • Penebalan kulit
  • Lekukan pada jaringan
  • Tekstur kulit seperti jeruk

3. Perubahan kondisi puting

Kondisi puting juga dapat menunjukkan gejala kanker payudara. Temui dokter jika Anda menemukan perubahan bentuk puting, nyeri, atau keluar cairan yang abnormal.

4. Benjolan di ketiak

Jaringan payudara meluas hingga ke bawah lengan, sehingga sel-sel kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening di bawah lengan. Periksakan ke dokter jika Anda menemukan benjolan atau daerah yang abnormal di sekitar payudara Anda.

4. Kanker payudara metastasis

Kanker payudara yang telah menyebar ke bagian tubuh lain disebut dengan kanker payudara metastasis atau kanker payudara stadium 4. Meskipun jarang berhasil disembuhkan, upaya untuk menghentikan penyebaran kanker harus tetap dilakukan. Organ-organ yang paling mungkin terkena kanker payudara metastatik adalah otak, tulang, paru-paru, dan hati. Gejala Anda akan bervariasi tergantung pada organ yang terkena penyebaran kanker.

Gejala metastasis tulang adalah nyeri dan rapuh tulang, sedangkan gejala metastasis otak meliputi gangguan penglihatan, kejang, mual, dan sakit kepala yang terus datang. Sementara itu, gejala metastasis hati, di antaranya:

  • Penyakit kuning (pada kulit dan mata)
  • Ruam atau gatal pada kulit
  • Enzim hati yang abnormal
  • Kehilangan nafsu makan atau mual

Pasien pengidap metastasis paru-paru mungkin mengalami nyeri dada, batuk kronis, atau kesulitan bernapas.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, belum tentu kanker payudara Anda telah menyebar. Depresi atau kecemasan, infeksi, atau penyakit lainnya dapat menyebabkan beberapa gejala serupa. Untuk diagnosis yang lebih akurat, hubungi dokter Anda untuk menjalani tes yang sesuai.

Ingat!

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, bukan berarti Anda positif mengidap kanker payudara. Infeksi atau kista, misalnya, juga dapat menyebabkan gejala seperti yang telah dipaparkan di atas. Pastikan Anda menghubungi dokter jika gejala-gejala tersebut baru muncul atau belum diperiksa sebelumnya.

Yang juga perlu Anda baca