Muncul Jerawat di Telinga, Apa Sebabnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Jerawat yang tiba-tiba muncul di wajah memang menyebalkan. Apalagi kalau muncul di tempat yang tidak biasa, seperti di telinga. Apa, sih, penyebab timbul jerawat di telinga? Bagaimana cara mengatasinya? Daripada terus bertanya-tanya, yuk simak ulasan berikut.

Penyebab jerawat di telinga

tinnitus telinga berdenging

Sama seperti jerawat pada wajah, jerawat di telinga adalah peradangan kulit yang disebabkan oleh penyumbatan pori-pori oleh kelebihan minyak alami kulit, sel kulit mati, dan pertumbuhan bakteri. Menurut American Academy of Dermatology, peradangan kulit ini kemudian membesar menjadi bintil jerawat yang berisi nanah.

Ya, meski struktur telinga lebih didominasi oleh tulang rawan, kulit yang melapisinya tetap mengandung kelenjar minyak dan pori-pori. Oleh karenanya, tidak menutup kemungkinan terjadi penyumbatan pada pori di telinga yang kemudian menyebabkan jerawat.

Ada beberapa hal yang biasanya meningkatkan risiko seseorang untuk terkena jerawat di telinga, yaitu:

Penggunaan headset

“Kepala” headset yang tidak pernah dibersihkan sangat berpotensi membawa bakteri ke telinga. Tidak heran jika bisa menyumbat pori dan membuat terjadinya peradangan pada telinga.

Tidak menjaga kebersihan rambut

Kebersihan rambut dapat memengaruhi pertumbuhan jerawat di kuping. Jika rambut Anda panjang dan sedang kotor, ini sangat memungkinkan untuk membawa bakteri menempel pada telinga.

Tidak menjaga kebersihan helm

Penggunaan helm akan meningkatkan kelembaban di sekitar telinga. Lingkungan yang lembap adalah lingkungan yang ideal untuk mendukung pertumbuhan bakteri. Ketika bakteri ini akhirnya masuk ke dalam pori-pori di telinga, jerawat pun timbul.

Anting yang kotor

Anting atau tindik yang kotor juga akan mendatangkan kemunculan bakteri sehingga memicu terjadinya jerawat di sekitar telinga.

Selain itu, jerawat di telinga bisa timbul akibat perubahan hormon, misal selama kehamilan dan masa puber, dan akibat stres berat.

Cara mengatasi jerawat di telinga

telinga kemasukan air

Saat telinga ditumbuhi jerawat, Anda perlu melakukan berbagai cara untuk menghilangkannya dengan segera. Jika tidak, jerawat tentu bisa mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

Mengoleskan obat jerawat

Gunakan obat jerawat yang bisa dibeli bebas untuk membunuh bakteri dengan bahan yang mengandung benzoil peroksida atau senyawa turunan vitamin A seperti tretinoin. Keduanya bisa dibeli bebas di apotek tanpa resep dokter.

Untuk jerawat sedang, ada baiknya menggunakan benzoil peroksida dengan kadar 5%. Namun, jangan gunakan obat ini apabila ada luka terbuka pada telinga.

Selain kedua obat tersebut, dokter juga mungkin akan memberikan antibiotik oles untuk mematikan bakteri yang membandel.

Mengonsumsi obat minum

Jika antibiotik oles tidak mempan atasi jerawat di telinga, dokter mungkin akan memberikan antibiotik minum. Selain antibiotik, dokter juga bisa saja meresepkan isotretinoin untuk jerawat batu yang parah.

Namun, obat jerawat yang satu ini butuh pantauan ketat dari dokter dan tak bisa diminum sembarangan. Pasalnya, isotretinoin atau yang dikenal dengan nama lain roaccutane bisa menyebabkan cacat lahir jika dikonsumsi oleh ibu hamil.

Mengompres dengan air hangat

Jerawat di telinga biasanya cenderung lebih sakit dibandingkan dengan jerawat di wajah. Untuk mengurangi rasa sakit, Anda bisa mengompres jerawat dengan handuk hangat.

Selain meringankan nyeri, panas juga bisa membantu melembutkan jerawat dan mendorong nanah ke permukaan. Dengan begitu, nanah bisa pecah dan jerawat pun perlahan akan mengering.

Namun ingat, ketika nanah terasa mengalir, segera lap bagian ini dengan cotton bud atau kapas. Tujuannya agar cairan tidak mengalir ke area yang sulit dibersihkan dan menyebarkan bakteri.

Jika berbagai perawatan ini tak juga membuat jerawat di telinga mengempes dan membaik, tak perlu menunda untuk konsultasi ke dokter. Pasalnya, tak seperti jerawat di wajah, jerawat di telinga sulit untuk dipantau kondisinya karena ada di area yang tak terlihat langsung oleh mata.

Cara mencegah jerawat di telinga

penyakit Meniere adalah

Kemunculan jerawat di telinga tentu bisa dicegah asalkan Anda melakukan beberapa hal berikut:

Menjaga kebersihan peralatan yang menempel pada telinga

Untuk mencegah jerawat, Anda perlu menjaga kebersihan berbagai peralatan yang menempel di telinga. Pasalnya, jika semua benda yang Anda masukkan ke telinga dalam keadaan kotor, lama-lama kotoran bisa menumpuk.

Akibatnya, pori di sekitar telinga tersumbat dan bisa memicu jerawat. Oleh karenanya, bersihkan segala peralatan yang akan menempel pada telinga, seperti headset, helm, anting, dan lain-lain.

Rutin membersihkan telinga

Telinga yang kotor tak hanya bisa memicu infeksi tetapi juga jerawat. Oleh karena itu, selalu bersihkan telinga dengan rutin. Namun, jangan mengoreknya dengan tangan yang kotor atau cotton bud.

Tangan yang kotor bisa membuat telinga semakin kotor. Sementara cotton bud bisa mendorong kotoran masuk lebih dalam. Selain itu, cotton bud juga bisa membuat telinga terluka hingga akhirnya meningkatkan risiko infeksi. Bersihkan telinga secara rutin di dokter spesialis agar lebih aman dan terjamin kebersihannya.

Tidak bertukar headset

Headset adalah barang pribadi yang sebaiknya tak dipinjamkan meski pada teman atau keluarga sekali pun. Oleh karena itu, hindari menggunakan headset bersama karena berisiko adanya bakteri dari orang yang memakai sebelumnya.  

Menggunakan sumbat telinga saat berenang

Jika ingin berenang, sebisa mungkin tutup telinga setidaknya menggunakan topi renang atau sumbat telinga. Hal ini dilakukan agar air kolam yang kotor tidak masuk ke dalam telinga hingga menumpuk kotoran di dalamnya. 

Jika air kolam masuk ke dalam telinga, bersihkan bagian ini saat mandi dan jangan dilewatkan. Bersihkan secara perlahan dengan jari-jari Anda tetapi jangan sampai ada air yang masuk ke saluran telinga dalam.

Baca Juga:

Sumber