Awas! Kanker Bisa Jadi Pertanda Komplikasi HIV

Oleh

Diperkirakan ada sekitar 2 juta orang yang baru terinfeksi HIV pada tahun 2014 menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Human Immunodeficiency Virus, atau HIV, adalah virus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai komplikasi HIV.

Komplikasi infeksi HIV utamanya diakibatkan dari melemahnya sistem kekebalan tubuh. Virus tersebut juga menginfeksi otak, menyebabkan degenerasi, masalah pada pemikiran, atau bahkan dementia, dan membuat Anda sangat rentan terhadap berbagai infeksi dan beberapa jenis kanker tertentu.

Infeksi yang bisa timbul akibat komplikasi HIV

  • Tuberkulosis (TB). TB adalah infeksi oportunistik plaing umum ynag dikaitkan dengan HIV dan merupakan penyebab utama kematian di antara orang-orang yang memiliki AIDS.
  • Cytomegalovirus. Cytomegalovirus adalah infeksi terkait HIV yang umum. Jika sistem kekebalan tubuh Anda melemah, virus kembali muncul—menyebabkan kerusakan pada mata, saluran pencernaan, paru-paru atau organ lainnya. Di sisi lain, sistem kekebalan tubuh yang sehat menonaktifkan virus tersebut dan membuatnya tetap tertidur di dalam tubuh Anda.
  • Candidiasis. Infeksi jamur yang umum ini ditularkan dalam cairan tubuh, seperti air liur, darah, urin, sperma dan ASI. Infeksi ini menyebabkan peradangan dan lapisan putih yang tebal pada selaput lendir di mulut, lidah, esofagus dan vagina.
  • Meningitis kriptokokus. Meningitis kriptokokus adalah infeksi sistem saraf pusat yang umum terkait dengan HIV. Infeksi ini disebabkan oleh jamur yang ditemukan dalam kotoran. Meningitis adalah peradangan pada selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges).
  • Toksoplasmosis. Infeksi yang berpotensi mematikan ini disebabkan oleh Toxoplasma gondii, suatu parasit yang disebarkan utamanya oleh kucing. Kucing yang terinfeksi menyebarkan parasit melalui tinjanya, dan kemudian parasit tersebut dapat menyebar ke hewan lain dan manusia.
  • Cryptosporidiosis. Cryptosporidiosis adalah parasit usus yang umumnya ditemukan pada hewan. Anda tertular cryptosporidiosis ketika Anda menelan makanan atau air yang terkontaminasi. Parasit tersebut tumbuh di dalam usus dan saluran empedu, menyebabkan diare yang kronis dan parah pada orang yang memiliki AIDS.

Kanker juga bisa timbul sebagai komplikasi HIV/AIDS

  • Sarkoma Kaposi. Sarkoma ini adalah tumor dinding pembuluh darah. Kanker ini jarang ditemukan pada orang yang tidak terinfeksi HIV, sedangkan umum pada pasien yang terinfeksi HIV. Sarkoma Kaposi juga dapat mempengaruhi organ dalam, termasuk saluran pencernaan dan paru-paru. Sarkoma Kaposi biasanya muncul sebagai lesi merah jambu, merah atau ungu pada kulit dan mulut. Pada orang dengan kulit lebih gelap, lesi tersebut dapat terlihat coklat gelap atau hitam.
  • Limfoma. Jenis kanker ini berasal dari sel darah putih Anda. Limfoma biasanya pertama kali muncul dalam kelenjar getah bening Anda. Ada beberapa tanda yang paling umum, termasuk pembengkakan tanpa rasa sakit pada kelenjar getah bening di leher dan ketiak atau pangkal paha.

Komplikasi HIV lainnya yang mungkin terjadi

  • Wasting syndrome. Regimen pengobatan agresif telah mengurangi jumlah kasus wasting syndrome. Meskipun begitu, komplikaso ini masih memengaruhi banyak orang yang memiliki AIDS. Beberapa gejala umumnya termasuk: penurunan berat badan, diare, kelemahan kronis dan demam.
  • Komplikasi neurologis. AIDS dapat menyebabkan gejala neurologis meskipun tidak menginfeksi sel-sel saraf, seperti linglung, pelupa, depresi, kegelishaan dan kesulitan berjalan. Salah satu komplikasi neurologis yang paling umum adalah kompleks dementia AIDS, yang menyebabkan perubahan perilaku dan menurunnya fungsi mental.
  • Penyakit ginjal. HIV-associated nephropathy (HIVAN) adalah peradangan pada filter kecil. Filter ini memainkan peran penting dalam ginjal Anda yang membuang kelebihan cairan dan ampas dari aliran darah dan meneruskannya ke urin Anda. Dikarenakan predisposisi genetic, resiko terkena HIVAN lebih tinggi pada orang kulit hitam.
  • Meskipun banyak obat-obatan efektif tersedia di pasaran, virus dapat menjadi kebal terhadap obat apapun. Hal ini dapat menjadi komplikasi yang serius jika itu berarti bahwa obat yang kurang efektif harus digunakan.

AIDS dapat menciptakan beberapa komplikasi yang berbahaya, termasuk infeksi atau kanker. Pengobatan dengan ART dapat mencegah, membalikkan, atau mengurangi dampak dari infeksi HIV. Beberapa pasien yang menggunakan ART dapat beresiko terkena kolesterol atau masalah gula darah. Konsultasikanlah pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca