AIDS dimulai dari infeksi HIV. Orang yang memiliki AIDS bisa saja tidak mengalami gejala selama 10 tahun atau lebih (meskipun mereka masih dapat menularkannya pada orang lain). Jika infeksi tersebut tidak terdeteksi dan diobati, sistem kekebalan tubuh akan melemah secara bertahap dan AIDS berkembang.

AIDS merupakan tahapan dari infeksi HIV yang terjadi ketika kerusakan sistem kekebalan tubuh Anda parah dan Anda menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik, karena infeksi ini disebabkan oleh hal-hal yang biasanya dapat dilawan oleh sistem kekebalan tubuh kita. Beberapa contoh adalah: shingles, sarkoma Kaposi, limfoma non-Hodgkins, thrush, tuberkulosis, dan candida esophagitis. Tanda dan gejala dari beberapa infeksi ini dapat meliputi:

  • Sesak napas
  • Lelah sepanjang waktu
  • Demam bertahan hingga 10 hari
  • Berkeringat banyak di malam hari
  • Demam yang kambuhan
  • Diare kronis
  • Mudah memar atau pendarahan yang tak dapat dijelaskan
  • Bintik-bintik putih yang membandel atau lesi di lidah atau dalam mulut
  • Kelelahan yang membandel dan tak dapat dijelaskan
  • Penurunan berat badan yang tak dapat dijelaskan
  • Ruam kulit atau benjolan

Jumlah CD4+sel-T turun secara dramatis, dan viral load meningkat secara signifikan. Ketika jumlah CD4+sel-T seseorang turun ke bawah 200 sel per millimeter kubik darah dan ia didiagnosis dengan kondisi terkait HIV tingkat-4 (seperti tuberkulosis, kanker, dan pneumonia), HIV-nya telah berkembang menjadi Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Setelah HIV berkembang menjadi ADIS, seseorang lebih berpeluang untuk meninggal. Tanpa pengobatan, orang yang telah berkembang ke AIDS biasanya bertahan hidup sekitar 3 tahun. Begitu Anda memiliki penyakit oportunistik yang berbahaya, harapan hidup tanpa pengobatan turun hingga sekitar 1 tahun.

Berkat kemajuan baru dalam pengobatan, harapan hidup seorang penderita AIDS dapat meningkat. Dianjurkan untuk menggunakan kombinasi obat-obatan untuk mengobati HIV. Regimen ini dapat membantu membangun kembali sistem kekebalan tubuh. Obat-obatan ini bisa jadi mahal dan memiliki efek samping, tetapi sangatlah penting untuk tidak berhenti mengonsumsi obat-obatan tersebut tanpa berkonsulasi pada dokter Anda. Sangatlah penting juga untuk tidak mengonsumsi sebagian obat tanpa mengonsumsi yang lainnya. Orang yang memiliki CD4 sel-t rendah juga dapat menerima obat untuk mencegah infeksi oportunistik. Obat-obatan pencegah ini harus dikonsumsi hingga jumlah CD4 meningkat.

AIDS disebabkan oleh HIV, human immunodeficiency virus, yang merusak sistem pertahanan tubuh. Obat terapi antiretrovirus dapat mengurangi risiko penularan pada semua jenis paparan. Meskipun begitu, obat-obatan ini tidaklah selalu bekerja. Konsultasikanlah pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca