Saya Punya Tekanan Darah Tinggi, Apa Boleh Donor Darah?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update November 15, 2019
Bagikan sekarang

Katanya, rutin donor darah baik bagi kesehatan. Ya, beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa donor darah bisa mencegah penyakit jantung dan membantu menurunkan berat badan. Nyatanya, tidak semua orang boleh donor darah. Beberapa orang yang memiliki penyakit atau masalah kesehatan tertentu tidak dianjurkan donor darah. Lalu, bagaimana kalau punya tekanan darah tinggi donor darah? Apakah boleh?

Apakah orang dengan tekanan darah tinggi boleh donor darah?

syarat donor darah

Setiap akan donor darah, Anda pasti diminta untuk melakukan pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan kadar haemoglobin. Lalu, bagaimana jika Anda punya tekanan darah tinggi donor darah? Apakah tidak boleh donor darah?

Biasanya, tekanan darah yang normal berkisar antara  120/80 hingga 129/89 mmHg, jika lebih dari angka tersebut mungkin Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Nah, jika tekanan darah Anda melebihi batas tersebut, Anda sebenarnya masih boleh donor darah.

Namun dengan catatan, kondisi hipertensi Anda harus dalam keadaan terkendali dengan baik, stabil, dan tidak menunjukkan tanda-tanda komplikasi. Biasanya, jika tekanan darah Anda di bawah 180 mm/Hg dan terbukti tidak memiliki masalah kesehatan lain, Anda boleh donor darah.

Jangan cemas ditolak juga jika Anda saat itu sedang minum obat-obatan untuk hipertensi. Pasalnya, tidak ada hubungan antara minum obat hipertensi dengan donor darah.

Meski begitu, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebaiknya tunda donor darah jika Anda baru saja mengonsumsi obat hipertensi dan baru boleh donor darah setelah 28 hari pemakaian ketika tekanan darah sudah stabil.

Jika Anda telah memenuhi semua syarat donor darah, kondisi hipertensi yang Anda miliki tidak akan menjadi alasan Anda ditolak. Jadi, pastikan bahwa syarat donor darah lainnya telah Anda penuhi.

Selain tekanan darah, ini syarat donor darah lainnya

setelah donor darah

Supaya boleh donor darah, ada syarat lain yang harus dipenuhi. Berikut syarat donor darah yang mesti Anda perhatikan:

  • Usia 17-60 tahun (17 tahun diperbolehkan asal mendapat izin tertulis dari orang tua)
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Suhu tubuh normal, 36,6-37,5 derajat celcius
  • Denyut nadi teratur 50-100 kali per menit
  • Kadar hemoglobin minimal 12 gr/dl untuk perempuan dan 12,5gr/dl untuk laki-laki
  • Pernah mendonorkan darah dalam setahun paling banyak 5 kali dengan jarak donor darah sekurang-kurangnya 3 bulan
  • Bersedia mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran, menjalani pemeriksaan pendahuluan seperti berat badan, Hb, golongan darah dan pemeriksaan dokter.

Manfaat yang didapat jika punya darah tinggi donor darah

cara membaca hasil tekanan darah

Dilansir dalam laman Nutrition Review, orang dengan darah tinggi donor darah nyatanya dapat membantu menstabilkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Sebuah penelitian dari Duisburg-Essen University menunjukkan bahwa orang yang donor darah rutin, terbukti mengalami penurunan tekanan darah pada tekanan sistolik, yaitu dari 148 mmHg menjadi 130 mmHg.  Dalam penelitian tersebut juga diketahui bahwa orang darah tinggi yang donor darah memiliki kadar gula darah yang stabil.

Para ahli menduga bahwa donor darah membuat jumlah zat besi menurun sehingga memengaruhi tekanan darah. Oleh karena itu orang yang darah tinggi donor darah memang berpeluang lebih kecil terkena penyakit jantung dan diabetes.

Ini yang harus dilakukan setelah donor darah

Setelah Anda mendonorkan darah, lakukan hal ini untuk menjaga kesehatan Anda:

  • Mengonsumsi lebih banyak cairan sesudah donor darah
  • Makanlah makanan yang kaya zat besi
  • Jangan membawa beban terlalu berat atau melakukan olahraga yang berat
  • Jika merasa masih lemas, tetap berbaring hingga Anda merasa lebih bertenaga

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Anak-anak mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Orangtua dapat mengukur tekanan darah anak di rumah dengan panduan berikut ini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Hipertensi, Health Centers April 22, 2020

Bagaimana Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Bisa Memicu Hipertensi?

Menurut penelitian di tahun 2018, keadaan post-traumatic stress disorder yang dimiliki seseorang bisa memicu naiknya risiko hipertensi.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Hipertensi, Health Centers April 20, 2020

Tips Donor Darah yang Aman Saat Pandemi COVID-19

Pasokan darah berkurang drastis selama pandemi COVID-19 terjadi akibat social distancing. Aman atau tidak donor darah saat coronavirus?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 Maret 27, 2020

Adakah Batas Maksimal untuk Transfusi Darah?

Setiap orang membutuhkan transfusi darah ketika dalam situasi kronis. Namun, adakah batas maksimal transfusi darah? Apakah ada aturan tentang hal ini?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik Maret 23, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang Mei 17, 2020
11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Shylma Na'imah
Tanggal tayang Mei 14, 2020
5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal tayang Mei 4, 2020
Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Bolehkah Kita Donor Darah Saat Puasa? Apa Saja Risikonya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang Mei 2, 2020