Perubahan Gaya Hidup untuk Mengatasi Darah Rendah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Tekanan darah rendah alias hipotensi terjadi ketika jantung memompa darah ke seluruh arteri darah dalam tubuh sangat rendah kekuatannya. Tekanan darah rendah juga dapat disebabkan karena beberapa kondisi seperti kehamilan dan hormon yang berubah. Lalu, bagaimana mengatasi tekanan darah rendah selain mengonsumsi obat-obatan?

Mengatasi tekanan darah rendah lewat perubahan gaya hidup

Anda mungkin dapat mengambil langkah-langkah tertentu untuk membantu mengurangi atau bahkan mencegah gejala tekanan darah rendah. Berikut panduannya.

1. Minum banyak air putih, kurangi alkohol

Alkohol dan kondisi dehidrasi dapat menurunkan tekanan darah. Jika Anda minum air secukupnya Anda dapat mengurangi dehidrasi dan meningkatkan volume darah. Maka itu, hindari minum alkohol bila Anda mengidap tekanan darah rendah atau hipotensi. Jangan lupa, penuhi kebutuhan cairan Anda agar tidak dehidrasi dengan cara minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.

2. Jalani pola makan yang sehat

Anda bisa makan berbagai makanan untuk mengatasi tekanan darah rendah. Misalnya biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Nah, buah dan sayuran yang bisa membantu mengatasi tekanan darah rendah secara alami antara lain adalah:

  • Semangka. Kandungan air dalam satu buah semangka bisa mencapai 92 persen. Kandungan air yang banyak ini dapat membantu tubuh dalam meningkatkan tekanan darah.
  • Buah bit. Buah ini dapat digunakan sebagai penambah darah, selain itu buah bit juga dapat membantu Anda dalam mengontrol tekanan darah. Setiap 100 gram buah bit mengandung natrium sebesar 36 mg dan kalium sebesar 330 mg.
  • Bayam. Sayur ini mengandung natrium sebesar 4 mg dalam porsi 100 gram. Jumlah yang kecil memang, tapi bayam mengandung cukup banyak air, yaitu sebesar 92 persen. Maka itu, bayam bisa Anda manfaatkan untuk mengontrol tekanan darah.

3. Ketika mengubah posisi tubuh, lakukan dengan perlahan

Anda dapat mengurangi pusing dan kliyengan yang terjadi karena tekanan darah rendah saat berubah dari posisi berbaring ke posisi berdiri. Caranya begini:

  • Sebelum bangun tidur di pagi hari, tarik napas dalam-dalam selama beberapa menit.
  • Perlahan-lahan duduk, kira-kira selama satu menit, sebelum bangkit berdiri.
  • Tidur dengan bantal dobel atau bantal tinggi juga dapat membantu melawan efek gravitasi yang bisa bikin pusing.

Jika Anda mulai merasakan pusing atau kliyengan saat bangkit berdiri, regangkan otot-otot kaki seolah mau menendang ke depan. Gerakan ini bisa membantu melancarkan peredaran darah sekaligus mencegah darah tiba-tiba menggenang di kaki ketika Anda bangkit berdiri.

4. Perhatikan pola makan Anda

Untuk membantu mencegah tekanan darah turun tajam setelah makan, lebih baik Anda makan sedikit-sedikit tapi sering. Jangan lupa, batasi makanan yang tinggi karbohidrat seperti kentang, nasi, pasta dan roti.

Dokter mungkin juga merekomendasikan minum kopi atau teh berkafein untuk meningkatkan tekanan darah sementara. Namun, karena kafein justru berpotensi menyebabkan masalah lain, konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum minum kafein.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca