Tes Hepatitis B

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu tes hepatitis b?

Tes virus hepatitis B adalah tes darah yang dilakukan untuk mencari substansi dalam darah yang menunjukkan adanya virus hepatitis B (HBV) aktif atau pernah memiliki riwayat medis serupa sebelumnya. Tes dilakukan untuk mengetahui tanda-tanda infeksi (marker). Antigen adalah marker yang dibuat oleh bakteri atau virus. Kehadiran antigen HBV dalam darah berarti virus sedang menjangkiti tubuh. Antibodi adalah protein yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan infeksi. Kehadiran antibodi HBV berarti Anda pernah memiliki kontak dengan virus atau riwayat infeksi di masa lalu. Tetapi, Anda bisa saja terinfeksi pada masa lalu dan sudah pulih dar infeksi, atau baru saja terjangkit infeksi.

Materi genetik (DNA) dari HBV menunjukkan kehadiran virus dalam tubuh. Jumlah DNA dapat membantu menentukan seberapa parah infeksi tersebut dan seberapa mudah penyebarannya. Penting untuk mengidentifikasi tipe virus hepatitis yang mengakibatkan infeksi untuk melakukan pencegahan penyebaran sedini mungkin dan memilih terapi yang paling baik untuk Anda.

Tes yang digunakan sebagai tindakan lanjutan setelah tes awal menunjukkan adanya HBV:

Anti-hepatitis B core (anti-HBc), IgM           

  • mendeteksi hanya antibodi IgM pada antigen hepatitis B core
  • digunakan untuk mendeteksi infeksi akut; kadang hadir juga di infeksi kronis

Hepatitis B e-antigen (HBeAG)        

  • mendeteksi protein yang diproduksi dan dilepas ke dalam darah
  • sering digunakan sebagai penanda kemampuan untuk menyebarkan virus ke orang lain (infektivitas); Digunakan juga untuk mengawasi efektivitas terapi. Akan tetapi, ada beberapa tipe (strain) HBV yang tidak memproduksi e-antigen; hal ini umum terjadi di Timur Tengah dan Asia. Di area dimana strain HBV tipe ini tergolong umum, pengujian HBeAg tidak akan berguna untuk menentukan apakah virus rentan menyebar atau tidak

Anti-hepatitis B e antibody (Anti-HBe)        

  • mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh sebagai respon terhadap antigen “e” hepatitis B
  • digunakan untuk mengawasi infeksi akut pada pasien yang telah pulih dari infeksi HBV akut; anti-HBe akan hadi berbarengan dengan anti-HBc dan anti-HBs

Hepatitis B viral DNA

  • mendeteksi materi geneti HBV dalam darah
  • hasil tes positif mengindikasikan bahwa virus tersebut berkembang biak dalam tubuh dan pasien yang terjangkit tersebut rentan dalam menularkan infeksi. Tes ini sering digunakan untuk mengawasi efektivitas dari terapi antiviral pada orang-orang dengan infeksi HBV kronis

Hepatitis B virus resistance mutations        

  • mendeteksi mutasi dalam virus yang menyebabkan infeksi pada seseorang yang mengakibatkan virus menjadi kebal obat (reverse transcriptase inhibitors)
  • membantu untuk memilih terapi yang dinilai sesuai, terutama pada orang-orang yang sebelumnya sudah pernah menjalankan terapi atau yang tidak memberikan respon terhadap terapi

Kapan saya perlu menjalani tes virus hepatitis B?

Tes Hepatitis B Virus dilakukan jika dokter mendiagnosis munculnya tanda dan gejala hepatitis akut untuk menentukan apakah mereka rentan terhadap infeksi

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani tes hepatitis b?

Hepatitis D (HDV) adalah virus lainnya yang dapat mengakibatkan infeksi hati, tetapi hanya jika dibarengi dengan kehadiran HBV. Seorang individu dapat terinfeksi dengan kedua virus dalam waktu bersamaan (co-infection) atau lebih dulu terjangkit HBV yang kemudian disusul oleh HDV (superinfection). Di US, kejadian HDV terbilang rendah. Tidak ada vaksin untuk HDV, tetapi karena infeksi hanya muncul jika dibarengi dengan adanya HBV, infeksi dapat dicegah dengan vaksin HBV.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani tes hepatitis b?

Tidak ada persiapan khusus menjelang tes Hepatitis B Virus, kecuali konsultasi dengan dokter Anda.

Bagaimana proses tes hepatitis b?

Tenaga medis yang bertugas mengambil darah Anda akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perba

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani tes hepatitis b?

Anda tidak akan merasakan apapun dari suntikan tersebut, atau Anda dapat merasakan sengatan ringan seperti dicubit. Anda dapat kembali ke rumah dan melakukan aktivitas normal seperti sebelumnya setelah tes darah usai. Dokter Anda akan menghubungi atau menjadwalkan Anda mengenai pengambilan hasil tes dan diskusi. Hasil dapat diterima 5 – 7 hari.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Tes Awal Tindak Lanjut Interpretasi yang dimungkinkan / Tahap Infeksi
Hep B surface antigen (HBsAg) Hep B surface antibody (Anti-HBs) Hep B core antibody Total (Anti-HBc IgG+IgM) Hep B core antibody (Anti-HBc IgM) Hep B e antigen (HBeAg)* Hep B e antibody (Anti-HBe) HBV DNA
Negatif Negatif Negatif Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Tidak aktif atau riwayat infeksi; tidak imun—kandidat yang baik untuk menerima vaksin; mungkin dalam tahap inkubasi
Negatif Positif Negatif Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Imun akibat vaksin
Negatif Positif Positif Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Infeksi tidak tampak (tahap pemulihan), virus sudah meninggalkan tubuh; imunitas akibat infeksi natural. Akan tetapi, jika immunosuppressed, virus dapat aktif kembali
Positif Negatif Positif atau Negatif Positif atau Negatif Positif Negatif Terdeteksi atau tidak terdeteksi Infeksi akut, biasanya diikuti gejala; kemungkinan infeksi kronis yang menyebar
Negatif Negatif Positif Positif Negatif* Positif Tidak terdekteksi Infeksi akut dalam tahap pemulihan
Positif Negatif Positif Negatif Positif Negatif Terdeteksi Umumnya indikasi infeksi kronis aktif (kemungkinan kerusakan hati)
Positif Negatif Positif Negatif Negatif* Positif Terdeteksi dalam kadar rendah atau tidak terdeteksi Infeksi kronis dengan risiko kerusakan hati rendah – tahap carrier

*Catatan: Ada beberapa tipe strain HBV yang tidak memproduksi e-antigen. Hal ini umum terjadi di Timur Tengah dan Asia. Di area di mana strain HBV tipe ini tergolong umum, pengujian HBeAg tidak akan berguna untuk menentukan apakah virus rentan menyebar atau tidak. Pada kasus ini, hasil HBeAg negatif tidak selamanya mengindikasikan bahwa antigen tidak hadir atau individu tersebut tidak rentan menyebarkan infeksi; mungkin individu tersebut terinfeksi dengan strain virus yang tidak memproduksi e-antigen.

Memonitor terapi infeksi kronis

Jika hasil dari tes awal dan tindak lanjut mengindikasikan bahwa individu terjangkit HBV, maka individu tersebut mungkin dapat diterapi dengan obat-obatan dan efektivitasnya dapat diawasi menggunakan tes untuk antigen HBe dan antibodi dan DNA HBV.

Jika HBeAg menjadi negatif dan anti-HBe menjadi positif saat terapi, biasanya ini mengindikasikan bahwa tes ini efektif dan terapi tersebut dapat dihentikan setelah tambahan 6-12 bulan.

Pengukuran DNA HBV akan mengukur jumlah virus yang terkandung dalam darah. Hasil yang tinggi berarti virus aktif berkembang biak dan terapi terbilang tidak efektif. Hasil yang rendah atau yang dilaporkan jatuh di bawah batas rata-rata (tidak terdeteksi) berarti virus tidak hadir dalam darah ataupun hadir dalam kadar yang sangat rendah sehingga tidak bisa terdeteksi. Umumnya ini mengindikasikan bahwa terapi berjalan efektif.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber