Kok, Jadi Diare Setelah Seks? Ternyata, Ini Penyebabnya!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Seks sering kali menyebabkan nyeri pada vagina. Kondisi ini hampir dialami oleh semua wanita. Namun, seks juga bisa menyebabkan buang-buang air. Kok bisa? Sebenarnya, apa menyebabkan diare setelah seks? Jangan berburuk sangka dulu, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Alasan kenapa Anda mengalami diare setelah seks

Mungkin Anda merasa kebingungan ketika mengalami diare setelah seks. Ya, diare biasanya terjadi karena Anda makan sembarangan atau makan makanan yang terlalu pedas. Selain makanan, seks juga bisa memicu diare. Kenapa?

1. Seks tanpa kondom

Teresa Hoffman, MD, seorang dokter spesialis kehamilan dan kandungan di Mercy Medical Center di Baltimore memaparkan alasannya. Air mani mengandung senyawa kimia yang disebut prostaglandin.

Senyawa kimia ini menyebabkan otot-otot yang ada di rahim dan usus berkontraksi. Kok bisa? Kondisi ini kemungkinan akan terjadi jika Anda dan pasangan melakukan seks tanpa kondom.

Ya, sedikit prostaglandin bisa masuk ke dalam usus yang berada tepat di belakang rahim. Zat ini pun merangsang pergerakan usus, sehingga usus akan melakukan pengosongan makanan yang ada di perut lebih cepat. Jadi, Anda sangat mungkin berkali-kali buang air besar.

Lalu, bagaimana dengan seks oral? Sama dengan seks vaginal, seks oral juga memungkinkan progtaglandin masuk ke tubuh. Namun, lebih kecil kemungkinannya untuk menyebabkan diare. Pasalnya, jika pun protaglandin masuk ke dalam sistem pencernaan melalui jalur oral, maka zat tersebut akan diuraikan lebih dulu oleh asam lambung.

2. Melakukan seks menjelang atau saat haid

Menjelang menstruasi, tubuh Anda menunjukkan berbagai tanda, seperti nyeri badan, kram perut, dan diare. Kenapa? Ini disebabkan oleh perubahan hormon, yaitu diproduksinya prostaglandin.

Jika Anda melakukan seks tanpa kondom menjelang atau saat haid, prostaglandin akan meningkat jumlahnya. Akibatnya, risiko diare akan lebih besar. Malah akan bertambah parah, jika Anda memang sudah mengalami diare.

Lalu bagaimana cara mencegahnya?

Terus buang air disertai perut kram pasti membuat Anda tidak nyaman. Untungnya, kondisi ini dapat dicegah dengan cara berikut ini:

1. Gunakan kondom

Banyak yang mengeluhkan, pakai kondom membuat pasangan jadi tidak nyaman. Namun, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, terutama masalah kesehatan. Selain mencegah diare setelah seks, kondom juga melindungi Anda dari penularan berbagi penyakit.

2. Hindari hubungan intim menjelang haid

Risiko diare meningkat jika Anda melakukan seks ketika menjelang atau saat haid. Untuk menghindarinya, jadi hindari waktu-waktu tersebut untuk berhubungan intim. Begitu pula ketika Anda memang sedang diare. Tunggu kondisi Anda membaik lebih dahulu. Bicarakan dengan pasangan Anda mengenai masalah ini supaya ia memakluminya.

3. Menarik penis keluar sebelum ejakulasi

Yang menjadi penyebab diare setelah seks adalah sperma dari pasangan Anda. Selama sperma tidak dikeluarkan di dalam rahim, diare bisa dicegah. Minta pasangan Anda untuk menarik keluar penis sebelum ejakulasi. Anda juga bisa minum motrin—golongan obat ibuprofen— untuk menangkal efek prostaglandin.

Jika diare setelah seks selalu terjadi, sebaiknya Anda periksakan diri ke dokter terkait hal ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Diare bisa menyerang siapa saja, termasuk pada ibu menyusui. Lantas, apa penyebab, gejala, dan pengobatannya? Baca selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 10/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya Diare Akut dan Diare Kronis?

Diare umumnya dibedakan menjadi akut dan kronis berdasarkan lama waktu sakitnya. Namn ternyata, jenis diare bukan cuma dua itu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Saat bayi diare, sang ibu harus memperhatikan pilihan makanan. Berikut ini ada beragam makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Panduan Pemberian Susu untuk Bayi dan Anak Kecil yang Sedang Diare

Diare yang menyerang bayi dan anak membuat orangtua khawatir, terutama untuk kebutuhan susu. Memangnya, sepeti apa susu terbaik untuk mereka?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
diare tanda hamil muda

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020 . Waktu baca 6 menit
bakteri penyebab diare

Kenali Berbagai Jenis Bakteri Penyebab Diare

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 12/04/2020 . Waktu baca 5 menit