Cara Mengatasi dan Mencegah Masalah Kulit Akibat Suntikan Insulin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/12/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Salah satu pengobatan diabetes yang banyak dilakukan adalah suntik insulin. Sayangnya, suntik insulin dapat memberikan masalah pada kulit jika digunakan untuk jangka panjang. Tetapi, jangan khawatir karena masalah kulit ini bisa diatasi. Namun, sebelumnya apa saja masalah kulit yang mungkin muncul akibat suntik insulin dan bagaimana penanganannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut.

Lipohipertrofi, masalah kulit yang muncul akibat suntik insulin

Ada satu masalah kulit yang mungkin paling sering muncul jika Anda rutin melakukan suntik insulin, yaitu hipertrofi.

Masalah kulit yang satu ini rentan muncul saat Anda melakukan suntik insulin selalu di lokasi yang sama. Kondisi ini terjadi karena terjadi penumpukan jaringan lemak yang terletak tepat di bawah lapisan kulit terluar.

Umumnya, masalah kulit ini terjadi pada orang yang menerima suntik insulin setiap hari, seperti penderita diabetes tipe 1 maupun penderita diabetes tipe 2 yang sudah menggunakan suntik insulin.

Kondisi ini bisa menyebabkan benjolan yang sedikit lembek jika suntik insulin dilakukan di area kulit yang mudah lembek. Bila sudah demikian, akan terjadi masalah penyerapan insulin ke dalam tubuh.

Misalnya, jika insulin membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap, kadar gula di dalam tubuh bisa saja meningkat. Sementara, jika insulin terlalu cepat diserap oleh tubuh, bisa saja menyebabkan hipoglikemia atau penurunan gula darah terlalu rendah.

Gejala lipohipertrofi yang umum adalah bagian kulit tempat biasanya Anda menyuntik tampak lebih menonjol dibanding area sekitarnya. Diameter kulit yang menonjol ini biasanya cukup besar, kira-kira sekitar dua setengah sentimeter (2,5 cm).

Area kulit yang menonjol akibat suntik insulin ini juga terasa lebih kencang dibanding area kulit lainnya. Hal ini mungkin terjadi jika Anda tidak sengaja menyuntikkan insulin pada pembuluh darah sehingga menyebabkan perdarahan dan kulit lebam atau kebiruan di area kulit tempat injeksi.

Cara mengatasi masalah kulit akibat suntik insulin

Jangan khawatir, karena masalah kulit yang muncul akibat suntik insulin bisa diatasi. Bahkan, sebenarnya masalah ini tidak terlalu berbahaya karena mungkin hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.

Masalah kulit ini akan segera hilang jika Anda berhenti atau menghindari melakukan suntik insulin di area tersebut hingga 2-3 bulan lamanya. Jika Anda harus melakukan suntik insulin setiap hari, lakukan di lokasi atau area yang lain dan berbeda-beda untuk menghindari masalah yang sama di area kulit yang lain.

Dengan cara yang telah disebutkan sebelumnya, kemungkinan Anda mengalami lipohipertrofi akan semakin menurun.  Namun, untuk kondisi yang sudah tergolong cukup parah, Anda juga bisa melakukan liposuction atau sedot lemak.

Prosedur ini dilakukan dengan menghilangkan lemak yang menumpuk di bawah lapisan kulit terluar sehingga mampu menghilangkan “benjolan” lemak pada kulit. Cara ini sebaiknya dipilih jika melakukan suntik insulin di lokasi yang berbeda tidak dapat mengatasi masalah kulit ini.

Mencegah terjadinya masalah kulit akibat suntik insulin

Meski setelah terjadi lipohipertrofi bisa diatasi, akan lebih baik jika Anda bisa mencegahnya. Cobalah beberapa hal berikut saat sedang melakukan suntik insulin.

  • Lakukan suntik insulin di area yang berbeda-beda setiap hari.
  • Catat setiap lokasi tempat Anda menyuntikkan insulin.
  • Gunakan jarum suntik yang masih baru dan belum pernah digunakan sebelumnya setiap menyuntikkan insulin.
  • Saat menyuntikkan insulin di lokasi yang berdekatan dengan lokasi sebelumnya beri jarak kira-kira satu 2.5 sentimeter di antara kedua lokasi.

Namun, pastikan bahwa Anda menyuntikkan di lokasi yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Pasalnya, lokasi yang berbeda menentukan kecepatan dari penyerapan insulin. Misalnya, secara umum, area perut Anda akan menyerap insulin lebih cepat dibandingkan area kulit lainnya.

Setelah itu, lengan Anda juga memiliki kecepatan yang cukup baik dalam menyerap insulin dibandingkan paha dan pantat. Jika Anda tidak yakin di mana Anda seharusnya menyuntikkan insulin, tanyakan kepada dokter Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/04/2020 . 4 menit baca

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17/04/2020 . 6 menit baca

Apakah Pengidap Thalassemia Bisa Sembuh Total?

Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang sulit diobati. Meski demikian, para ahli terus mencari cara untuk mengobati thalassemia hingga sembuh total.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/04/2020 . 5 menit baca

Memilih Obat Tidur yang Aman untuk Ibu Hamil dan Janin

Untuk membantu ibu hamil yang sesah tidur, obat dapat menjadi solusinya. Namun, Anda perlu memilih obat tidur yang aman dan tidak berisiko pada kehamilan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 01/04/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020 . 4 menit baca
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 4 menit baca
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . 4 menit baca
memilih terapis seks

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020 . 6 menit baca