Cara Mengatasi dan Mencegah Masalah Kulit Akibat Suntikan Insulin

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Salah satu pengobatan diabetes yang banyak dilakukan adalah suntik insulin. Sayangnya, suntik insulin dapat memberikan masalah pada kulit jika digunakan untuk jangka panjang. Tetapi, jangan khawatir karena masalah kulit ini bisa diatasi. Namun, sebelumnya apa saja masalah kulit yang mungkin muncul akibat suntik insulin dan bagaimana penanganannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut.

Lipohipertrofi, masalah kulit yang muncul akibat suntik insulin

Ada satu masalah kulit yang mungkin paling sering muncul jika Anda rutin melakukan suntik insulin, yaitu hipertrofi.

Masalah kulit yang satu ini rentan muncul saat Anda melakukan suntik insulin selalu di lokasi yang sama. Kondisi ini terjadi karena terjadi penumpukan jaringan lemak yang terletak tepat di bawah lapisan kulit terluar.

Umumnya, masalah kulit ini terjadi pada orang yang menerima suntik insulin setiap hari, seperti penderita diabetes tipe 1 maupun penderita diabetes tipe 2 yang sudah menggunakan suntik insulin.

Kondisi ini bisa menyebabkan benjolan yang sedikit lembek jika suntik insulin dilakukan di area kulit yang mudah lembek. Bila sudah demikian, akan terjadi masalah penyerapan insulin ke dalam tubuh.

Misalnya, jika insulin membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap, kadar gula di dalam tubuh bisa saja meningkat. Sementara, jika insulin terlalu cepat diserap oleh tubuh, bisa saja menyebabkan hipoglikemia atau penurunan gula darah terlalu rendah.

Gejala lipohipertrofi yang umum adalah bagian kulit tempat biasanya Anda menyuntik tampak lebih menonjol dibanding area sekitarnya. Diameter kulit yang menonjol ini biasanya cukup besar, kira-kira sekitar dua setengah sentimeter (2,5 cm).

Area kulit yang menonjol akibat suntik insulin ini juga terasa lebih kencang dibanding area kulit lainnya. Hal ini mungkin terjadi jika Anda tidak sengaja menyuntikkan insulin pada pembuluh darah sehingga menyebabkan perdarahan dan kulit lebam atau kebiruan di area kulit tempat injeksi.

Cara mengatasi masalah kulit akibat suntik insulin

Jangan khawatir, karena masalah kulit yang muncul akibat suntik insulin bisa diatasi. Bahkan, sebenarnya masalah ini tidak terlalu berbahaya karena mungkin hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.

Masalah kulit ini akan segera hilang jika Anda berhenti atau menghindari melakukan suntik insulin di area tersebut hingga 2-3 bulan lamanya. Jika Anda harus melakukan suntik insulin setiap hari, lakukan di lokasi atau area yang lain dan berbeda-beda untuk menghindari masalah yang sama di area kulit yang lain.

Dengan cara yang telah disebutkan sebelumnya, kemungkinan Anda mengalami lipohipertrofi akan semakin menurun.  Namun, untuk kondisi yang sudah tergolong cukup parah, Anda juga bisa melakukan liposuction atau sedot lemak.

Prosedur ini dilakukan dengan menghilangkan lemak yang menumpuk di bawah lapisan kulit terluar sehingga mampu menghilangkan “benjolan” lemak pada kulit. Cara ini sebaiknya dipilih jika melakukan suntik insulin di lokasi yang berbeda tidak dapat mengatasi masalah kulit ini.

Mencegah terjadinya masalah kulit akibat suntik insulin

Meski setelah terjadi lipohipertrofi bisa diatasi, akan lebih baik jika Anda bisa mencegahnya. Cobalah beberapa hal berikut saat sedang melakukan suntik insulin.

  • Lakukan suntik insulin di area yang berbeda-beda setiap hari.
  • Catat setiap lokasi tempat Anda menyuntikkan insulin.
  • Gunakan jarum suntik yang masih baru dan belum pernah digunakan sebelumnya setiap menyuntikkan insulin.
  • Saat menyuntikkan insulin di lokasi yang berdekatan dengan lokasi sebelumnya beri jarak kira-kira satu 2.5 sentimeter di antara kedua lokasi.

Namun, pastikan bahwa Anda menyuntikkan di lokasi yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Pasalnya, lokasi yang berbeda menentukan kecepatan dari penyerapan insulin. Misalnya, secara umum, area perut Anda akan menyerap insulin lebih cepat dibandingkan area kulit lainnya.

Setelah itu, lengan Anda juga memiliki kecepatan yang cukup baik dalam menyerap insulin dibandingkan paha dan pantat. Jika Anda tidak yakin di mana Anda seharusnya menyuntikkan insulin, tanyakan kepada dokter Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 21, 2019 | Terakhir Diedit: Desember 9, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca