Neuropati Diabetik, Komplikasi Diabetes yang Menyerang Saraf

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Penyakit diabetes dapat menimbulkan beberapa komplikasi, salah satunya penyakit neuropati diabetik. Apa itu penyakit neuropati diabetik? Apa orang yang menderita diabetes pasti terkena kondisi ini? Simak lebih jauh informasinya di bawah ini.

Apa itu penyakit neuropati diabetik?

Penyakit diabetes dapat menyebabkan beberapa masalah di tubuh Anda. Terutama apabila Anda tidak menjaga kadar gula darah Anda tetap normal dan membiarkannya tetap tinggi selama bertahun-tahun. Gula darah tinggi dapat merusak saraf yang mengirimkan sinyal dari tangan dan kaki. Kerusakan ini disebut sebagai penyakit neuropati diabetik.

Penyakit neuropati diabetik dapat menyebabkan mati rasa atau kesemutan pada jari-jari Anda, baik itu jari kaki atau tangan. Gejala lainnya yaitu nyeri seperti terbakar, terkena benda tajam, dan kesakitan (nyeri saraf diabetes).

Rasa sakit mungkin pada awalnya ringan, tapi bisa semakin sakit seiring berjalannya waktu dan dapat menyebar sampai kaki atau lengan Anda. Jalan kaki juga mungkin terasa sangat menyakitkan, bahkan hanya karena sentuhan lembut pun Anda akan merasakan sakit.

Menurut American Academy of Family Physicians, 10 sampai 20 persen orang dengan diabetes pernah mengalami nyeri saraf. Kerusakan saraf dapat memengaruhi tidur dan bahkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan diabetesi (sebutan untuk orang diabetes) rentan terkena stres.

Bagaimana cara pengobatan kondisi ini?

Meskipun saraf yang rusak tidak bisa diganti, ada cara lain untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan mengurangi rasa sakit. Berikut beberapa cara yang wajib Anda lakukan:

1. Menjaga kadar gula darah tetap normal

cara cek gula darah di rumah

Langkah pertama untuk mengobati rasa sakit adalah dengan mengendalikan gula darah Anda, sehingga kerusakan tidak berkembang. Bicarakan dengan dokter Anda tentang pengendalian gula darah, dan belajarlah bagaimana cara menjaga agar gula darah tetap normal.

Anda mungkin diminta untuk menurunkan gula darah sebesar 70-130 mg/dL  sebelum makan dan kurang dari 180 mg/dL gula darah setelah makan.

2. Hidup sehat

cara hidup sehat

Atur pola makan, olahraga, dan konsumsi obat-obatan dari dokter untuk menurunkan gula darah Anda ke angka normal yang memang ditargetkan. Perhatikan juga risiko kesehatan lain yang dapat membuat diabetes Anda lebih parah. Jaga berat badan Anda agar senantiasa ideal.

Jika Anda merokok, minta dokter Anda menjelaskan tentang berbagai cara efektif untuk berhenti merokok.

3. Minum obat

obat hipotiroid

Untuk mengatasi penyakit neuropati diabetik ini, dokter awalnya akan menyarankan Anda untuk minum obat pereda nyeri seperti acetaminophen, aspirin, atau ibuprofen. Obat ini tersedia tanpa resep dan dapat menyebabkan efek samping. Coba gunakan dosis rendah dalam waktu yang singkat untuk mengontrol gejalanya. Ada pilihan lain jika Anda perlu pereda nyeri jangka panjang  atau pereda nyeri yang lebih kuat.

Obat antidepresan

Obat-obatan ini paling sering digunakan untuk mengobati depresi. Namun, antidepresan juga sering diresepkan untuk mengobati nyeri saraf diabetes, karena dapat memengaruhi bahan kimia dalam otak Anda yang menyebabkan Anda merasa sakit. Dokter mungkin merekomendasikan antidepresan trisiklik seperti amitriptyline (Elavil), imipramine (Tofranil), dan desipramine (Norpramin).

Obat antidepresan dapat menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan seperti mulut kering, kelelahan, dan berkeringat. Anda mungkin tidak disarankan untuk mengonsumsi antidepresan trisiklik jika Anda memiliki riwayat jantung bermasalah.

Generasi terbaru serotonin dan norepinefrin reuptake inhibitor (SNRI) seperti venlafaxine (Effexor) dan duloxetine (Cymbalta) merupakan alternatif untuk trisiklik. Obat-obatan ini cenderung memiliki efek samping yang lebih sedikit.

Obat antikejang

Obat yang digunakan untuk mencegah kejang pada penderita epilepsi seperti pregabalin, gabapentin, phenytoin dan carbamazepine umumnya juga dapat membantu mengatasi nyeri saraf. Pregabalin juga dapat membantu Anda tidur lebih baik. Efek samping dari obat ini termasuk mengantuk, bengkak, dan pusing.

Obat nyeri opioid

Untuk menghilangkan rasa sakit yang lebih kuat, ada obat seperti oxycodone (Oxycontin) dan opioid seperti obat tramadol (Conzip, Ultram). Obat ini cenderung menjadi pilihan terakhir untuk mengatasi nyeri. Anda dapat beralih ke obat-obat ini jika pengobatan antinyeri seperti paracetamol dan aspirin tidak mempan.

Meskipun obat-obatan ini dapat membantu mengurangi rasa sakit, obat ini tidak untuk diminum dalam jangka panjang. Ini karena risiko efek samping yang besar serta adanya potensi kecanduan. Berhati-hatilah ketika mengonsumsi obat opioid dan konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsinya.

Penghilang rasa sakit topikal

Ada juga produk yang dapat Anda gosok atau tempelkan ke kulit Anda di area yang terasa sakit. Krim capsaicin (Arthricare, Zostrix) dapat membantu mencegah sinyal nyeri dengan menggunakan bahan yang ditemukan dalam cabai. Produk capsaicin dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa orang.

Patch lidocaine memberikan obat bius lokal melalui koyo yang ditempatkan pada kulit. Harap diingat, pengobatan seperti ini terkadang dapat menyebabkan iritasi kulit ringan.

Pengobatan alternatif

Beberapa terapi alternatif telah dipelajari untuk nyeri saraf diabetes, meskipun terapi tersebut belum terbukti ampuh benar obati nyeri saraf ini. Pengobatan alternatif yang bisa Anda coba untuk mengurangi sakit gejala penyakit neuropati diabetik adalah:

  • suplemen seperti asam alpha lipoic dan asetil-L-karnitin
  • biofeedback
  • meditasi
  • akupunktur
  • hipnosis

Cara mengendalikan diabetes agar tidak kena komplikasi

mendeteksi penyakit dari kaki

Kerusakan saraf diabetes dapat menyebabkan rasa sakit, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk merasakan sakit. Itulah mengapa penting untuk tetap menjaga kaki Anda tetap sehat. Cobalah teknik berikut untuk merawat kaki Anda lebih baik:

  • Periksa kaki Anda setiap hari untuk melihat luka, bengkak, dan masalah lainnya. Anda mungkin tidak akan mengetahui masalah ini sampai kaki benar-benar terinfeksi. Infeksi yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi serius hingga amputasi.
  • Cuci kaki Anda setiap hari dengan air hangat dan keringkan setelahnya. Kemudian oleskan losion supaya tetap lembap. Jangan mengoleskan losion di antara jari-jari kaki Anda. Cukup di punggung dan telapak kaki.
  • Pakai sepatu yang nyaman, lentur, pas dengan kaki Anda, dan beri ruang yang cukup untuk bergerak. Gunakan sepatu baru Anda perlahan-lahan, sehingga tidak menyakiti kaki Anda. Tanyakan kepada dokter bagaimana mendapatkan sepatu khusus jika sepatu biasa tidak cocok.
  • Selalu tutupi kaki Anda dengan sepatu, sandal, atau kaus kaki untuk melindungi kaki dan mencegah cedera.

Adakah cara untuk mencegah neuropati diabetik?

Cara terbaik untuk menghindari nyeri saraf adalah dengan mengendalikan gula darah untuk mencegah kerusakan saraf sejak dini. Ikuti saran dokter Anda untuk pola makan, olahraga, dan perawatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca