Apa Bedanya Resistensi Insulin dan Sensitivitas Insulin?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/06/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang menderita diabetes atau orang terdekat Anda menderita diabetes, mungkin Anda sudah sering mendengar mengenai resistensi insulin dan sensitivitas insulin. Dua istilah ini sangat berhubungan dengan diabetes. Apakah keduanya mempunyai cara kerja yang sama atau berbeda? Dan, mengapa berkaitan dengan diabetes? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Apa itu resistensi insulin?

Resistensi insulin adalah suatu keadaan saat sel tubuh tidak merespon hormon insulin dengan baik. Hormon insulin bertugas membantu tubuh dalam menyerap glukosa (gula), sehingga tubuh bisa membakar glukosa menjadi energi untuk dipakai atau disimpan sebagai lemak.

Bila tubuh resisten terhadap insulin, tubuh tidak bisa banyak menyerap gula yang ada dalam darah. Sehingga, kadar gula dalam darah semakin meningkat dan kemudian menyebabkan diabetes. Orang dengan resistensi insulin biasanya menghasilkan insulin lebih banyak daripada yang dibutuhkan, sehingga penyerapan glukosa tidak berjalan efektif.

Penyebab dan gejala resistensi insulin

Banyak faktor yang dapat menyebabkan Anda resisten terhadap insulin. Beberapa faktor yang memengaruhinya adalah:

  • Berat badan. Orang yang kelebihan berat badan (obesitas) biasanya lebih rentan mengalami resistensi insulin. Kadar asam lemak bebas dalam darah yang tinggi dapat menyebabkan sel-sel tidak bisa merespon insulin dengan baik. Selain itu, kelebihan lemak yang disimpan di hati dan pankreas juga membuat kerja insulin terganggu sehingga bisa menyebabkan Anda resisten terhadap insulin.
  • Pola makan dan aktivitas. Kebiasaan makan yang tinggi karbohidrat atau tinggi gula dan tinggi kalori membuat Anda lama-kelamaan bisa mengalami resistensi insulin. Ditambah lagi, dengan aktivitas yang sedikit membuat Anda lebih bisa mengembangkan kenaikan berat badan.
  • Stres kronis. Stres memicu tubuh mengalami peradangan dalam tingkat yang tinggi. Hal ini kemudian membuat kerja insulin menjadi terganggu. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa gangguan di usus akibat bakteri juga dapat menyebabkan peradangan, sehingga memperburuk resistensi insulin.

Resistensi insulin biasanya tidak menunjukkan gejala. Namun, jika resistensi insulin sudah sampai menyebabkan kadar gula darah lebih tinggi, ini dapat menyebabkan gejala, seperti kelelahan, kelaparan, dan sulit konsentrasi.

Apa itu sensitivitas insulin?

Sensitivitas insulin adalah istilah untuk menggambarkan seberapa sensitif tubuh Anda terhadap insulin. Orang yang sangat sensitif terhadap insulin membutuhkan insulin yang lebih sedikit untuk menurunkan kadar gula darah. Kebalikannya, orang dengan sensitivitas insulin rendah membutuhkan insulin yang lebih banyak agar gula darah tetap stabil. Nah, sensitivitas insulin yang rendah ini juga disebut sebagai resistensi insulin.

Baik sensitivitas insulin rendah atau tinggi, keduanya dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Sensitivitas insulin yang rendah dapat membuat tubuh lebih banyak memproduksi insulin sebagai respon agar gula darah tetap terkontrol.

Namun, kelebihan produksi insulin kemudian dihubungkan dengan kerusakan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, obesitas, osteoporosis, bahkan kanker. Sedangkan, sensitivitas insulin yang tinggi dapat meningkatkan risiko hipoglikemia (kadar gula darah sangat rendah) pada penderita diabetes tipe 1.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Memilih camilan untuk penderita diabetes tidak boleh sembarangan. Selain perlu memperhatikan kandungan nutrisinya, jumlahnya pun tidak kalah penting.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 24/04/2020 . 3 menit baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 23/04/2020 . 4 menit baca

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Diabetes, Health Centers 20/04/2020 . 4 menit baca

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers 31/03/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit kulit diabetes

5 Penyakit Kulit yang Umum Menyerang Pasien Diabetes

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 menit baca
diabetesi

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 4 menit baca
kopi filter mengurangi risiko diabetes

Kopi Filter Berpotensi Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . 4 menit baca
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 menit baca