Apa Bedanya Resistensi Insulin dan Sensitivitas Insulin?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update Januari 31, 2020
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang menderita diabetes atau orang terdekat Anda menderita diabetes, mungkin Anda sudah sering mendengar mengenai resistensi insulin dan sensitivitas insulin. Dua istilah ini sangat berhubungan dengan diabetes. Apakah keduanya mempunyai cara kerja yang sama atau berbeda? Dan, mengapa berkaitan dengan diabetes? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Apa itu resistensi insulin?

Resistensi insulin adalah suatu keadaan saat sel tubuh tidak merespon hormon insulin dengan baik. Hormon insulin bertugas membantu tubuh dalam menyerap glukosa (gula), sehingga tubuh bisa membakar glukosa menjadi energi untuk dipakai atau disimpan sebagai lemak.

Bila tubuh resisten terhadap insulin, tubuh tidak bisa banyak menyerap gula yang ada dalam darah. Sehingga, kadar gula dalam darah semakin meningkat dan kemudian menyebabkan diabetes. Orang dengan resistensi insulin biasanya menghasilkan insulin lebih banyak daripada yang dibutuhkan, sehingga penyerapan glukosa tidak berjalan efektif.

Penyebab dan gejala resistensi insulin

Banyak faktor yang dapat menyebabkan Anda resisten terhadap insulin. Beberapa faktor yang memengaruhinya adalah:

  • Berat badan. Orang yang kelebihan berat badan (obesitas) biasanya lebih rentan mengalami resistensi insulin. Kadar asam lemak bebas dalam darah yang tinggi dapat menyebabkan sel-sel tidak bisa merespon insulin dengan baik. Selain itu, kelebihan lemak yang disimpan di hati dan pankreas juga membuat kerja insulin terganggu sehingga bisa menyebabkan Anda resisten terhadap insulin.
  • Pola makan dan aktivitas. Kebiasaan makan yang tinggi karbohidrat atau tinggi gula dan tinggi kalori membuat Anda lama-kelamaan bisa mengalami resistensi insulin. Ditambah lagi, dengan aktivitas yang sedikit membuat Anda lebih bisa mengembangkan kenaikan berat badan.
  • Stres kronis. Stres memicu tubuh mengalami peradangan dalam tingkat yang tinggi. Hal ini kemudian membuat kerja insulin menjadi terganggu. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa gangguan di usus akibat bakteri juga dapat menyebabkan peradangan, sehingga memperburuk resistensi insulin.

Resistensi insulin biasanya tidak menunjukkan gejala. Namun, jika resistensi insulin sudah sampai menyebabkan kadar gula darah lebih tinggi, ini dapat menyebabkan gejala, seperti kelelahan, kelaparan, dan sulit konsentrasi.

Apa itu sensitivitas insulin?

Sensitivitas insulin adalah istilah untuk menggambarkan seberapa sensitif tubuh Anda terhadap insulin. Orang yang sangat sensitif terhadap insulin membutuhkan insulin yang lebih sedikit untuk menurunkan kadar gula darah. Kebalikannya, orang dengan sensitivitas insulin rendah membutuhkan insulin yang lebih banyak agar gula darah tetap stabil. Nah, sensitivitas insulin yang rendah ini juga disebut sebagai resistensi insulin.

Baik sensitivitas insulin rendah atau tinggi, keduanya dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Sensitivitas insulin yang rendah dapat membuat tubuh lebih banyak memproduksi insulin sebagai respon agar gula darah tetap terkontrol.

Namun, kelebihan produksi insulin kemudian dihubungkan dengan kerusakan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, obesitas, osteoporosis, bahkan kanker. Sedangkan, sensitivitas insulin yang tinggi dapat meningkatkan risiko hipoglikemia (kadar gula darah sangat rendah) pada penderita diabetes tipe 1.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makan untuk Orang yang Punya Riwayat Diabetes

Risiko diabetes pada orang dengan riwayat keluarga akan meningkat sehingga perlu upaya untuk mencegah diabetes dengan menjaga dan memilih makanan sehat.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Diabetes, Health Centers April 23, 2020

Apakah Neuropati pada Diabetesi Bisa Disembuhkan?

Meski belum ada pengobatan untuk menyembuhkan neuropati diabetik, pengidap diabetes dapat meringankan gejala dan menghambatnya menjadi lebih parah.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Diabetes, Health Centers April 20, 2020

Pemanis Buatan dan Karbohidrat Ternyata Memengaruhi Sensitivitas Insulin

Ternyata perpaduan pemanis buatan dan karbohidrat dapat menjadi pengaruhi tingkat sensitivitas insulin seseorang. Seperti apa penjelasannya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Diabetes, Health Centers Maret 31, 2020

Bagaimana Strip Test Gula Darah Bisa Mengetahui Kadar Gula Kita?

Penderita diabetes pasti sudah tidak asing dengan alat tes gula darah. Namun, tahukan Anda bagaimana sebuah strip bisa memberikan informasi sepenting itu?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Rena Widyawinata
Hidup Sehat, Fakta Unik Maret 27, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal tayang April 30, 2020
Kopi Filter Berpotensi Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Kopi Filter Berpotensi Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang April 29, 2020
6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang April 26, 2020
Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Apa Saja Camilan yang Boleh Dimakan Penderita Diabetes dalam Sehari?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal tayang April 24, 2020