Kenapa Kulit Bisa Kering dan Kehilangan Kelembapan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kehilangan kelembapan kulit adalah salah satu penyebab yang dapat memicu penuaan kulit. Meski tidak secara langsung mengubah kondisi kulit, tapi berkurangnya kelembapan akan menampilkan garis-garis halus dan keriput, dan membuat seseorang tampak lebih tua.

Mengapa kulit bisa mengalami hal ini? Bagaimana cara mencegahnya?

Penyebab hilangnya kelembapan kulit

Hilangnya kelembapan kulit bisa disebabkan oleh bertambahnya usia dan kulit dehidrasi.

Seiring bertambahnya usia, fungsi kelenjar kulit menurun sehingga menghasilkan kadar lipid alami yang lebih rendah.

Selain itu, tingkat ceramide (senyawa alami yang ada di lapisan luar kulit) juga berkurang seiring bertambahnya usia. Hal ini memengaruhi kapasitas pengikatan air pada lapisan kulit.

Kulit juga menjadi lebih rentan terhadap cedera dari zat kimia dan sulit untuk sembuh, sehingga menyebabkan kelembapan kulit hilang lebih banyak daripada kulit yang sehat.

Kulit yang mengalami dehidrasi berarti kekurangan kadar air. Kulit dehidrasi menganggu fungsi kulit normal, sehingga menghasilkan sel-sel kulit yang tidak merata dan menumpuk di permukaan kulit, dan tampak kasar dan kusam.

Kelembapan kulit juga lah yang mempertahankan elastisitas stratum korneum (lapisan atas sel kulit), terbuat dari sel kulit mati. Sel ini mengambil air dari faktor pelembap alami, asam amino, dan molekul yang menyerap air dari udara dan menguncinya di dalam sel.

Dalam iklim yang kering, sel-sel ini membuat lebih banyak pelembap alami untuk tetap melembapkan kulit. Namun, jika lapisan ini mengering, kulit menjadi kencang dan rentan menjadi pecah-pecah.

Selain itu, kulit dehidrasi dapat menyebabkan kulit menjadi gatal, warna kulit yang tidak merata, lingkar bawah mata yang lebih gelap, mata cekung, dan munculnya garis-garis harus atau kerutan di wajah.

Perbedaan kulit dehidrasi dan kulit kering

Kulit yang mengalami dehidrasi bisa tampak kering, tetapi bukan berarti memiliki jenis kulit kering. Kulit dehidrasi dan kulit kering adalah dua hal yang berbeda.

Kulit dehidrasi adalah kulit kekurangan air, sementara kulit kering tidak memiliki minyak alami (sebum). Ketika Anda memiliki kulit kering, kelenjar sebasea (kelenjar minyak) tidak menghasilkan minyak alami yang cukup.

Selain itu, kulit kering adalah salah satu jenis kulit, sementara dehidrasi adalah suatu kondisi kulit. Kulit kering juga bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan yang mendasarinya, seperti hipotiroidisme.

Jenis kulit dibedakan menjadi kulit normal, kering, kombinasi, dan berminyak. Anda biasanya lahir dengan satu jenis kulit, tapi ini dapat berubah seiring dengan bertambahnya usia dan pergantian musim.

Kulit Anda biasanya membutuhkan bantuan dengan menambahkan hidrasi melalui krim untuk melindungi dari kehilangan kelembapan lebih lanjut.

Tips menjaga kelembapan kulit

Kelembapan kulit bisa tetap terjaga dengan  baik jika Anda mengatur pola hidup lebih sehat dan memerhatikan kesehatan kulit Anda.

Mengisi hidrasi tubuh dengan banyak minum air adalah cara untuk mencegah terjadinya dehidrasi kulit dan kehilangan kelembapan kulit. Anda bisa mulai dengan minum delapan gelas air per hari.

Tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas Anda, Anda mungkin perlu minum lebih banyak dari ini. Tanyakan pada dokter berapa jumlah yang tepat untuk Anda.

Penting juga untuk tidak minum terlalu banyak air, karena ini dapat menyebabkan hilangnya mineral. Makan sayuran dan buah-buahan yang kaya air juga dapat membantu meningkatkan asupan Anda.

Anda juga dapat menjaga kelembapan kulit dengan melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup berikut ini:

  • Batasi minum alkohol
  • Batasi minum kopi dan sumber kafein lainnya
  • Berhenti merokok
  • Olahraga teratur
  • Isi ulang cairan tubuh setelah olahraga
  • Tidur dan istirahat yang cukup
  • Konsumsi sumber makanan nabati lebih banyak, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.

Hilangnya kelembapan kulit dapat membuat kulit menjadi kering. Untuk menghindari hal ini, Anda juga bisa mengoleskan pelembap kulit yang cocok untuk kulit Anda.

Pelembap kulit bisa ditemukan dalam bentuk krim atau lotion. Pilihlah krim yang sesuai dengan jenis kulit Anda dan berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Skincare yang Hydrating dan Moisturizing untuk Kulit Anda?

Seringkali Anda menyamakan arti dari hydrating dan juga moisturizing. Agar tidak salah lagi, kenali perbedaan produk skincara hydrating dan moisturizing!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 8 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Meskipun kulit aman dari polusi, faktor lainnya di rumah bisa memicu masalah kulit. Ini sederet tips merawat kulit saat karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 27 April 2020 . Waktu baca 6 menit

5 Cara Mengatasi Sela-sela Jari Tangan yang Kering

Terutama untuk Anda yang bekerja pada ruangan ber-AC, mengatasi kulit kering pada sela-sela jari bisa dilakukan dengan lima langkah mudah.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 14 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Tanaman Mugwort untuk Kesehatan Kulit

Mugwort mengandung vitamin serta senyawa antioksidan dan antiradang sehingga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Apa saja manfaat tersebut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 17 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Penyebab dan pemicu penyakit psoriasis

Penyebab Psoriasis dan Faktor-Faktor Risiko yang Perlu Dihindari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab mengatasi kulit mengelupas

5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
memilih kosmetik untuk kulit sensitif

Tips Memilih Kosmetik yang Aman bagi Kulit Sensitif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 4 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 1 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit