Manfaat Minyak Zaitun untuk Wajah dan Kulit Tubuh

    Manfaat Minyak Zaitun untuk Wajah dan Kulit Tubuh

    Minyak zaitun punya banyak manfaat untuk tubuh, mulai dari jantung, hingga kulit. Lantas, apa saja manfaat minyak zaitun untuk wajah dan kulit tubuh?

    Manfaat minyak zaitun untuk wajah

    Manfaat minyak zaitun atau olive oil tentu berasal dari kandungan gizinya. Sebagai makanan kaya lemak baik, bahan ini sering digunakan untuk melembapkan kulit.

    Minyak zaitun juga merupakan sumber polifenol atau senyawa khas tanaman dan bersifat antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas.

    Minyak zaitun juga mengandung vitamin E, vitamin B kompleks, dan omega-3 dan omega-6 yang baik untuk kesehatan tubuh.

    Berikut manfaat perawatan kulit menggunakan minyak zaitun.

    1. Menghapus riasan di wajah

    Manfaat minyak zaitun untuk wajah untuk menghapus make up

    Salah satu manfaat minyak zaitun untuk wajah yaitu untuk menghapus makeup. Minyak lebih kuat mengangkat kotoran daripada pembersih berbahan air.

    Pembersih berbahan minyak seperti minyak zaitun juga bisa membersihkan riasan tahan air (waterproof).

    Anda bisa menggunakan minyak zaitun murni sehabis memakai makeup sehari-hari dengan cara dioleskan dan dipijat lembut di wajah.

    Setelah itu, bilas dengan handuk yang direndam air hangat. Lanjutkan dengan mencuci muka dengan sabun wajah.

    2. Melembapkan kulit

    Tahukah Anda, minyak zaitun punya sifat yang meningkatkan kelembapan kulit wajah?

    Kandungan vitamin E pada minyak ini merangsang produksi minyak alami kulit atau sebum.

    Meski demikian, ada pula penelitian yang menemukan bila bahan ini justru merusak skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Hal ini justru bisa meningkatkan risiko dermatitis.

    Bila Anda ingin mendapatkan manfaat ini, sebaiknya produk pelembap wajah dengan kandungan minyak zaitun, bukan minyak zaitun biasa yang belum dilarutkan.

    Hindari pula mengoleskannya pada kulit kering dan mengelupas.

    Anda bisa menggunakannya dengan mencampurnya dengan garam laut saat mandi di bak air hangat.

    3. Memperlambat tanda penuaan kulit

    Penuaan kulit tidak bisa dihindari, tetapi bisa diperlambat.

    Nah, manfaat minyak zaitun untuk kecantikan kaya akan beberapa senyawa beberapa antioksidan, seperti tokoferol, beta-karoten, lutein, dan squalene.

    Sebagai antioksidan, ketiganya membantu melindungi kulit dari paparan bebas penyebab penuaan, seperti sinar matahari dan polusi.

    Untuk mendapatkan efek antioksidan yang maksimal, pastikan Anda menggunakan minyak zaitun murni atau extra virgin coconut oil (EVOO).

    Dengan proses seminimal mungkin, kandungan yang bersifat antioksidan pun tetap terjaga.

    4. Mengurangi risiko kanker kulit

    Khasiat minyak zaitun untuk wajah ini juga berasal dari sifat antioksidannya.

    Mengutip studi terbitan International Journal of Molecular Sciences (2021), minyak zaitun mengandung senyawa antioksidan bernama oleacin.

    Senyawa ini bisa menghambat pertumbuhan, penggandaan, dan penyebaran sel kanker kulit.

    Meski begitu, Anda perlu ingat bahwa potensi manfaat ini baru diuji pada sel kanker di laboratorium, bukan dengan cara mengoleskannya ke kulit pasien kanker.

    5. Mempercepat penyembuhan luka

    Manfaat olive oil untuk wajah ternyata membantu proses penyembuhan luka.

    Mengutip studi terbitan Dermatology Research and Practice (2021), manfaat olive oil yang satu ini berasal dari berbagai sifat yang dimiliki, yaitu antioksidan, antibakteri, antiradang, dan antivirus.

    Berbagai sifat ini bisa mempermudah perbaikan jaringan yang rusak sehingga mempercepat proses penyembuhan kulit.

    Studi ini juga menyebutkan bahwa sifat-sifat di atas berasal dari senyawa fenolik, di antaranya oleuropein, squalene, dan beta-karoten.

    6. Mencegah puting sakit saat menyusui

    Nyeri puting saat menyusui biasanya timbul akibat radang dan kulit pecah-pecah. Hal ini bahkan bisa membuat ibu berhenti menyusui.

    Penelitian terbitan Worldviews On Evidence-Based Nursing (2015) menemukan bahwa minyak zaitun bisa mencegah kulit pecah-pecah pada puting ibu menyusui.

    Olive oil mengandung molekul yang bereaksi dengan oksigen, lalu membentuk lapisan tipis pada permukaan puting.

    Minyak ini pun merangsang sel-sel lapisan kulit terluar sehingga kulit puting pun lebih menebal. Beberapa cara kerja inilah yang memberikan perlindungan sehingga puting tidak pecah-pecah.

    Perlu diingat, manfaat ini hanya didapat bila Anda menggunakan minyak zaitun EVOO. Studi ini menganjurkan untuk mengoleskan tiga tetes minyak pada setiap sisi puting setelah menyusui.

    7. Mengurangi ketombe

    Selain untuk wajah, manfaat minyak zaitun berpotensi mengurangi ketombe.

    Pasalnya, manfaat minyak zaitun untuk rambut ini memiliki beberapa senyawa yang bersifat antijamur.

    Peneliti menduga bahwa manfaat ini berasal dari kemampuan minyak untuk memberikan lapisan pelindung. Jadi, jamur sulit menembus kulit kepala.

    Perlu diketahui, ketombe umumnya disebabkan oleh jamur Malassezia. Meski begitu, berbagai studi ini tidak langsung melakukan uji coba langsung pada jamur Malassezia.

    Penting Anda ingat, sebelum pakai minyak zaitun, lakukan tes alergi sederhana.

    Cek alergi minyak zaitun

    1. Oleskan minyak ke lengan atas atau siku dalam dua kali sehari selama 7 – 10 hari.
    2. Biarkan minyak menempel di kulit selama mungkin.
    3. Hentikan pemakaian dan segera bilas kulit bila Anda menemukan gejala alergi, seperti kemerahan, gatal, dan bengkak.

    Ada berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan. Meski begitu, tetap ada efek samping minyak zaitun yang mungkin terjadi, seperti alergi kulit.

    Bagi pemilik kulit sensitif, berhati-hatilah menggunakan minyak ini agar mengurangi risiko efek sampingnya.

    Bila kondisi kulit tak kunjung membaik meski sudah memakai bahan ini, segera ke dokter untuk mendapatkan produk skincare dan perawatan yang cocok untuk Anda.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Patricia Lukas Goentoro

    General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


    Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 25/10/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan