home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kulit Kering Akibat Sabun Cuci Piring, Bagaimana Mengatasinya?

Kulit Kering Akibat Sabun Cuci Piring, Bagaimana Mengatasinya?

Anda yang sering cuci piring pasti sudah tidak asing lagi dengan masalah kulit tangan kering dan kasar, bahkan merah teriritasi. Lantas jika sudah terlanjur demikian, apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi kulit kering akibat sabun cuci piring?

Sabun cuci piring bikin kulit kering

Kulit kering dan iritasi pada kulit setelah cuci piring disebabkan oleh paparan zat kimia yang terkandung dalam sabun cuci. Zat kimia sabun yang keras dan tentunya tidak untuk dikenakan ke kulit akan menyebabkan peradangan.

Peradangan ini disebut dengan istilah dermatitis atopik (eksim). Masalah kulit tersebut bisa semakin diperparah dengan gesekan antara kulit dan spons cuci piring.sabun

Bila kulit terus-menerus terpapar dengan bahan iritan tersebut, lama-kelamaan kulit akan menjadi kering, kemerahan dan mengalami penebalan.

Saat masih terus melakukan cuci piring dengan sabun cuci piring yang sama, kulit dapat retak dan menjadi pecah-pecah. Kulit bisa terasa gatal dan perih bahkan jika Anda tidak habis mencuci piring.

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kulit kering akibat cuci piring?

Bila telanjur kulit menjadi kering dan teriritasi akibat sabun cuci piring, beberapa tips di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mengatasinya.

  • Cuci piring pakai sarung tangan karet agar kulit tidak bersentuhan langsung dengan sabun cuci piring dan sponsnya.
  • Untuk meredakan rasa nyeri dan tidak nyaman, kompres dingin pada daerah kulit yang iritasi sebelum anda menggunakan krim pelembap
  • Krim kortikosteroid yang dijual bebas di apotek atau toko obat bisa Anda gunaan untuk meredakan iritasi kulit. Misalnya krim desonide 0,05 % yang dioleskan 2 kali sehari pada tangan yang iritasi dan kering. Jangan gunakan lebih dari 2 minggu. Pastikan pula krim kortikosteroid tidak terkena mata saat mengoleskannya.
  • Gunakan pelembap kulit untuk menjaga kesehatannya. Namun, pakai dulu krim steroid baru lapisi dengan menggunakan krim pelembap tangan.

Cara mencegahnya

Sering cuci piring bisa membuat kulit kering, tapi tidak perlu khawatir. Coba ikuti tips di bawah ini untuk mencegah kulit kering agar Anda dapat mencuci piring dengan tenang.

  • Pakai sarung tangan karet lateks setiap kali cuci piring. Jika Anda punya alergi lateks, gunakan sarung tangan karet yang non-lateks.
  • Setelah selesai mencuci piring, segera mencuci tangan dengan benar hingga bersih dan oleskan krim pelembap tangan agar kulit Anda tetap lembap.
  • Cuci tangan secukupnya. Jangan berulang kali mencuci tangan secara berlebihan karena hanya akan membuat kulit menjadi semakin kering.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh dr. Ivena Diperbarui 25/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x