Penyebab Munculnya Selulit dan Cara Menghilangkannya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah pernah melihat penampakan selulit, atau bahkan memilikinya di paha, bokong, atau lengan. Tapi apakah Anda benar-benar tahu apa itu selulit?

Banyak orang menyangka bahwa selulit adalah timbunan lemak. Ada juga yang bilang bahwa selulit terdiri dari racun dan kelebihan air yang terperangkap di bawah kulit. Namun, yang benar, selulit adalah suatu kondisi yang memengaruhi penampilan kulit di area dengan timbunan lemak (paling jelas di bokong dan paha), yang membuat kulit tampak berlesung dan bergelombang.

Penyebab selulit bukanlah lemak

Lemak sebenarnya tidak bertanggung jawab terhadap tampilan selulit yang kental bergelombang. Dalam beberapa situasi, lemak sebetulnya bisa menjadi hal yang memperindah tubuh. Bahkan, lemak wajah adalah yang membuat Anda memiliki pipi kencang nan ranum yang Anda lihat pada anak muda. Ahli bedah plastik bahkan mematok biaya yang tinggi untuk menyuntikkan lemak ke dalam area wajah dan tubuh seorang pasien. Bahkan, suntikan lemak terkadang digunakan sebagai pengobatan untuk memperbaiki penampilan selulit.

Jadi, apa yang membuat selulit berbeda dari lemak “normal?” Struktur kulit di atasnya dan struktur jaringan ikat di bawahnyalah yang menentukan apakah area tersebut memiliki penampilan yang halus, atau bergelombang alias selulit.

Kenapa hampir semua wanita punya selulit sedangkan pria justru jarang?

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa pria jarang memiliki selulit, bahkan ketika pria tersebut bertubuh gemuk? Atau mengapa anak kecil yang gemuk tidak memiliki selulit? Namun pada wanita, bahkan yang bertubuh sangat langsing pun biasanya memiliki selulit?

Meskipun selulit cenderung akan memburuk dengan semakin banyaknya jumlah lemak yang terdapat di area tubuh tertentu, selulit dapat memengaruhi bahkan wanita yang paling kurus sekalipun. Alasannya adalah bahwa meski timbunan lemak memang memperburuk kondisi tersebut, lemak itu sendiri bukanlah penyebab utamanya.

Di bawah kulit, terletak lapisan jaringan ikat fibrosa yang berfungsi untuk melekatkan kulit pada otot di bawahnya. Pada kebanyakan pria, jaringan ikat ini diatur secara menyilang atau diagonal, dalam pola yang halus dan bersinambungan.

Jaringan ikat wanita adalah cerita yang lain lagi; jaringan ini diatur secara vertikal (tegak lurus terhadap kulit). Oleh karena itu, sabuk-sabuk serat (yang disebut septa) menambatkan kulit ke jaringan di bawahnya pada titik-titik tertentu, yang pada akhirnya menciptakan “ruang lemak” terpisah untuk mendesak pada kulit sementara sabuk serat menarik kulit ke bawah.

Perbedaan pada pengaturan jaringan ikat ini (ditambah dengan fakta bahwa pria biasanya memiliki kulit yang lebih tebal daripada wanita) menjelaskan mengapa jauh lebih sedikit pria yang memiliki selulit daripada wanita.

Semakin tua usia, semakin memburuk selulit kita

Ketika kita muda, jaringan ikat kita kenyal dan elastis, meregang, dan menyesuaikan dengan kulit sehingga semuanya tetap halus. Kemudian terjadilah pubertas, dan hormon mengacaukan jaringan ikat, membuatnya lebih kaku dan kurang elastis. Pada saat yang sama, sel-sel lemak kita cenderung untuk membentang di area tertentu, mendesak keluar pada kulit.

Seiring serat-serat jaringan ikat menyusut dan menjadi kaku dengan usia, mereka semakin menarik turun kulit. Pada saat yang sama, simpanan lemak yang meningkat ini mendesak keluar di area di sekitarnya. Gabungkan dua kejadian ini bersama, dan hasilnya adalah permukaan kulit yang bergelombang dan terlihat tidak menarik.

Seiring dengan bertambahnya usia, lapisan luar kulit melemah, menipis, dan kehilangan elastisitasnya. Gravitasi berpengaruh secara negatif, dan kulit mulai kendur. Oleh karena septa jaringan ikat tetap utuh dan sering kali menyusut dan menegang lebih lanjut seiring waktu, penampilan selulit terus memburuk seiring bertambahnya usia.

Faktor lain yang memperparah dalam perkembangan selulit adalah berat badan yang naik turun. Siklus peningkatan dan penurunan berat badan yang berulang akan merusak elastisitas kulit lebih lanjut, membuat selulit lebih jelas terlihat.

Cara menghilangkan dan menyamarkan penampakan selulit

Anda dapat memperbaiki (bukan menghilangkan sepenuhnya) tampilan selulit dengan menjalani gaya hidup sehat. Ini berarti menjaga hidrasi, tidak merokok, dan menjalani diet dan program olahraga yang masuk akal.

Kombinasi dari diet dan olahraga yang tepat akan mengurangi lapisan lemak di bawah kulit, membuat selulit menjadi tidak begitu terlihat. Pola makan tepat juga dapat membuat kulit dan jaringan ikat tetap kuat, sehat, dan lebih kenyal. Selain itu, tetap menjaga hidrasi dan makan dengan benar akan membantu mencegah retensi cairan (yang memperburuk selulit).

Olahraga bisa membantu selulit dalam banyak cara. Tidak hanya membantu menjaga kadar lemak tetap rendah, olahraga juga meningkatkan sirkulasi darah dan bentuk otot di area yang rentan selulit. Peningkatan sirkulasi darah akan menjaga kesehatan kulit dan jaringan ikat, serta membantu mengeliminasi sampah dan retensi cairan yang berlebih.

Selulit tidak dapat dihilangkan sepenuhnya

Anda dapat menjalani diet dan program olahraga terbaik di dunia, dan tetap berakhir dengan selulit. Ini karena kemunculan selulit, tingkat keparahan, dan lokasi kemunculannya, sebagian besar dipengaruhi oleh hormon dan faktor keturunan.

Meskipun ada beberapa pengobatan dan prosedur yang agak dapat memperbaiki tampilan selulit, tidak ada “penyembuh” untuk selulit. Bahkan, kebanyakan obat selulit tidak lebih dari sekadar plasebo alias obat kosong belaka. Namun seperti telah disebutkan di atas, selulit masih bisa disamarkan sehingga tidak terlalu tampak. Berbagai ramuan alami berikut ini juga bisa Anda coba untuk memperhalus penampakan selulit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Artikel dari ahli Morteza Tafakory

Penyebab Munculnya Selulit dan Cara Menghilangkannya

Banyak yang menyangka penyebab selulit adalah tumpukan lemak di tubuh, namun ini ternyata kurang tepat. Lalu, bagaimana cara menghilangkan selulit?

Ditulis oleh: Morteza Tafakory
cara menghilangkan selulit

Gerakan Ampuh untuk Menghilangkan Nyeri di 10 Bagian Tubuh

Melakukan suatu aktivitas mungkin dapat menimbulkan rasa nyeri pada bagian tubuh. Simak gerakan menghilangkan nyeri yang bisa membantu Anda berikut ini.

Ditulis oleh: Morteza Tafakory
gerakan untuk menghilangkan nyeri tubuh

5 Langkah Membuat Tubuh Lebih Fleksibel dan Lentur

Sering mengalami nyeri otot atau merasa gerak tubuh kurang gesit? Mungkin Anda harus membuat tubuh lebih fleksibel. Bagaimana caranya? Cari tahu di sini.

Ditulis oleh: Morteza Tafakory
cara membuat tubuh lebih fleksibel lentur

Yang juga perlu Anda baca

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Banyak orang menjalani suntik vitamin C dan memakai produk berbahan vitamin C untuk memutihkan kulit. Tapi apa benar vitamin C bisa mencerahkan kulit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Kecantikan 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Segudang Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut dan Cara Memakainya

Manfaat minyak zaitun untuk rambut bukan hanya membuatnya berkilau, tapi juga bisa mengurangi ketombe. Bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Selain Catokan, Inilah Ragam Jenis Cara Meluruskan Rambut

Catokan kerap menjadi kewajiban yang rutin dilakukan. Bagaimana cara meluruskan rambut yang baik agar rambut tetap sehat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 24 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

krim muka dari dokter bikin ketagihan

Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
mencegah batu empedu

Terapkan 4 Kebiasaan Ini untuk Mencegah Batu Empedu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 4 menit
kedutan mata kiri atas

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi kulit siku kering

Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit