home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bukannya Hilang, Selulit Makin Parah Setelah Olahraga, Kok Bisa?

Bukannya Hilang, Selulit Makin Parah Setelah Olahraga, Kok Bisa?

Memiliki tubuh yang ideal adalah keinginan banyak orang. Sayangnya, keinginan tersebut lenyap ketika Anda bercermin; selulit menghiasi bokong, paha, dan juga lengan Anda. Permukaan kulit yang bergelombang ini tentu membuat Anda gemas untuk menghilangkannya. Nah, salah satu cara yang efektif untuk mengusir selulit adalah olahraga rutin. Namun setelah Anda berolahraga, justru selulit makin parah.

Bagaimana bisa hal tersebut terjadi? Jangan cemas, simak ulasan berikut supaya Anda bisa mengusir selulit dengan benar.

Kenapa olahraga malah membuat selulit makin parah?

Selulit adalah permukaan kulit bergelombang atau berkerut yang sering muncul pada bokong, paha, dan juga lengan. Kondisi ini mungkin cukup mengganggu bagi sebagian orang. Tenang saja, ada banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk menghilangkan selulit.

Cara mudahnya yaitu mengurangi makanan berlemak dan tinggi karbohidrat dan menambah asupan sayur dan buah. Sedangkan cara yang cukup menantang tapi efektif yaitu berolahraga, seperti latihan angkat beban atau kardio. Keduanya terbukti bisa menyingkirkan selulit karena berat badan menjadi turun dan sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Maka, penyimpanan lemak di permukaan kulit lebih terkendali.

Sayangnya, ada beberapa orang yang tidak mendapatkan manfaat tersebut. Mereka malah mengeluh karena selulit makin parah setelah olahraga. Bagaimana bisa, ya?

Jawabannya ada pada penelitian yang dilakukan oleh Dr. Wayne Wescott, seperti dilansir dari Live Strong. Wescott menjelaskan bahwa olahraga seperti angkat beban atau latihan kardio bisa mengurangi munculnya selulit. Ketika selulit menjadi lebih buruk setelah berolahraga, kemungkinan ada faktor lain yang terjadi selama Anda melakukan aktivitas tersebut, yaitu dehidrasi.

penyebab dehidrasi

Kenapa dehidrasi saat olahraga bisa bikin selulit tambah parah?

Selulit awalnya terbentuk dari jaringan ikat fibrosa yang menghubungkan kulit ke otot di bawahnya menjadi tertarik ke bawah. Sel-sel lemak yang menumpuk di antara kulit dan struktur yang lebih dalam inilah yang menyebabkan adanya dorongan pada jaringan ikat fibrosa, hingga akhirnya selulit terlihat di permukaan kulit.

Saat Anda berolahraga, cairan yang ada ada tubuh akan terus berkurang. Jika cairan tubuh tidak tergantikan, suhu tubuh semakin meningkat. Padahal, salah satu fungsi air dalam tubuh adalah menjaga keseimbangan suhu tubuh. Lambat laun, jika Anda tidak segera mengganti cairan tubuh yang hilang tersebut, risiko dehidrasi menjadi sangat besar.

Saat dehidrasi terjadi, sel-sel lemak di kulit naik ke atas permukaan kulit. Inilah sebabnya muncul kulit bergelombang atau kulit mengkerut. Bila Anda memiliki selulit dan mengalami dehidrasi setelah berolahraga, maka tidak aneh kondisi tersebut membuat selulit makin parah.

Jadi harus bagaimana?

Untuk menghilangkan selulit dengan olahraga tanpa risiko dehidrasi, itu artinya Anda harus sering minum air. Selalu sempatkan diri untuk istirahat dan minum air, baik sebelum, selama, atau sesudah olahraga. Bawalah air minum cadangan agar Anda tidak kekurangan cairan, apalagi jika Anda melakukan olahraga di luar ruangan saat cuaca panas.

Selain minum air, Anda juga bisa mengganti kebutuhan cairan Anda dari buah-buahan. Sempatkanlah untuk makan buah-buahan di sela waktu istirahat. Selain segar, makan buah juga bisa membuat Anda memiliki cadangan energi dan tetap bugar setelah olahraga.

Penting untuk mengetahui apa saja tanda-tanda bila tubuh Anda kekurangan cairan. Muncul rasa lelah, denyut nadi tinggi, dan ada bagian tubuh yang terasa kram, bisa menjadi gejala dehidrasi. Bila Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera penuhi kebutuhan cairan Anda dan berteduhlah di tempat yang sejuk.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Cellulite, Can I Work it Off? https://www.webmd.com/fitness-exercise/features/are-there-exercises-to-get-rid-of-cellulite. Diakses pada 18 April 2018.

Do Workouts Make Cellulite Worse at First? https://www.livestrong.com/article/314469-does-walking-get-rid-of-cellulite/. Diakses pada 18 April 2018.

Do Workouts Make Cellulite Worse at First? https://www.livestrong.com/article/319812-do-workouts-make-cellulite-worse-at-first/. Diakses pada 18 April 2018.

Signs of Dehydration: Workouts and Hydration. https://www.shape.com/blogs/shape-your-life/3-signs-youre-dehydrated-during-workout. Diakses pada 18 April 2018.

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 16/10/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x