Apa Penyebab Bisul dan Bagaimana Cara Mengobatinya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bisul adalah infeksi kulit yang menyerang folikel rambut atau kelenjar minyak di bawah kulit. Mulanya, bisul tampak seperti ruam kemerahan di kulit yang terasa sakit saat disentuh. Lama kelamaan, kemerahan di kulit itu akan membentuk benjolan keras, terisi penuh oleh nanah dan kembali melunak saat disentuh. Benjolan kadang bisa menjadi sebesar bola ping-pong.

Bisul sering muncul di badan atau punggung, leher, ketiak, bokong, atau selangkangan. Tapi bisulan dapat Anda alami di mana saja di seluruh daerah kulit berambut yang rentan berkeringat atau mengalami gesekan.

Apa penyebab bisul?

Penyebab utama bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus yang hidup di kulit, di dalam hidung, dan tenggorokan. Kulit merupakan bagian penting dari pertahanan kekebalan tubuh manusia terhadap materi asing dan kuman penyebab penyakit. Oleh karena itu, kulit yang rusak, seperti tergores atau tertusuk, dapat menjadi gerbang bagi bakteri masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi kulit di sekitarnya.

Beberapa bisul juga dapat disebabkan oleh infeksi dari rambut yang tumbuh ke dalam. Kulit yang terinfeksi mengacaukan kerja sistem imun tubuh sehingga lokasi luka jadi bernanah.

Siapapun bisa bisulan. Namun, orang-orang dengan penyakit tertentu atau yang mengonsumsi obat tertentu yang melemahkan sistem kekebalan tubuh lebih rentan untuk menderita bisulan. Penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh termasuk diabetes atau gagal ginjal. Jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah misalnya karena usia tua atau HIV, Anda juga rentan bisulan.

BACA JUGA: Bagaimana HIV Mempengaruhi Kulit Anda

Sejumlah penyakit kulit yang merusak lapisan pelindung kulit, seperti jerawat dan eksim membuat Anda lebih mudah bisulan. Bisul dapat menular melalui kontak langsung antara kulit sehat dengan nanah jika Anda tinggal dan/atau saling meminjam barang pribadi dengan seseorang yang bisulan.

Cara mengobati bisul: jangan dipencet!

Bisul yang “matang” pada umumnya bisa pecah dengan sendirinya dalam 1-2 minggu, ditandai dengan nanah yang mengalir keluar dari kepala bisul. Untuk mempercepat proses penyembuhan bisul, Anda dapat melakukan pengobatan rumahan di bawah ini:

  • Kompres air hangat. Lakukan selama 10 menit, beberapa kali dalam sehari. Kompres air hangat dapat mengurangi rasa sakit dan memancing nanah naik ke permukaan. Bisul dapat pecah dengan sendirinya setelah beberapa kali kompresan rutin. Setelah menyentuh bisul, selalu cuci tangan Anda dengan sabun.
  • Cuci dengan sabun antibakteri. Ketika bisul mulai kering, cuci dengan sabun antibakteri sampai semua nanah terkuras habis dan lap dengan alkohol. Oleskan salep antibiotik dan tutup luka dengan perban. Rutin cuci luka bisul dan ganti perban dua sampai tiga kali sehari.

BACA JUGA: 4 Jenis Vitamin yang Baik untuk Kulit Anda

Bisul jangan dipencet. Memencet bisul dapat meningkatkan risiko penyebaran infeksi. Bila terlanjur menyebar, bisulan dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Satu contohnya termasuk selulitis, jenis infeksi bakteri serius pada kulit. Infeksi juga bisa masuk ke dalam aliran darah dan memicu keracunan darah (sepsis) yang berpotensi menyebabkan infeksi pada organ-organ dalam tubuh, misalnya jantung (endocarditis) bahkan hingga ke tulang (osteomielitis).

Kapan bisul perlu diperiksakan ke dokter?

Bisulan jarang membutuhkan penanganan medis oleh dokter. Tapi kunjungi dokter jika bisul timbul lebih dari satu di waktu yang bersamaan, atau jika muncul salah satu atau lebih gejala di bawah ini:

  • Muncul di wajah
  • Timbul demam dan menggigil
  • Diameter lebih dari 5 cm
  • Tidak sembuh dalam dua minggu (tidak kunjung pecah setelah pengobatan sendiri)
  • Kelenjar getah bening Anda membengkak
  • Timbul garis-garis atau kemerahan di kulit sehat sekitar bisul
  • Rasa sakitnya semakin parah atau sangat menyakitkan
  • Anda memiliki murmur jantung, diabetes, masalah dengan sistem kekebalan tubuh, atau menggunakan obat-obatan yang melemahkan imun tubuh (misalnya kortikosteroid atau kemoterapi) dan muncul bisul di kulit

BACA JUGA: 9 Penyebab Bisul dan Benjolan di Bibir Vagina

Jika infeksi telah menyebar ke jaringan yang lebih dalam atau meluas, sampel nanah dapat diambil untuk mengidentifikasi jenis bakteri penyebab infeksi lebih akurat. Hasil sampel nanah dapat memandu dokter tentang pilihan antibiotik yang dapat digunakan untuk mengobati masalah Anda. Contoh obat yang telah digunakan dalam pengobatan bisul meliputi salep clindamycin, mupirocin, dan cephalexin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Minum Antibiotik

Bagaimana sebenarnnya penggunaan antibiotik yang baik dan benar? Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat sedang minum antibiotik.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

Pernah dengar tentang proyeksi astral? Fenomena roh keluar dari tubuh yang katanya mengandung hal-hal mistis ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

merawat kulit orang diabetes

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab penyakit kulit

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
nyetrum ketika disentuh

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit
syarat-donor-ginjal

Tertarik untuk Donor Ginjal? Simak Baik-Baik Prosedur dan Syaratnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 7 menit