backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

6

Tanya Dokter
Simpan

Pilihan Obat untuk Singkirkan Bisul yang Mengganggu

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Adelia Marista Safitri · Tanggal diperbarui 07/06/2023

Pilihan Obat untuk Singkirkan Bisul yang Mengganggu

Bisul disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Bisul yang ringan bisa disembuhkan dengan kompres air hangat, tapi bisul yang lebih parah memerlukan obat. Mari ketahui berbagai penanganan dan obat bisul melalui ulasan berikut ini.

Cara alami mengobati bisul

Pada dasarnya, bisul mudah disembuhkan dan bukan penyakit kulit menular yang serius. Bisul bisa diatasi dengan perawatan rumahan tanpa obat khusus.

Namun, perawatan ini hanya bisa dilakukan untuk mengatasi bisul yang berukuran kecil.

1. Kompres hangat

Salah satu cara yang paling sering dilakukan adalah memberi kompres hangat pada bisul.

Anda cukup mengompres area bisul menggunakan kain bersih yang telah direndam dalam air hangat selama 10 menit.

Cara ini bisa dilakukan beberapa kali sehari sesuai dengan kebutuhan. Tujuannya, kompres akan membantu bisul agar bisa pecah dan mengalir lebih cepat.

Perlu diingat, Anda tidak boleh memecahkan bisul sendiri karena tindakan ini dapat menyebarkan infeksi ke area kulit di sekitarnya. Jangan lupa juga untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah mengobati bisul.

2. Kunyit dan tea tree oil

Selain itu, terdapat beberapa obat dari bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bisul, beberapa di antaranya adalah kunyit dan tea tree oil.

Kunyit memiliki komponen antibakteri dan anti-peradangan yang akan membantu menghilangkan bisul.

Sementara itu, tea tree oil dipercaya dapat membasmi bakteri penyebab bisul karena kandungan antibakteri dan antiseptiknya yang kuat.

Cara pakai kunyit dan tea tree oil untuk bisul

  • Kunyit: campurkan bubuk kunyit dengan air, kemudian oleskan pada bisul sedikitnya dua kali sehari.
  • Tea tree oil: larutkan dulu tea tree oil dengan minyak zaitun atau minyak kelapa. Oleskan campuran ini pada bisul sebanyak 2 – 3 kali sehari.

Obat-obatan medis untuk mengatasi bisul

Bila bisulnya lebih besar, penggunaan obat-obatan medis mungkin akan dibutuhkan.

Obat untuk mengatasi bisul terbagi menjadi dua jenis, yaitu obat topikal dan obat oral. Obat topikal berupa salep atau krim untuk pemakaian luar.

Sementara itu, obat oral biasanya digunakan untuk membasmi bakteri dan mencegah kambuhnya infeksi.

Beberapa pilihan obat-obatan topikal yang biasa digunakan untuk kondisi ini meliputi sebagai berikut.

1. Mupirocin

Salep kudis dan scabies di tangan

Mupirocin (Bactroban®) adalah salah satu salep antibiotik yang bisa dimanfaatkan sebagai obat bisul.

Salep yang satu ini sering digunakan untuk melawan infeksi bakteri Staphylococcus aureus, bakteri penyebab berbagai masalah kulit seperti impetigo, eksim, psoriasis, herpes, dan sebagainya.

Mupirocin bekerja efektif dengan menghalangi aktivitas enzim isoleucyl-tRNA sintetase.

Enzim ini digunakan bakteri untuk membuat protein yang kemudian menginfeksi tubuh manusia. Tanpa enzim ini, bakteri akan mati secara perlahan sehingga proses penyembuhan bisul jadi lebih cepat.

Selain itu, mupirocin mengandung polyethylene glycol yang mudah diserap oleh kulit yang terinfeksi.

2. Gentamicin

Gentamicin adalah jenis salep antibiotik spektrum luas yang ampuh mengobati bisul pada kulit.

Salep bisul yang satu ini termasuk dalam kelas aminoglikosida yang efektif menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab bisul.

Pastikan Anda menggunakan salep ini sesuai dengan aturan pemakaian.

Pasalnya, salah pemakaian obat dan tidak sesuai dosis dapat menurunkan efektivitas obat. Ini juga yang membuat kenapa bisul tak kunjung sembuh atau bahkan semakin meluas.

Gunakan pada waktu yang sama setiap hari supaya hasilnya lebih efektif dan mempercepat penyembuhan bisul.

3. Benzocaine

Benzocaine termasuk obat bisul berbentuk salep yang dapat membantu meredakan sakit akibat bisul. Pasalnya, cara kerja salep ini mirip seperti bius lokal yang dapat meredam sinyal rasa sakit pada kulit.

Itulah kenapa dengan hanya mengoleskan sedikit salep saja sudah mampu mengurangi rasa sakit Anda.

Maka itu, cukup oleskan sedikit salep ke permukaan bisul sesuai dengan anjuran dari dokter atau yang tertera pada kemasannya.

Jika digunakan secara berlebihan, salep benzocaine dapat menimbulkan efek samping berupa iritasi kulit, kemerahan, bengkak di wajah atau lidah, dan ruam.

4. Clindamycin

obat dan cara mengobati radang sendi

Clindamycin (Cleocin®) adalah obat oral yang biasanya digunakan untuk mengatasi infeksi serius, termasuk juga benjolan berisi nanah karena bisul.

Obat bisul ini bekerja dengan cara menghambat kemampuan bakteri untuk memproduksi protein, yang digunakan untuk menginfeksi tubuh.

Karena termasuk obat golongan antibiotik, sebaiknya patuhi aturan minum dan lanjutkan hingga yang diresepkan habis.

Menghentikan penggunaan obat yang terlalu cepat, terutama antibiotik, dapat membuat bakteri lanjut berkembang dan pada akhirnya membuat bisul tak kunjung sembuh.

5. Cephalexin

Cephalexin merupakan jenis antibiotik oral yang termasuk dalam kelas cephalosporins.

Jika digunakan sesuai aturan pakai, salep bisul yang satu ini sangat efektif  menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bisul.

Sama seperti jenis antibiotik lainnya, salep cephalexin juga punya efek samping yang perlu Anda waspadai.

Efek sampingnya dapat berupa diare, mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, ruam, dan demam.

Maka itu, pastikan Anda benar-benar mengikuti aturan pemakaian dari dokter maupun yang tertera pada kemasannya.

6. Paracetamol atau ibuprofen

Jika infeksi bisul telah menyebar ke jaringan yang lebih dalam atau meluas, maka rasa sakitnya akan bertambah.

Untuk mengatasinya, Anda memerlukan obat anti-nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

Obat minum ini dapat meringankan rasa sakit akibat bisul dan mengurangi peradangan yang ditimbulkan oleh kondisi ini.

Kebanyakan bisul memang tidak perlu membutuhkan penanganan khusus. Namun, Anda tetap harus memperhatikan setiap gejala yang muncul.

Jika bisul terus melebar hingga lebih dari 1 cm, tak juga kempes, dan timbul nyeri tak tertahankan, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter spesialis kulit.

Anda bisa booking dokter spesialis kulit melalui Hello Sehat atau datang langsung ke klinik terdekat.

Dokter mungkin akan menyuntikkan bius lokal untuk mengeluarkan nanah pada bisul dan mencegah infeksi lanjut yang mungkin terjadi.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Adelia Marista Safitri · Tanggal diperbarui 07/06/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan