Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Berminyak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Meskipun kulit Anda berminyak, bukan berarti Anda tidak perlu memakai pelembap (moisturizer). Pelembap kulit yang tepat juga bermanfaat untuk kulit berminyak sebab dapat mengurangi kelebihan produksi minyak berikut masalah kulit yang timbul.

Namun, kulit berminyak memang perlu perhatian khusus dalam memilih pelembap agar tidak memperparah kondisinya. Jadi, apa saja yang harus diperhatikan saat memilih pelembap untuk kulit berminyak? Simak tipsnya berikut ini.

Tips memilih pelembap untuk kulit berminyak

mencuci muka saat berjerawat

Sehabis mencuci muka, lapisan sebum pada kulit akan tersapu bersih. Sebum adalah hasil produksi kelenjar minyak yang melapisi kulit. Hilangnya sebum dari permukaan kulit adalah alasan mengapa kulit terasa kering dan kesat setelah cuci muka.

Kondisi permukaan pada jenis kulit yang kering lalu memicu kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak sebum. Ini adalah mekanisme yang dilakukan tubuh guna memulihkan kondisinya seperti semula.

Produk skincare pelembap yang baik akan membantu mengontrol produksi minyak berlebih tersebut sambil tetap memastikan kelembapan kulit senantiasa terjaga. Berikut berbagai hal yang perlu Anda cermati dalam memilih moisturizer untuk kulit berminyak.

1. Periksa tekstur moisturizer untuk kulit berminyak

Sekilas, kulit berminyak memang lebih lembap dibandingkan kulit kering, normal, atau kombinasi. Akan tetapi, kelembapan ini hanya terdapat pada permukaan kulit. Lapisan bawah kulit tetap membutuhkan kelembapan dari moisturizer.

Inilah mengapa kulit berminyak cenderung mengalami masalah jerawat dan breakout (bopeng). Sekalipun Anda rutin menggunakan skincare untuk kulit berminyak, kulit yang kurang lembap tidak bisa menyerap kandungan produk-produk tersebut dengan baik.

Maka dari itu, pemilik kulit berminyak disarankan memilih produk moisturizer berbasis air atau gel yang mampu melembapkan serta menembus lapisan dalam kulit. Pilihlah produk yang terasa ringan dan menyejukkan saat dioleskan pada kulit Anda.

2. Cari kebutuhan Anda pada label kemasan

Moisturizer untuk kulit berminyak idealnya bebas dari minyak (oil-free) serta bersifat non-komedogenik. Kendati tidak dirancang khusus untuk menghilangkan jerawat, produk seperti ini bisa mengurangi risiko timbulnya jerawat karena tidak menyumbat pori-pori.

Bahan dalam pelembap yang terkenal bersifat non-komedogenik antara lain minyak kelapa, cocoa butter, dan petroleum jelly. Jika kulit Anda berminyak dan berjerawat, sebaiknya hindari bahan-bahan tersebut untuk mencegah masalah kulit bertambah parah.

Sementara bila Anda butuh pelembap yang mampu mencegah sekaligus melawan jerawat, carilah produk yang mencantumkan bahan aktif antibakteri. Setiap keterangan yang tertera pada label kemasan bisa membantu Anda dalam memilih produk terbaik.

3. Memeriksa kandungan pelembap

Setelah memeriksa tekstur dan formulanya, perhatikan juga label komposisi produk yang akan Anda pilih. Bahan moisturizer untuk kulit berminyak sebaiknya mengandung alpha-hydroxy acid (AHA) atau turunannya seperti asam laktat yang tidak menyumbat pori-pori.

Kandungan tersebut membantu kulit untuk menyerap dan mempertahankan air tanpa memberi minyak tambahan. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk selalu membaca komposisi bahan pada kemasan dengan teliti sebelum Anda membeli pelembap.

Pelembap yang harus dihindari untuk kulit berminyak

pakai body lotion

Pelembap berbasis minyak sangat tidak disarankan untuk kulit berminyak. Jauhi setiap pelembap yang mengandung lanolin, minyak mineral, atau vitamin E. Semua bahan itu hanya akan menambah jumlah minyak dalam kulit Anda.

Anda juga sebaiknya menghindari pelembap yang menggunakan bahan-bahan berat dalam formulanya. Perhatikan nama-nama seperti petrolatum, parafin, atau kolagen pada label. Tak satu pun dari bahan ini membantu melembapkan kulit berminyak.

Sangat penting untuk merawat kulit berminyak Anda dengan lembut. Itu sebabnya, jangan menggosok wajah atau menggunakan perawatan berbahan keras dalam jumlah berlebihan. Asam salisilat, alkohol, dan benzoil peroksida terlalu kuat untuk digunakan lebih dari sekali sehari.

Selain itu, hindari menggunakan pelembap mengandung scrub seperti garam alami kasar sebagai eksfoliator untuk mengelupas sel-sel kulit mati. Perlakuan yang kasar akan menyebabkan kulit Anda menjadi radang dan dapat memicu jerawat.

Bagi pemilik kulit berminyak, moisturizer bukan sekadar produk untuk menjaga kulit tetap kenyal dan padat. Produk ini juga berperan sebagai tameng yang melindungi kulit dari masalah jerawat, komedo, hingga breakout.  Jika anda ragu, konsultasikan hal ini ke dokter spesialis kulit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Tidak semua orang ingin melakukan extension bulu mata. Namun Anda bisa memanjangkan bulu mata dengan cara yang aman dan murah meriah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Kecantikan 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Siku kering hingga berwarna putih bukan hanya merusak penampilan, tapi juga kadang membuat tidak nyaman. Begini cara mengatasinya.

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Kesehatan Kulit 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Vitamin C Bisa Membuat Warna Kulit Lebih Cerah?

Banyak orang menjalani suntik vitamin C dan memakai produk berbahan vitamin C untuk memutihkan kulit. Tapi apa benar vitamin C bisa mencerahkan kulit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Kecantikan 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

proses pasang behel

Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
tips mengurangi garis halus di wajah

5 Cara Alami Mengurangi Garis Halus dan Keriput di Wajah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
krim perontok bulu

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
krim muka dari dokter bikin ketagihan

Sederet Fungsi Vitamin B untuk Kecantikan

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit