Benarkah Cuka Apel Efektif dan Aman untuk Mengobati Jerawat?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Cuka apel sempat hangat diperbincangkan potensinya sebagai salah satu obat jerawat alami paling ampuh. Katanya, cuka apel mampu meredakan peradangan sehingga mengempiskan benjolan jerawat. Bahkan, cuka apel diklaim mampu menghilangkan noda bekas jerawat. Namun, benarkah cuka apel efektif untuk mengatasi untuk jerawat? Adakah efek sampingnya?

Apakah cuka apel bisa digunakan untuk mengobati jerawat?

cara mencegah jerawat

Cuka apel adalah fermentasi sari apel dengan menggunakan ragi dan bakteri lainnya. Proses fermentasi ini kemudian menghasilkan senyawa cuka yang disebut dengan asam asetat. Asam asetat merupakan senyawa yang terkenal dengan sifat antibakteri dan antijamurnya.

Secara umum, cuka terkenal karena kemampuannya membunuh bakteri dan virus dari berbagai jenis. Bahkan, cuka juga terbukti mengurangi beberapa bakteri hingga 90 persen dan virus tertentu hingga 95 persen. Hal ini tercantum pada penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Protection. 

Tidak banyak penelitian yang membahas keefektifan cuka apel untuk melawan bakteri penyebabjerawat. Akan tetapi ada beberapa penelitian tentang manfaat asam organik yang terkandung dalam cuka apel.

Cuka apel mengandung asam asetat,  sitrat, laktat, malat, dan suksinat. Berbagai kandungan ini telah terbukti mampu membunuh bakteri Propionibacterium acnes atau P. acnes penyebab jerawat.

Saat digunakan pada kulit, asam malat mampu mengurangi tanda-tanda penuaan, menghilangkan sel kulit mati, merawat jerawat, dan meningkatkan hidrasi kulit.

Selain itu, salah satu bukti mengenai keefektifan asam laktat untuk jerawat tertuang dalam penelitian yang terbit di Indian Jornal Dermatology, Venereology, and Leprology. 

Dalam penelitian tersebut 22 orang mengoleskan losion asam laktat ke wajah mereka dua kali sehari selama satu tahun. Hasilnya, sebagain besar dari mereka jerawatnya berkurang sangat jelas. Hanya dua orang saja yang kondisi jerawatnya mengalami peningkatan kurang dari 50 persen.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut ada kemungkinan bahwa memakai cuka apel untuk kulit bisa mengendalikan bakteri penyebab jerawat. Namun, tentu saja masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memastikan keefektifannya.

Cuka apel kemungkinan bisa menyamarkan bekas jerawat

castor oil minyak jarak menghilangkan bekas jerawat

Jerawat yang telah kempes terkadang tak hilang begitu saja. Seringkali jerawat meninggalkan noda yang sangat sulit untuk dihilangkan. Bahkan, jaringan parut tak jarang terbentuk saat jerawat sudah kempes.

Dalam Journal of Cosmetic Dermatology, kandungan asam laktat di dalam cuka apel terbukti dapat memperbaiki tekstur, pigmentasi, dan tampilan kulit akibat jerawat.

Ketika dioleskan langsung ke kulit, asam laktat yang termasuk dalam asam organik bisa menghilangkan lapisan luar kulit yang telah rusak. Selain itu, asam laktat juga membantu mendorong regenerasi kulit.

Selain asam laktat, asam sukinat juga terbukti menekan peradangan yang disebabkan oleh bakteri P. acnes sehingga mencegah jaringan parut.

Namun, tentu saja dibutuhkan penelitian lanjutan yang secara khusus membuktikan keefektikan cuka apel untuk menyamarkan bekas jerawat.

Cara menggunakan cuka apel untuk jerawat

toner untuk menghilangkan bekas jerawat

Cuka apel merupakan produk yang punya bau cukup menyengat. Bagi sebagian orang yang punya indera penciuman yang sensitif, aroma ini tentu akan mengganggu. Oleh karena itu, berhati-hatilah jika Anda baru pertama kali menggunakan cuka apel untuk mengatasi jerawat.

Jika Anda ingin menggunakan cuka apel untuk mengatasi jerawat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

Sebagai pencuci muka

Mencuci muka setiap hari membantu menghilangkan minyak dan kotoran yang menempel. Untuk membersihkan wajah yang berjerawat dengan cuka apel, Anda bisa membuat ramuan pembersih muka sendiri di rumah.

Anda hanya perlu mencampurkan 1/4 gelas sabun castile cair dan 1 sendok makan cuka apel. Sabun castile adalah sabun yang terbuat dari minyak zaitun, air, dan alkali. Sabun castile banyak dijual di toko-toko online sehingga mudah untuk dicari.

Campuran kedua bahan ini mampu membersihkan bakteri dan kotoran di wajah sehingga tak membuat jerawat semakin parah.

Sebagai toner

Toner adalah langkah perawatan kulit yang bantu membersihkan dan mengencangkan kulit. Toner membantu mengangkat kotoran yang masih menempel setelah mencuci muka.

Cuka apel bisa dijadikan sebagai toner alami untuk bantu meredakan jerawat yang Anda miliki. Untuk membuatnya sebagai toner, campurkan 1 sendok makan cuka apel dengan 2 sendok makan air putih ke dalam sebuah botol.

Kemudian, kocok botol hingga kedua bahan tercampur rata. Sebagai toner, Anda bisa menuangkan campuran ini ke kapas untuk kemudian diusapkan ke seluruh wajah.

Cara kedua, Anda juga bisa menyemprotkan campuran langsung ke seluruh wajah dan menepuk-nepuk kulit dengan lembut agar menyerap.

Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, tambahkan air putih beberapa sendok makan ke dalam campuran. Intinya, sesuaikan saja takaran air putih dan cuka apel sampai bisa ditolerir oleh kulit Anda.

Sebagai obat oles

Cuka apel juga bisa digunakan sebagai obat oles untuk jerawat yang sedang meradang atau bekasnya. Anda hanya perlu mengoleskan toner di area yang terdapat jerawat atau bekasnya dengan kapas.

Sebaiknya oleskan di malam hari sebelum tidur agar cuka apel dapat menyerap di kulit semalaman dan baunya tak mengganggu Anda.

Setelah itu, barulah bilas keesokan paginya saat Anda mandi. Dikarenakan cuka apel adalah antibakteri yang kuat, ada kemungkinan jerawat yang meradang bisa mereda. Namun, jika jerawat justru semakin parah, hentikan pemakaiannya.

Risiko dan efek samping menggunakan cuka apel

cara cepat menghilangkan bekas jerawat

Cuka apel mengandung asam yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, cuka apel tidak boleh dioleskan langsung ke kulit tanpa diencerkan. Jika dioleskan langsung tanpa dicairkan atau dicampur dengan air terlebih dahulu, kulit bisa mengalami luka bakar.

Jika digunakan dengan benar cuka apel biasanya cukup aman. Saat dioleskan, kulit mungkin akan terasa sedikit perih. Tak perlu khawatir karena ini adalah reaksi normal yang akan hilang dengan sendirinya.

Apabila Anda telah mengencerkan cuka apel tetapi masih merasa sensasi panas di kulit, encerkan lagi dengan lebih banyak air. Namun, jika sensasi tersebut masih membandel, hentikan penggunaan karena bisa jadi kulit Anda tidak bisa menolerirnya.

Untuk Anda yang memiliki kulit sensitif, penggunaan cuka apel juga dapat membuat kulit lebih rentan mengalami iritasi. Selain itu, Anda juga harus menghindari penggunaan cuka apel jika memiliki luka terbuka di kulit. Pasalnya, cuka apel justru bisa menyebabkan rasa sakit atau kerusakan pada kulit.

Jika Anda berencana menggunakan cuka apel untuk jerawat, mulailah dengan mengoleskannya di area kulit yang kecil terlebih dahulu. Apabila tidak ada efek negatif yang muncul di area tersebut, barulah Anda bisa mengoleskannya ke seluruh wajah.

Kembali lagi, cuka apel hanya direkomendasikan sebagai perawatan tambahan untuk mengatasi jerawat. Pengobatan secara medis tetaplah yang utama dan tak bisa tergantikan. Konsultasikan ke dokter jika Anda memiliki jerawat yang meradang dan tak kunjung hilang. Dokter akan memberikan perawatan terbaik sesuai kondisi.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 22, 2019 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca