6 Aturan Mandi untuk Penderita Eksim yang Harus Dipatuhi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Februari 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Mandi mungkin jadi ritual menyenangkan bagi kebanyakan orang. Namun, belum tentu untuk orang yang memiliki eksim (dermatitis atopik). Pasalnya, kondisi kulit bisa semakin memburuk bila Anda tidak paham betul bagaimana aturan serta cara mandi yang tepat untuk mengendalikan gejala eksim.

Aturan mandi untuk mengendalikan gejala eksim

mandi untuk eksim
Sumber: Health of Wellness

Dermatitis atopik adalah penyakit kambuhan. Oleh karena itu, Anda perlu tahu bagaimana cara mengendalikan penyakit ini agar gejalanya tidak mudah datang dan pergi untuk mengganggu hari-hari Anda.

Mencapainya bisa dilakukan dengan menggunakan obat khusus eksim. Namun, Anda juga perlu merawat kulit agar senantiasa sehat. Nah, salah satu prinsip perawatan kulit yang penting untuk penderita eksim adalah rutinitas mandi.

Meski demikian, mandi tidak boleh sembarangan mandi. Salah cara membersihkan tubuh dan menggunakan produk yang salah justru bisa semakin mengiritasi kulit dan memperparah eksim. Cara mandi yang benar diyakini dapat membantu meringankan gejala.

Berikut adalah aturan yang direkomendasikan oleh National Eczema Association khusus untuk penderita eksim dan harus selalu dipatuhi setiap kali mandi:

1. Pilih produk mandi yang aman untuk kulit rentan eksim

Anda dituntut untuk lebih jeli memilah-milih sabun mandi jika memang memiliki eksim. Sebaiknya hindari sabun badan yang mengandung parfum dan pewarna buatan serta yang menghasilkan banyak busa (mengandung deterjen).

Sabun mandi berbahan kimia keras seperti itu dapat makin mengiritasi kulit yang sudah sensitif akibat eksim, dan bahkan mungkin memicu reaksi alergi.

Carilah sabun yang ringan dan lembut (berlabel “mild” atau “gentle“) dan lembut (“moisturizing“) yang tidak merusak lapisan alami pelindung kulit. Pastikan juga sabun yang Anda pilih memiliki kadar pH yang seimbang (berlabel “pH balanced“).

Setelah menjatuhkan pilihan, coba tes dulu pada kulit yang rentan eksim sebelum Anda menggunakan sabun itu untuk mandi. Oles sedikit sabun pada lekukan siku atau pergelangan tangan Anda. Biarkan area tersebut tidak dicuci selama beberapa hari.

Perhatikan apakah kulit berubah kemerahan, gatal, mengelupas, timbul ruam, nyeri, atau reaksi alergi apa pun. Jika tidak, Anda boleh memakainya rutin untuk mandi.

2. Atur suhu air: jangan mandi pakai panas!

Selain memerhatikan sabun yang dipakai, penderita eksim juga perlu cek suhu airnya untuk mandi.

National Eczema Association (NEA) menganjurkan Anda untuk mandi menggunakan air hangat suam kuku, tidak terlalu panas ataupun dingin. Alasannya karena suhu air suam kuku membantu mempertahankan kelembapan alami kulit. 

Mandi dengan air panas justru dapat meluruhkan minyak alami kulit (sebum) yang bertugas untuk melembapkan dan menghidrasinya.

Jika Anda tidak merasa “melek” dan segar jika mandi pakai air hangat, Anda dibolehkan mandi pakai air dingin. Tak seperti air panas yang membuat kulit kering, air dingin bisa membuat kulit tetap lembap dan kenyal.

3. Jangan mandi terlalu lama

Orang-orang yang memiliki eksim disarankan untuk mandi berendam. Isilah bak dengan air bersuhu hangat, dan rendam tubuh Anda selama kurang lebih 5-10 menit. Durasi mandi ini sudah mencakup membasuh badan, sabunan, dan keramas. Jangan lebih lama daripada rentang waktu ini.

Mandi terlalu lama justru memicu eksim kambuh. Pasalnya, guyuran air dan paparan bahan kimia dari sabun akan meluruhkan sebum yang seharusnya bertugas untuk melembapkan kulit secara alami. Itu sebabnya, mandi terlalu lama akan membuat kulit makin kering dan rentan iritasi.

Selama mandi, gosokkan sabun dengan lembut ke sekujur tubuh tanpa tenaga yang kuat.

4. Membilas tubuh setengah kering

Anda tentu harus mengeringkan badan setelah selesai mandi. Namun, mengeringkan badan habis mandi juga ada aturannya terutama untuk penderita eksim.

Ketika handukan, tepuk-tepuk lembut kulit yang basah dengan handuk atau sapukan handuk dengan lembut. Jangan menggosok kulit dengan handuk. Jangan pula handukan sampai badan benar-benar kering.

Biarkan kulit dalam keadaan masih agak basah untuk memudahkan penyerapan obat eksim dan losion pelembap yang akan dibalurkan setelah mandi.

5. Pakai obat eksim

Dalam keadaan kulit masih lembap sehabis mandi, segera oleskan obat eksim topikal berupa salep, krim, atau losion sesuai dosis dan aturan pakai yang dianjurkan dokter.

Jangan menunda pakai obat sampai badan kering sempurna. Oleskan obat maksimal dalam kurun waktu tiga menit setelah mandi. Kulit yang lembap cenderung lebih mudah untuk menyerap obat.

Balurkan obat hanya di daerah kulit yang terkena eksim, jangan mengoleskan obat ke sekujur tubuh selayaknya memakai pelembap.

6. Pakai pelembap kulit

Penggunaan obat saja untuk mengobati gejala eksim mungkin tidak cukup. 

Seperti yang telah dijelaskan di awal, kulit yang mengalami eksim rentan kering dan pecah-pecah. Itulah mengapa menjaga kelembapan kulit dengan memakai losion pelembap penting agar gejala tidak semakin parah. Waktu terbaik untuk penderita eksim memakai pelembap adalah tiga menit setelah selesai mandi.

Maka setelah selesai pakai obat, beri jeda sebentar sampai krim meresap kemudian lanjutkan dengan mengoleskan pelembab yang sesuai dengan kondisi kulit Anda. Kulit yang lembap akan mengunci kadar air di kulit yang dapat mencegah risiko terkena infeksi.

Sebagai perawatan tambahan, penting juga untuk banyak minum air agar tubuh tetap terhidrasi optimal dari dalam.

Mandi berendam pakai oatmeal untuk meredakan eksim

Jika Anda memiliki waktu luang yang cukup panjang untuk bersantai, tidak ada salahnya menyelingi rutinitas keramas dan sabunan dengan berendam menggunakan bubur oatmeal.

Mandi oatmeal dipercaya dapat mendatangkan banyak manfaat untuk menjaga kelembapan kulit sekaligus meredakan gejala eksim.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Drugs in Dermatology tahun 2010 menunjukkan bahwa kandungan avenanthramides dalam oatmeal dapat menenangkan gatal dengan menghambat produksi senyawa yang menyebabkan peradangan pada kulit.

Fenol dan antioksidan yang terkandung dalam oatmeal juga dapat membantu mengurangi peradangan kulit dan mengatasi gatal pada kulit.

Kabar baiknya, Anda bisa meracik sendiri rendaman oatmeal di rumah dengan biaya yang cukup terjangkau.

Berikut cara menyiapkan mandi dengan bubur oatmeal untuk meredakan eksim:

  • Siapkan 1 cangkir oatmeal instan tanpa rasa atau oatmeal yang masih mentah. Untuk bayi, Anda bisa menggunakan oatmeal sebanyak 1/3 cangkir.
  • Giling oatmeal dengan blender sampai benar-benar menjadi bubuk halus seperti susu. Jangan menggunakan oatmeal dengan bentuk yang masih utuh untuk berendam.
  • Tuang oatmeal yang sudah jadi ke dalam bak mandi yang sudah berisi air hangat. Aduk beberapa kali dengan tangan sampai merata.
  • Anda bisa berendam di dalam air hangat yang sudah tercampur dengan bubuk oatmeal tersebut selama 15-20 menit. Anda juga bisa menggosok oatmeal langsung pada kulit Anda dengan lembut, sehingga kotoran yang menempel pada kulit Anda terlepas.
  • Setelah itu, keringkan kulit Anda dengan handuk lembut.

Anda bisa mandi oatmeal sebanyak sekali atau dua kali dalam sehari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Memilih Pelembap untuk Kulit Eksim

Memilih pelembap untuk kulit eksim tidak boleh sembarangan. Salah memilih bisa membuat kulit iritasi. Berikut tips memilih pelembap untuk kulit eksim.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 18 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali dan Waspadai Ciri-Ciri Eksim Berdasarkan Tahapan Penyakitnya

Ciri-ciri eksim setiap orang dapat berbeda-beda. Begitu pula dengan gejala eksim yang dialami oleh anak-anak dan bayi. Simak lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 13 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab Dermatitis pada Bayi dan Gejala yang Paling Umum Muncul

Bayi termasuk kelompok usia yang paling banyak mengalami dermatitis. Seperti apa gejala dermatitis pada bayi dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 12 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Pilihan Obat dan Terapi untuk Mengatasi Eksim yang Kambuh

Peradangan oleh eksim bisa menyebabkan kulit menjadi kering atau luka terbuka yang basah. Apa saja jenis obat yang tepat untuk eksim kering dan basah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dermatologi, Health Centers 7 April 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 9 menit
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
gonta-ganti sabun mandi

Efek Sering Gonta-Ganti Sabun Mandi Terhadap Kesehatan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit