8 Jenis Alergi yang Paling Umum di Dunia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/03/2020 . 7 menit baca
Bagikan sekarang

Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Anda bertemu dengan alergen. Alergen umumnya berupa zat yang tidak berbahaya. Namun pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terlalu sensitif, alergen ini akan dianggap sebagai zat berbahaya bagi tubuh. Alergi tidak hanya disebabkan karena makan makanan tertentu saja. Alergi ada banyak pemicunya. Apa saja itu? Mari simak ulasan macam-macam alergi di bawah ini.

Macam-macam jenis alergi

Sistem kekebalan tubuh orang alergi akan mengeluarkan antibodi dan histamin untuk menyerang alergen tersebut. Hasilnya tubuh akan mengeluarkan gejala seperti gatal, bersin, hidung berair, bengkak, dan juga demam sebagai tanda peradangan. Alergi juga dapat berakibat fatal, dan bahkan berujung kematian. Reaksi alergi parah ini disebut syok anafilaksis.

Berikut adalah beberapa jenis alergi yang paling umum terjadi di seluruh dunia.

1. Alergi makanan

Alergi makanan terjadi ketika Anda makan makanan tertentu dan mengalami peningkatan kadar imunoglobulin IgE dalam aliran darah. Kadar hormon IgE yang keluar umumnya juga diikutsertakan dengan pelepasan histamin.

Salah satu jenis dari macam-macam alergi di dunia ini paling umum terjadi pada bayi dan anak-anak. Akan tetapi alergi makanan dapat muncul pada usia berapa pun. Bahkan, Anda dapat mengembangkan alergi terhadap makanan yang biasa Anda makan.

Gejala alergi makanan bisa ringan, seperti halnya dengan gatal-gatal (urtikaria) atau muntah yang muncul beberapa saat ketika makanan tertentu dikonsumsi. Gejala yang lebih parah dari jenis alergi ini mungkin termasuk kram perut, muntah, diare, pembengkakan bibir atau mata yang muncul dan menghilang dengan cepat. Dalam kasus yang parah, gejala syok anafilaktik yang menyebabkan kematian dapat terjadi.

Berikut adalah beberapa makanan yang dapat menyebabkan alergi:

  • Telur
  • Susu
  • Kacang kacangan
  • Kacang pohon
  • Ikan
  • Kerang
  • Gandum
  • Kedelai

2. Alergi obat

Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan Anda terkena alergi. Alergi obat termasuk kasus yang jarang terjadi dan ini biasanya disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang abnormal

Normalnya,  tugas sistem kekebalan tubuh adalah menemukan dan mengusir zat asing, seperti virusa atau bakteri, Hal inilah yang dapat melindungi tubuh Anda dari penyakit berbahaya.

Namun pada orang dengan alergi obat, sistem kekebalan yang terlalu sensitif. Ketika minum obat tertentu, sistem kekebalan tubuh mereka menganggap bahwa obat adalah zat asing yang harus dilawan. Alhasil, tubuh mengeluarkan sistem kekebalan tubuh dan histamin yang menimbulkan gejala.

Berikut adalah macam-macam obat yang dapat menyebabkan alergi:

  • Obat antibiotik, seperti penicillin atau amoxicilin
  • Obat antiradang nonsteroid (NSAID)
  • Obat-obatan kemoterapi kanker
  • Obat-obatan untuk penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis
  • Krim atau losion kortikosteroid
  • Obat-obatan untuk pasien HIV/AIDS
  • Produk obat yang mengandung bee pollen
  • Echinacea, obat herbal yang biasa digunakan untuk masuk angin
  • Pewarna yang digunakan untuk tes imaging (radiocontrast media)
  • Opiat untuk mengatasi rasa sakit
  • Obat bius lokal.

3. Alergi serangga

Ada macam-macam jenis serangga yang dapat menyebakan alergi. Cara para serangga tersebut menyebabkan alergi juga berbeda-beda.

Misalnya, serangga seperti lebah, tawon, semut api, nyamuk dan kutu adalah jenis serangga yang menyebabkan alergi ketika mereka menggigit atau menyengat Anda. Ketika serangga-serangga ini menyengat Anda, mereka akan menyuntikkan zat beracun. Zat beracun inilah yang menyebabkan sistem kekabalan tubuh dan histamin dari dalam tubuh keluar sehingga menyebabkan reaksi alergi.

Sedangkan serangga berupa kutu, umumnya akan menggigit dan memindahkan alpha-gal (gula) dari dalam tubuhnya ke tubuh Anda. Alhasil, sistem kekebalan tubuh Anda bisa bereaksi saat alpha gal masuk ke dalam tubuh.

4. Alergi lateks

Lateks adalah salah satu jenis alergen yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi  mengeluarkan antibodi dan juga histamin. Sistem imun akan bereaksi terhadap protein yang terkandung dalam getah pohon karet.

Reaksi alergi lateks yang muncul bisa berupa gatal-gatal, bentol, dan hidung berair. Bahkan, beberapa orang memiliki reaksi alergi dengan menghirup serat lateks di udara. Namun, gejala alergi ini hanya terjadi pada jenis lateks alami saja.

Macam-macam produk yang terbuat dari lateks alami adalah sebagai berikut:

  • Balon
  • Karet gelang
  • Kondom
  • Sarung tangan karet rumah tangga
  • Bola karet
  • Perban

Paparan lateks sintetis umumnya tidak menyebabkan gejala alergi.

5. Alergi hewan

Hewan adalah salah dari macam-macam hal yang dapat menjadi penyebab alergi. Sebetulnya, hewan bukan lah sumber utama alergi. Orang dengan alergi pada hewan peliharaan, memiliki sistem kekebalan yang terlalu sensitif.

Tubuh dapat bereaksi terhadap protein (alergen) yang tidak berbahaya pada hewan. Protein ini ditemukan di dalam air seni, air liur, atau ketombe hewan peliharaan (sel kulit mati).

Alergen pada bulu atau liur hewan dapat menempel pada perabot rumah tangga, karpet, pakaian, atau bahkan di tembok. Parahnya lagi, alergen hewan peliharaan dapat berada di udara dan terhirup oleh hidung Anda. Maka, gejala yang dihasilkan adalah reaksi alergi ini umumnya bersin dan juga gatal-gatal.

6. Alergi tungau debu

Alergi debu dan tungau adalah salah satu jenis alergi yang umum terjadi. Tungau umumnya hidup pada debu yang ada di rumah Anda.

Tanda-tanda alergi tungau debu termasuk yang umum untuk demam, seperti bersin dan pilek. Banyak orang dengan alergi tungau debu juga mengalami tanda-tanda asma, seperti mengi dan kesulitan bernapas.

Tungau debu bentuknya terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Tungau debu adalah hewan yang memakan sel-sel kulit mati manusia dan tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembab. Tungan debu umumnya terdapat di sofa atau di tempat tidur Anda.

7. Alergi spora jamur

Spora adalah bagian dari jamur yang terdiri dari organisme kecil. Dalam jumlah kecil, spora jamur biasanya tidak berbahaya. Akan tetapi ketika jamur tumbuh subur di rumah Anda, spora bisa terbang ke udara dengan mudah dapat Anda dihirup.

Beberapa spora jamur dapat menyebar juga dalam cuaca kering dan berangin. Ketika ada menghirup serpihan spora ini, tubuh  Anda akan menganggapnya sebagai zat alergen yang memicu keluarnya antibodi dan histamin. Alhasil, jenis alergi ini akan menyebabkan gejala seperti bersin, hidung berair, dan bisa menjadi sesak napas.

8. Alergi serbuk sari

Serbuk sari atau pollen adalah satu dari macam-macam alergen yang menjadi penyebab alergi. Alergi ini umumnya terjadi pada orang yang tinggal di negara 4 musim, seperti Amerika atau Eropa. Pasalnya, alergi serbuk sari ini hanya terjadi ketika musim semi, musim panas, dan gugur saja.

Tanaman yang sedang bermekaranumumnya akan melepaskan butiran serbuk sari untuk membantu nenyuburkan tanaman lainnya. Serbuk sari ini bentuknya ringan, kering dan kecil, sehingga mudah terbawa angin.

Serbuk sari yang terbang bisa terhirup dan masuk ke dalam tubuh Anda akan dianggap sebagai zat asing oleh sistem kekebalan tubuh. Alhasil, tubuh akan mengeluarkan histamin dan antibodi yang memicu munculnya reaksi alergi. Serbuk sari yang menyebabkan jenis alergi ini terjadi umumnya berasal dari pohon, gulma, dan rumput.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Saja yang Menyebabkan Anak Sering Muntah?

Gumoh biasa terjadi pada anak dan berbeda dengan muntah-muntah. Penyebab anak sering muntah ini perlu Anda ketahui agar dapat tepat dan cepat mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gangguan Pencernaan, Health Centers 09/03/2020 . 5 menit baca

9 Macam Obat untuk Mengatasi Reaksi Alergi Makanan

Apabila gejala alergi muncul setelah makan makanan tertentu, segera gunakan salah satu atau kombinasi dari obat berikut ini sebelum kondisi semakin gawat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Health Centers 26/02/2020 . 7 menit baca

Gejala Alergi Makanan, dari yang Umum Hingga Paling Parah

Gejala alergi makanan bukan hanya berupa gatal-gatal. Ada ciri-ciri alergi makanan lainnya mulai dari yang ringan hingga parah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Health Centers 25/02/2020 . 5 menit baca

Bagaimana Cara Mencegah Alergi pada Bahan Pakaian?

Mencegah alergi bahan pakaian diperlukan supaya Anda terhindar dari rasa tidak nyaman pada kulit Anda, seperti kemerahan dan gatal.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/01/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab hidung meler

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 4 menit baca
gejala alergi cat rambut

Ingin Warnai Rambut? Hati-hati, Kenali Dulu Gejala Alergi Cat Rambut

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 5 menit baca
alergi-buah-kiwi

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 6 menit baca
alergi parfum

Alasan Mengapa Terjadi Ruam Setelah Anda Menggunakan Parfum

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/03/2020 . 4 menit baca