Mengenali Ciri-Ciri Jika Anda Alergi Lipstik

Oleh

Sebagai wanita, lipstik merupakan makeup wajib yang harus ada di meja rias Anda. Pewarna bibir ini menjadi penunjang penampilan yang paling penting. Bentuknya memang kecil, tapi fungsinya sangat besar. Berbagai lipstik pun ditawarkan oleh perusahaan kosmetik, mulai dari lipstik yang melembapkan sampai dengan matte. Anda pasti tidak ingin ketinggalan tren lipstik juga, kan? Tapi pernahkah Anda merasakan bibir Anda gatal saat atau setelah memakai lipstik? Hmm, jangan-jangan Anda alergi terhadap lipstik yang dipakai. Seperti apa sih ciri-ciri alergi lipstik? Berbahayakah?

BACA JUGA: Manfaat dan Risiko Menebalkan Bibir Dengan Lip Filler

Gejala dan ciri-ciri alergi lipstik

Ternyata alergi lipstik memang nyata. Beberapa dari kita mungkin tidak cocok dengan bahan-bahan yang terkandung di dalam lipstik tersebut. Perhatikan beberapa gejala berikut ini yang menunjukkan ciri alergi lipstik saat atau setelah memakai lipstick:

  • Sensasi gatal pada bibir
  • Merasa bibir panas atau terbakar
  • Bengkak pada bibir bagian atas maupun bawah
  • Disertai rasa nyeri dan tidak nyaman (sangat perih)
  • Kebas atau mati rasa pada bibir bagian atas maupun bawah
  • Bibir menjadi merah (bukan karena memakai lipstik)
  • Tidak hanya bibir saja, bisa juga disertai dengan hidung dan mata berair serta bengkak
  • Mual, nyeri perut, dan diare juga mungkin terjadi
  • Bahkan pada kasus yang parah, disertai dengan bengkak pada tenggorokan dan kesulitan bernapas karena bengkak tersebut

Apa penyebab alergi lipstik?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, alergi lipstik bisa dipicu karena Anda tidak cocok dengan salah satu bahan yang terkandung di dalam lipstik. Bahan apa saja yang mesti Anda perhatikan? Parfum atau fragrance, parabens, imidazolidinyl, quaternium-15, DMDM hyndation, phenoxyethanol, methylchloroisothiazolinone, talc, dan formaldehid.

BACA JUGA: Hati-hati Bahaya Paraben Dalam Produk Perawatan Tubuh

Parfum atau fragrance memangnya ada di dalam lipstick? Tentu saja, wewangian biasanya ditambahkan pada bahan lipstik, sehingga tak sedikit lipstik yang mengeluarkan wangi enak – seperti wangi vanilla. Fragrance sendiri bukanlah alergen karena tidak menginduksi sel darah putih, namun fragrance adalah penyebab terjadinya iritasi. Bagian tubuh sensitif  yang dapat terkena iritasi pengharum lipstik tidak hanya bibir, tapi juga hidung, mata, tenggorokan, dan paru-paru.

Paraben merupakan salah satu bahan yang paling sering dijumpai pada produk kosmetik, tidak hanya lipstik saja. Ada beberapa tipe paraben, Anda bisa mengenalinya dengan methyl-, ethyl-, propyl-, butyl-, benzyl-, dan parahdroxybenzoate. Jika Anda sudah memiliki kulit sensitif tentu harus berhati-hati dengan produk yang mengandung paraben. Reaksi alergi yang ditimbulkan dapat berupa dermatitis – peradangan kulit akibat zat tertentu – dan bisa juga berupa munculnya ruam. Terkadang, alergi tidak terjadi dalam satu kali pemakaian, tapi alergi terjadi disebabkan oleh pemakaian kosmetik (yang mengandung paraben) berulang-ulang.

Satu lagi bahan pada kosmetik yang sering Anda jumpai, yaitu talc. Apa talc ini sama seperti bedak talc? Ya, bedak talc memang mengandung talc. Masih menjadi pro dan kontra talc diduga sebagai karsinogen – penyebab kanker. Hal tersebut membutuhkan penelitian lebih lanjut lagi. Namun, yang perlu Anda ketahui adalah talc memang dapat memicu alergi, penting bagi Anda untuk menghindari bahan talc pada kosmetik kalau Anda memiliki alergi kulit.

BACA JUGA: Benarkah Bedak Talc Bisa Menyebabkan Kanker?

Jadi, sebelum membeli lipstick, selain memperhatikan warnanya, sebaiknya Anda juga memperhatikan bahan-bahan yang digunakan.

Bagaimana mengatasi alergi lipstik?

Penyebab utama alergi pada bibir adalah lipstik, oleh sebab itu jika Anda mengalami gejala alergi lipstik, sebaiknya Anda tidak memakai lipstik dulu. Kunjungi dokter untuk mengetahui bahan-bahan pada lipstik yang dapat menyebabkan alergi, sehingga Anda bisa mencari lipstik tanpa bahan-bahan tersebut. Selain itu, Anda juga bisa meredakan alergi dengan beberapa tips berikut ini:

  • Anda bisa mengompres bibir dengan es batu yang telah dibungkus kain beberapa menit saja. Tujuannya adalah untuk mengurangi bengkak pada bibir. Lakukan perawatan ini setiap harinya sampai bengkak bibir berkurang.
  • Atasi rasa gatal dan bengkak dengan kantung teh yang didinginkan di kulkas.
  • Anda juga bisa mengoleskan gel lidah buaya (aloe vera), sebab lidah buaya baik untuk kulit sensitif. Lidah buaya dapat mengurangi bengkak pada bibir.
  • Jangan lupa untuk kunjungi dokter. Anda mungkin akan diresepkan antihistamin untuk mengurangi gejala alergi di bibir.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca