home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Pernahkah Anda mengalami kejadian mengejutkan, yaitu penis tiba-tiba mengeluarkan air mani? Padahal Anda tidak sedang bernafsu atau memikirkan hal-hal seksi? Bisa jadi Anda sedang berada di tempat umum, misalnya saat meeting dengan atasan atau ketika mau wawancara kerja. Hal ini tentu bikin malu dan panik. Untuk memahami kenapa bisa keluar air mani tanpa adanya rangsangan seksual, baca penjelasan berikut ini.

Kok bisa keluar air mani padahal tidak terangsang?

Keluar air mani atau disebut juga sebagai ejakulasi, biasanya jadi pertanda kalau Anda sedang terangsang atau bahkan orgasme. Pasalnya, air mani mengandung sel sperma yang dihasilkan organ intim laki-laki untuk bereproduksi.

Akan tetapi, keluarnya air mani tidak hanya diatur oleh organ reproduksi seperti penis dan testis saja. Otak juga berperan penting dalam sistem ejakulasi manusia. Ini berarti kalau ada aktivitas otak tertentu yang cukup kuat, penis bisa ejakulasi begitu saja. Aktivitas otak tersebut tak selalu berwujud dorongan seksual. Reaksi emosional seperti cemas, panik, dan stres juga bisa memicu ejakulasi tanpa adanya gairah.

Memahami hubungan kecemasan dan gangguan fungsi seksual

Ya, kecemasan bisa sebabkan keluar air mani secara tiba-tiba. Banyak orang mengaku mengalami hal ini ketika sedang menghadapi ujian sekolah, wawancara kerja, atau tes mengemudi. Menurut para pakar kesehatan seksual dan kejiwaan, kecemasan memang sangat erat hubungannya dengan disfungsi seksual misalnya gangguan ejakulasi.

Seorang spesialis kejiwaan dr. Giorgio Corretti menjelaskan bahwa emosi negatif bisa mengacaukan sistem saraf pada otak, khususnya saraf simpatik. Ketika Anda cemas, panik, atau stres, sistem saraf simpatik Anda menjadi hiperaktif. Untuk meredakan hiperaktivitas ini, saraf secara otomatis memerintahkan tubuh untuk mencari “pelepasan”, yaitu dengan cara ejakulasi. Pasalnya, setelah keluar air mani, tubuh dan otak akan jadi lebih tenang dan rileks akibat reaksi hormon. Sayangnya otak Anda memang tak mampu mengendalikan reaksi ini karena terjadinya sangat cepat.

Inilah mengapa biasanya orang yang gugup dan cemas berlebihan saat berhubungan seksual akan mengalami disfungsi seksual, yaitu ejakulasi dini. Otak yang terlalu cemas akhirnya memerintahkan penis untuk cepat-cepat mengeluarkan air mani agar aktivitas otak berkurang.

Apakah keluar air mani karena cemas berbahaya bagi kesehatan?

Pada dasarnya, keluar air mani sebagai reaksi emosional terhadap situasi menegangkan tidak berbahaya. Kecuali bila selain keluarnya air mani Anda juga mengalami gejala serangan cemas (anxiety attack) seperti susah bernapas, nyeri dada, sakit perut, atau kejang otot. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau terapis untuk menanggulangi serangan kecemasan.

Cara mencegah ejakulasi saat dilanda kecemasan

Meskipun ejakulasi saat cemas tidak mengancam nyawa, kejadian ini tentu bikin Anda tidak nyaman dan tambah gelisah. Untuk itu, Anda bisa mencoba cara-cara berikut ini supaya tidak ejakulasi tiba-tiba karena kecemasan berlebihan.

  • Tarik napas panjang. Ambil napas dalam dari hidung Anda, tahan dua detik, kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut. Ulangi terus sampai Anda merasa lebih rileks.
  • Bayangkan suasana teduh. Apabila Anda dilanda kecemasan, tutup mata sejenak sambil membayangkan suasana yang menenangkan. Misalnya pemandangan gunung, sawah, pinggir sungai, langit yang cerah, atau di pantai.
  • Tanamkan sugesti positif. Kecemasan atau stres memang bisa bikin Anda takut. Namun, usahakan menanamkan sugesti atau kata-kata positif bagi diri sendiri. Ulangi kata-kata penuh motivasi seperti, “Tenang, aku pasti bisa mengerjakan soal ujian ini.”
  • Fokus pada hal-hal kecil. Anda mungkin cemas dengan hasil ujian, pertanyaan wawancara kerja, atau penilaian calon mertua Anda. Fokus pada hal-hal remeh saja agar tidak terlalu memusingkan hasil yang memang tidak bisa Anda kendalikan. Misalnya waktu mau ujian. Pastikan alat tulis Anda berfungsi dengan baik. Ketika mau wawancara kerja, periksa lagi apakah dokumen Anda sudah lengkap. Saat mau bertemu calon mertua, fokuslah pada jalan mencapai tempat yang sudah ditentukan, mana yang paling bebas macet misalnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Spontaneous ejaculation associated with anxiety. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/6614221 Diakses pada 25 April 2017.

Ejaculates During Exams. http://goaskalice.columbia.edu/answered-questions/ejaculates-during-exams Diakses pada 25 April 2017.

The Relationship Between Anxiety Disorders and Sexual Dysfunction. http://www.psychiatrictimes.com/articles/relationship-between-anxiety-disorders-and-sexual-dysfunction Diakses pada 25 April 2017.

9 Ways to Reduce Anxiety Right Here, Right Now. https://psychcentral.com/lib/9-ways-to-reduce-anxiety-right-here-right-now/ Diakses pada 25 April 2017.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 24/02/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x