7 Pose Yoga Terbaik untuk Membantu Mengatasi Ejakulasi Dini
Selain pengobatan, gaya hidup sehat bisa jadi kunci mengatasi masalah ejakulasi. Yoga adalah pilihan olahraga yang tepat untuk Anda yang mengalami ejakulasi dini. Ada gerakan yoga tertentu yang bisa Anda coba untuk mengatasi ejakulasi dini.
Berbagai gerakan yoga untuk ejakulasi dini
Setidaknya 1 dari 3 pria pernah mengalami ejakulasi dini sekali seumur hidup, terutama saat sedang stres berat.
Gerakan yoga tertentu bisa memperkuat otot panggul dan organ intim. Ketika melakukan yoga, Anda juga belajar menyelaraskan ritme pernapasan dengan gerakan tubuh, serta pikiran.
Hal tersebut memberikan efek menenangkan sehingga membantu Anda mengatasi stres yang menjadi penyebab ejakulasi dini.
Di bawah ini beberapa gerakan yoga yang bisa Anda coba untuk mengatasi masalah ejakulasi.
Cara melakukan gerakan paschimottanasana adalah sebagai berikut.
Duduk di lantai dengan kaki dijulurkan lurus di atas lantai, rapatkan kedua kaki.
Cobalah meraih ujung jari kaki dengan membungkuk.
Luruskan kepala selama tangan meraih jari kaki.
Tahan posisi selama 30 detik.
4. Bhujangasana
Bhujangasana atau disebut juga dengan pose kobra adalah pose dasar yoga yang diyakini mengatasi ejakulasi dini.
Gerakan ini membantu Anda untuk meregangkan otot di bahu, mengurangi kekakuan punggung bagian bawah, serta memberi kekuatan pada lengan dan bahu.
Selain itu, gerakan ini dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh.
Berikut cara melakukan gerakan bhujangasana.
Berbaring lurus di lantai dengan posisi tengkurap atau wajah menghadap lantai.
Letakkan kedua tangan di masing-masing sisi badan, kemudian tekuk dengan telapak tangan menempel lantai.
Dorong badan setinggi mungkin. Tahan kedua kaki masih menempel di lantai.
Tahan hingga posisi hingga badan melengkung selama 30 detik.
5. Matsyasana
Matsyasana juga dikenal sebagai pose ikan.
Pose yoga ini membantu memperbaiki postur tubuh dan memperkuat beberapa otot di tubuh pria, termasuk otot leher dan punggung atas.
Matsyasana juga dapat meregangkan pinggul dan menstimulasi organ-organ yang terdapat di daerah perut.
Selain itu, poses yoga ini berpotensi untuk meningkatkan kesehatan reproduksi, termasuk menunda ejakulasi pada pria.
Di bawah ini cara atau langkah melakukan gerakan matsyasana.
Berbaring telentang di lantai dengan lutut sedikit ditekuk, kaki tetap menempel di lantai.
Tarik napas, angkat pinggul Anda sedikit dari lantai dan geser telapak tangan ke bawah pantat.
Istirahatkan pantat di punggung tangan Anda (bukan di jari tangan).
Pastikan untuk menyelipkan lengan bawah dan siku ke dekat sisi tubuh Anda.
Tarik napas dan tekan lengan bawah dan siku dengan kuat ke lantai.
Selanjutnya, perlahan angkat tubuh bagian atas menjauh dari lantai. Kemudian, lepaskan posisi Anda kembali ke lantai.
Tahan posisi selama 15 – 30 detik, bernapas seperti biasa.
6. Mula bandha
Mula bandha dikenal sebagai pose kupu-kupu.
Riset dalam The world journal of men’s health (2020) menyebut pose ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh, terutama untuk organ yang terdapat di area organ perut, panggul, dan anus.
Mula bandha juga memengaruhi organ reproduksi pria dengan merangsang kelenjar prostat.
Pose ini sering dikombinasikan dengan latihan kegel bagi pria sehingga lebih optimal mengatasi masalah ejakulasi.
Cara atau langkah melakukan gerakan mula bandha adalah sebagai berikut.
Duduk di lantai kemudian tekuk kedua lutut dan satukan kedua telapak kaki saling beradu. Jaga lutut tempel menempel di lantai.
Tarik kaki Anda sedekat mungkin dengan tubuh dan senyaman mungkin.
Tekan tepi luar kaki Anda dengan kuat. Anda dapat mendorongnya dengan tangan atau mengunci jempol kaki dengan tangan.
Duduk tegak dengan tulang belakang diluruskan sambil menjaga tulang belikat dan bahu tetap melebar.
7. Uttanapadasana
Uttanapadasana juga dikenal sebagai pose mengangkat kaki.
Pose yoga ini dipercaya memperkuat usus dan meningkatkan kesehatan organ yang terdapat di area perut.
Selain manfaat tersebut, pose yoga uttanapadasana berpotensi mengendalikan respons ejakulasi dan mengatasi gangguan disfungsi ereksi (impotensi) pada pria.
Berikut cara melakukan gerakan uttanapadasana.
Berbaring dalam posisi terlentang.
Tarik napas sambil mengangkat kedua kaki ke atas dan tahan napas.
Tetap dalam posisi itu dengan nyaman.
Sambil mengembuskan napas secara bertahap, perlahan kembali ke posisi terlentang.
Coba posisi ini sebanyak 4 – 5 kali.
Gerakan yoga melatih kekuatan otot dasar panggul dan membuat Anda lebih memfokuskan pikiran.
Dengan begitu, tubuh Anda bisa lebih mengendalikan respons ejakulasi saat berhubungan intim, sehingga tidak terlalu cepat.
Selain sebagai obat ejakulasi dini alami, gerakan yoga meningkatkan gairah bercinta sehingga bermanfaat untuk mengatasi penurunan libido.
Apabila Anda masih pemula, akan lebih baik jika mengikuti kelas yoga dengan instruktur untuk membantu gerakan Anda.
[embed-health-tool-bmi]
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Joshi, A. M., Arkiath Veettil, R., & Deshpande, S. (2020). Role of Yoga in the Management of Premature Ejaculation. The world journal of men’s health, 38(4), 495–505. https://doi.org/10.5534/wjmh.190062
Katuri, K. K., Dasari, A. B., Kurapati, S., Vinnakota, N. R., Bollepalli, A. C., & Dhulipalla, R. (2016). Association of yoga practice and serum cortisol levels in chronic periodontitis patients with stress-related anxiety and depression. Journal of International Society of Preventive & Community Dentistry, 6(1), 7–14. https://doi.org/10.4103/2231-0762.175404
Mamidi, P., & Gupta, K. (2013). Efficacy of certain yogic and naturopathic procedures in premature ejaculation: A pilot study. International journal of yoga, 6(2), 118–122. https://doi.org/10.4103/0973-6131.113408
Rohilla, J., Jilowa, C. S., Tak, P., Hasan, S., & Upadhyay, N. (2020). A Comparative Study of Yoga with Paroxetine for the Treatment of Premature Ejaculation: A Pilot Study. International journal of yoga, 13(3), 227–232. https://doi.org/10.4103/ijoy.IJOY_89_19
Sengupta, P., Chaudhuri, P., & Bhattacharya, K. (2013). Male reproductive health and yoga. International journal of yoga, 6(2), 87–95. https://doi.org/10.4103/0973-6131.113391
Versi Terbaru
07/09/2023
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Ditinjau secara medis olehdr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.