home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Penyakit Penyebab Disfungsi Ereksi Pada Pria

5 Penyakit Penyebab Disfungsi Ereksi Pada Pria

Ereksi pada penis terjadi akibat mengalirnya sejumlah darah pada pembuluh darah di bagian penis, mengisinya sampai terisi penuh sehingga penis menjadi membesar dan mengeras. Sebagian pria idak dapat mengalami ereksi secara normal dan berujung pada kegagalan ereksi dan orgasme. Ada berbagai penyebab disfungsi ereksi pada pria, termasuk beberapa kondisi penyakit.Apa saja penyakit yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi?

Penyakit penyebab disfungsi ereksi pada pria

Disfungsi ereksi atau yang lebih akrab dikenal impotensi, adalah ketidakmampuan penis dalam mencapai kepuasan orgasme yang dilakukan dalam berhubungan seks.

Pria yang disfungsi ereksi sudah sudah pasti tidak bisa mencapai orgasme, tetapi pria yang tidak bisa orgasme belum tentu mengalami disfungsi ereksi. Penis adalah pembuluh darah, bukan otot, karenanya jika aliran darah ke penis terganggu akibat penyakit tertentu ,maka orang tersebut kemungkinan mengalami gangguan ereksi atau impotensi.

1. Kanker

Penyakit kanker pada pria, kemungkinan menjadi penyebab disfungsi ereksi. Alasannya, pada obat-obatan penyembuhan kanker terdapat kandungan zat anti androgen. Obat yang mengandung anti androgen biasanya digunakan pada obat penyakit penyembuhan saluran kencing dan pembesaran prostat. Obat ini memang menyembuhkan kanker, tetapi sayang cara kerjanya berlawanan dengan sistem produksi hormon pria sehingga mengurangi kejantanan pria.

2. Stroke

Stroke biasanya menyerang seseorang yang telah berumur, tetapi tidak bisa dipungkiri kalau pria berusia muda juga bisa terserang stroke. Pada penyakit stroke, aliran darah yang terserang ke otak juga akan memengaruhi jaringan darah pada jaringan erektil, sehingga penis tidak dapat ereksi secara maksimal.

3. Diabetes

Diabetes sering menjadi penyebab impotensi atau disfungsi ereksi. Hal ini disebabkan glukosa berlebih yang terdapat pada penderita diabetes tidak dapat mengubah menjadi energi, karena kadar hormon insulin dalam tubuh penderita diabetes sangat rendah. Maka itu kadar gula yang tinggi dalam penderita diabetes bisa menghambat kinerja saraf pria, yang mana juga berhubungan dengan aktivitas kepuasan seksual yang dihasilkan tidak bisa terjadi secara maksimal.

4. Jantung

Penyakit jantung terjadi akibat adanya pembuluh darah yang tersumbat, ditambah kolesterol yang berlebih dalam tubuh, sehingga membentuk timbunan-timbunan lemak di dalam pembuluh darah yang membuat aliran darah terhambat. Hal ini berakibat aliran darah tidak mampu mencapai area penis secara maksimal dan menjadi penyebab disfungsi ereksi terjadi.

5. Peyronie

Peyronie merupakan suatu jaringan plak atau benjolan yang mengeras, yang terdapat pada bagian kepala penis, batang penis, ataupun pada testis. Kondisi ini menyebabkan penis bengkok saat ereksi jika plak pada penis semakin menebal. Rangsangan penis mengakibatkan terbentuknya jaringan parut sebagai pelengkungan penis, menghalangi penetrasi selama seks.

Penyebab disfungsi ereksi yang bukan termasuk penyakit

Rata-rata penyebab impotensi selain penyakit di atas adalah perubahan gaya hidup, seperti merokok. Sepertinya hampir semua orang tahu bahwa merokok bisa menyebabkan impotensi. Hal ini dikarenakan rokok melepaskan nikotin dan zat lainnya yang bisa menjadi penghambat pembuluh darah. Jika pembuluh darah dalam tubuh terhambat, sudah pasti aliran ke penis pun akan terganggu yang bisa menyebabkan orang mengalami impotensi.

Sering minum minuman beralkohol juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi, dikarenakan alkohol adalah zat depresan yang dapat memblokir kinerja saraf, sehingga menghambat komunikasi antar otak dan bagian tubuh lainnya, dalam kasus ini contohnya penis. Inilah mengapa pecandu alkohol menderita disorientasi, karena pikiran mengalami kekosongan dan reflek gerakan kerja yang lambat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 19/08/2020
x