home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Bagian Sensitif Pria yang Mudah Dibuat Terangsang

8 Bagian Sensitif Pria yang Mudah Dibuat Terangsang

Jika biasanya pria Anda yang memanjakan Anda dengan tangan dan lidahnya, sekarang giliran Anda yang ‘mengeksplorasi’ bagian tubuh pria untuk memanaskan permainan malam ini. Bagian mana saja yang perlu Anda sentuh? Cari tahu bagian sensitif pria di artikel ini.

Bagian sensitif pria yang harus Anda sentuh

Tidak sedikit wanita yang beranggapan, zona erotis atau titik sensitif pria hanya berada di satu titik. Padahal, sama seperti wanita, pria memiliki beberapa zona sensitif yang bisa dieksplorasi untuk membangkitkan hasratnya. Berikut ini area-area yang bisa jadi sasaran sentuhan Anda untuk menggoda pasangan. Buat si dia menikmati setiap sentuhan Anda, sebelum menikmati ‘menu utama’.

1. Area telinga

Telinga adalah salah satu bagian sensitif pria yang tidak boleh Anda abaikan. Telinga adalah area yang dipenuhi ujung-ujung saraf yang sensitif. Gunakan jari telunjuk dan ibu jari Anda untuk memijat daun telinga dengan gerakan pelan dan tegas. Anda bisa juga menekan bagian telinga luar yang lunak dan mencium bagian belakang telinganya.

2. Leher

Bagian leher merupakan bagian yang dapat dengan cepat merangsang gairah pria. Ciumilah leher secara bergantian dengan bagian telinga belakang suami Anda. Cobalah gigit lembut lehernya tanpa meninggalkan bekas.

3. Puting

Puting pria sekilas seperti tidak memiliki fungsi layaknya puting wanita. Namun ternyata ini adalah salah satu area sensitif yang mudah terangsang. Anda dapat bereksplorasi dengan putingnya secara perlahan dan lembut.

4. Paha bagian dalam

Tidak banyak yang tahu, namun bagian sensitif pria terletak juga pada bagian paha dalamnya. Menyentuh dan menciumnya dalam sesi foreplay dapat membuat pasangan Anda terangsang dengan lebih cepat.

5. Lipatan paha atas

Garis yang membentuk selangkangan pria dan merupakan bagian sendi paha atas, merupakan area yang jika disentuh dapat menjadi bagian sensitif pria yang bisa Anda sentuh atau pijat.

6. Penis

Tentu saja, bagian sensitif pria yang paling utama terletak pada penisnya. Penis adalah bagian yang paling sensitif milik pria, jadi perlakukanlah dengan lembut. Komunikasikan bagaimana gaya dan cara yang disukai pasangan Anda, agar zona erotisnya yang satu ini terpuaskan.

7. Perineum

Bagian lainnya adalah perineum, yang terletak di antara bagian skrotum atau kantung tempat penis berada dan anus pria. Area ini seringkali dilewatkan, padahal menyimpan banyak saraf sensitif bagi pria. Cobalah memijat dan mengelus perineum tepat sebelum pasangan mencapai orgasme.

8. Skrotum

Terakhir, bagian yang masih berada di sekitar alat kelamin dan menyimpan zona sensitif lainnya adalah skrotum atau kantung kemaluan. Skrotum sangat sensitif dan cenderung rapuh dan tidak bisa menerima tekanan yang terlalu banyak, karena akan terasa sakit. Namun, sentuhan lembut akan membuat pasangan merasakan kenikmatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Most Sensitive Spots on Men (and on You).

http://www.womenshealthmag.com/sex-and-love/erogenous-zones. Accesssed 08/05/2017.

Everything You Need to Know About Male and Female Erogenous Zones.

https://greatist.com/play/guide-to-male-female-erogeneous-zones. Accesssed 08/05/2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Tanggal diperbarui 20/05/2017
x