Tidur Bifasik, Pola Tidur yang Jarang Dilakukan Padahal Punya Banyak Manfaat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidur adalah kebutuhan wajib yang harus ditunaikan setiap hari. Nah ketika mendengar kata tidur, yang hampir pasti terbayang adalah tidur di malam hari. Mungkin satu-dua kali curi waktu untuk tidur siang hanya kalau sempat. Padahal, membiasakan membagi jadwal tidur di siang dan malam hari itu banyak manfaatnya, lho! Pola tidur yang seperti ini namanya adalah tidur bifasik. Berikut ulasan lengkapnya.

Apa itu tidur bifasik?

capek saat bangun tidur

Tidur bifasik adalah kebiasaan tidur dua kali dalam sehari, yaitu di malam dan siang hari.

Namun, tidur siang yang dimaksud di sini bukan hanya sebagai selingan sesekali atau sekadar untuk bayar “utang” tidur. Untuk Anda dapat menerapkan pola tidur bifasik, jadwal tidur siang harus dibuat rutin setiap hari.

Orang yang memiliki pola tidur bifasik biasanya tidur malam selama 5-6 jam dan tidur siang selama 20-30 menit setiap hari. Ada pula yang terbiasa tidur malam selama 5 jam dan tidur siang sekitar 1 sampai 1,5 jam setiap hari.

Bentuk lain dari tidur bifasik adalah membiasakan tidur selama 6-8 jam setiap malam, namun dibagi dalam dua shift. Misalnya, mulai tidur dari pukul 7-9 malam kemudian bangun sebentar dan lanjut tidur lagi dari pukul 12 hingga 6 pagi. Pola bifasik yang satu ini tidak memerlukan jadwal tidur siang.

Manfaat tidur bifasik

istirahat cukup setelah bekerja

Pola tidur bifasik yang dilakukan dua kali sehari tampaknya masih kalah populer dibanding tidur sekali di malam hari. Ini karena selama matahari masih bersinar di atas kepala akan cukup sulit bagi kita, terutama bagi pekerja kantoran, untuk meluangkan waktu tidur siang.

Padahal, pola tidur bifasik diyakini memiliki lebih banyak manfaat ketimbang hanya tidur malam saja.

Berdasarkan banyak tinjauan penelitian, banyak orang merasa bahwa tidur bifasik membawa dampak yang baik secara fisik maupun psikis. Dilansir dari laman National Sleep Foundation, tidur siang memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan seperti:

Mengisi kembali energi yang hilang

Tidur siang bisa meningkatkan kinerja dan kewaspadaan otak. Itu sebabnya Anda akan lebih merasa bersemangat setelah bangun dari tidur siang yang nyenyak.

Namun, jangan terlalu lama. Tidur siang selama 15 sampai 20 menit saja sudah cukup untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran Anda.

Jika terlalu lama, tidur siang justru bisa membuat Anda lemas dan pusing habis bangun.

Mengurangi stres

Jika dilakukan teratur, tidur siang barang sebentar saja bisa membantu mengurangi stres dan ketegangan yang dirasakan saat bekerja.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, tidurlah setiap hari di waktu yang sama. Tepatnya antara pukul 13.00 sampai 15.00.

Di waktu setelah makan siang ini, kadar gula darah dan energi biasanya mulai menurun sehingga rasa kantuk mulai menyerang. Agar lebih cepat nyenyak, tidurlah di ruangan yang gelap dan tidak terlalu bising.

Meningkatkan suasana hati (mood)

Ketika Anda kurang tidur, bukan hanya rasa kantuk yang menyerang. Namun, mood pun biasanya jadi buruk dan Anda cenderung mudah marah.

Solusi yang paling tepat saat Anda kurang tidur sebenarnya adalah meluangkan waktu sebentar untuk beristirahat. Inilah mengapa pola tidur bifasik adalah hal yang perlu diterapkan dalam keseharian.

Jika dibandingkan dengan minum kopi, tidur siang sebentar menjadi cara melek yang lebih membawa manfaat. Tidur siang adalah cara alami untuk memulihkan energi dan mood.

Membantu penuhi kebutuhan tidur

Dengan rutin tidur siang pun Anda jadi akan lebih mudah memenuhi kebutuhan tidur harian Anda, yaitu 7-8 jam setiap hari. Anda pun akan terhindar dari risiko kurang tidur atau kebiasaan begadang hingga larut malam.

Jangan biasakan kurang tidur terus-terusan karena risikonya untuk kesehatan sama sekali tak sepele. Orang yang setiap hari kurang tidur berisiko tinggi mengalami:

  • Kegemukan
  • Penyakit kardiovaskular
  • Penurunan fungsi kognitif otak
  • Diabetes tipe 2

Yuk, mulai coba terapkan pola tidur bifasik demi kesehatan yang lebih baik!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Sebagian dari Anda mungkin lebih suka tidur dalam keadaan terang. Namun riset menunjukkan matikan lampu saat tidur itu lebih baik. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Bahayakah Tidur dengan Rambut Basah?

Sering tidur dengan kondisi rambut masih basah? Kebiasaan tersebut ternyata bisa menyebabkan masalah kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 27 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Agar Manfaatnya Optimal, Tidur Siang Juga Ada Aturannya, Lho!

Tidur siang memiliki manfaat untuk semua orang, termasuk orang dewasa. Namun, manfaat ini akan bisa didapatkan jika Anda tahu cara tidur siang yang baik.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 18 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

posisi tidur ibu hamil

Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil agar Lebih Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
mitos tentang tidur

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tidur siang bikin gemuk

Benarkah Tidur Siang Bisa Bikin Badan Gemuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
perubahan pola tidur

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit