Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jangan remehkan batuk berdahak yang Anda alami, apalagi jika dahak yang dikeluarkan memiliki warna tertentu. Pada keadaan normal, seseorang mengeluarkan dahak dalam jumlah yang sedikit dan tidak berwarna. Jika Anda sering mengeluarkan dahak dan berwarna tidak bening, bisa jadi Anda mengalami suatu kondisi medis tertentu. Berikut adalah arti warna dahak yang bisa menjadi tanda dari suatu masalah pada tubuh Anda.

Arti berbagai macam warna dahak

Dahak merupakan bagian dari lendir (mukus), yaitu cairan yang diproduksi oleh organ-organ pada sistem pernapasan. Dahak berfungsi melembapkan sekaligus melindungi saluran napas dari serangan kuman penyakit seperti virus dan bakteri.

Dalam keadaan normal, tubuh manusia memproduksi dahak dalam jumlah yang tidak terlalu banyak dan tidak berwarna, alias bening. Seperti dijelaskan dalam halaman Harvard Medical School, produksi dahak berlebih disertai dengan perubahan tekstur (biasanya lebih kental) dan warna menandakan adanya masalah dalam sistem pernapasan. Kelebihan dahak di dalam saluran pernapasan biasanya dikeluarkan ketika batuk.

Warna dahak hijau atau kuning

Mungkin Anda beberapa kali mengeluarkan dahak yang berwarna kuning atau hijau. Kondisi ini umumnya terjadi saat Anda kena flu. Dahak hijau atau kuning menandakan bahwa tubuh Anda sedang melawan infeksi virus atau bakteri.

Perubahan warna tersebut sebenarnya berasal dari sel-sel darah putih yang dikenal sebagai neutrofil yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh ke daerah infeksi. Neutrofil mengandung protein hijau, sehingga memengaruhi warna dahak.

Awalnya, dahak Anda mungkin akan berwarna kuning. Hal ini menandakan bahwa infeksi bakteri atau virus belum terlalu parah. Dahak kemudian berubah kehijauan karena tubuh mengeluarkan banyak neutrofil untuk menyerang bakteri.

Beberapa penyakit yang menyebabkan dahak Anda berwarna hijau atau kuning, yaitu:

Dahak berwarna putih atau semi abu-abu

Dahak yang berwarna putih atau keabu-abuan mengindikasikan adanya infeksi pada saluran pernapasan bagian atas atau nasal congestion (hidung tersumbat).

Dalam keadaan sakit kronis, dahak yang berwarna putih ini diakibatkan oleh gangguan sistem pencernaan, gagal jantung kongestif, serta penyakit paru kronis. Apabila dahak terus dikeluarkan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Meskipun putih, warna dahak ini bisa menandakan penyakit yang berbahaya.

Beberapa penyakit yang menyebabkan dahak Anda berwarna putih atau keabu-abuan di antaranya:

  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yaitu kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh bronkitis dan emfisema.
  • Bronkitis yang disebabkan oleh infeksi virus.
  • Iritasi tenggorokan yang dipicu oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan atau GERD.

Dahak berwarna cokelat

Anda memiliki kebiasaan merokok? Jangan heran jika melihat dahak berwarna kecokelatan. Dahak berwarna cokelat bisa jadi berasal dari bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam rokok, seperti resin dan tar. 

Tak hanya merokok, warna dahak cokelat juga bisa disebabkan oleh penyakit tertentu. Dahak yang berwarna kecokelatan bisa jadi merupakan tanda gumpalan darah yang sudah lama mengendap.

Beberapa penyakit yang menyebabkan Anda batuk berdahak warna cokelat, yaitu:

  • Pneumoconiosis, yaitu gangguan paru-paru yang disebabkan oleh polusi, limbah industri atau abses.
  • Luka pada paru-paru
  • Pneumonia akibat infeksi bakteri
  • Bronkitis akibat bakteri
  • Makan makanan yang membuat dahak menjadi cokelat, seperti kopi, anggur merah, dan cokelat.

Dahak berwarna hitam

Dahak yang berwarna hitam biasanya disebut dengan melanoptysis. Hampir sama dengan dahak cokelat, dahak yang berwarna hitam ini juga dapat disebabkan oleh kebiasaan merokok yang parah. 

Beberapa kondisi medis yang juga mungkin menyebabkan dahak berwarna hitam, antara lain:

  • Infeksi jamur Exophiala dermatitidis yang menyerang pernapasan
  • Pneumoconiosis 

Dahak berdarah (merah atau merah muda)

Dahak berdarah membuat lendir yang keluar bercampur dengan darah berwarna merah atau merah muda. Ini menandakan telah terjadi perdarahan di saluran napas Anda.

Dahak berdarah biasanya juga disertai dengan batuk berdarah. Dahak berwarna merah termasuk warna dahak yang berbahaya.

Beberapa kondisi yang menyebabkan Anda mengalami dahak berdarah, yaitu:

Jika Anda mengenali adanya perubahan warna dahak dan disertai dengan gejala penyakit pernapasan kronis, seperti batuk atau dahak berdarah, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Melalui pemeriksaan medis, dokter akan menentukan penyakit yang menyebabkan perubahan warna dahak yang Anda alami.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Perbedaan Tekanan Darah di Pagi, Siang, dan Malam Hari?

Pengukuran tekanan darah banyak dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari. Apakah akan ada perbedaan tekanan darah, jika dilakukan di lain waktu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Memilih Makanan yang Tepat Kalau Maag Anda Sering Kambuh

Selain mengonsumsi obat, Anda yang memiliki sakit maag juga perlu mengubah pola makan dengan memilah-milah jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Gangguan Pencernaan, Gastritis, Health Centers 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Osteopenia

Osteopenia adalah kondisi pengeroposan tulang sebelum berlanjut menjadi osteoporosis. Yuk, pelajari lebih dalam gejala, penyebab, dan cara mengobatinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Flat Foot (Telapak Kaki Datar)

Normalnya, bagian tengah telapak kaki akan berlekuk. Namun, orang-orang penderita flat feet memiliki telapak kaki datar. Apa efeknya pada kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hamil di usia 20-an

Kelebihan dan Kekurangan Hamil di Usia 20-an

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
cepat turun berat badan pagi hari

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Cepat Turun Berat Badan

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
berapa banyak makan nasi saat sarapan

Seberapa Banyak Harusnya Porsi Makan Nasi Saat Sarapan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
krim perontok bulu

Menggunakan Krim untuk Menghilangkan Bulu, Amankah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit