Ragam Bahan Tradisional sebagai Obat Alami untuk Batuk Kering dan Berdahak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Batuk juga bisa disertai dengan gejala lain yang tak kalah mengganggu seperti sakit tenggorokan dan hidung berair. Berbagai obat batuk yang bisa diperoleh dengan mudah di apotek bisa diandalkan sebagai penanganan pertama. Namun, terkadang Anda mungkin lebih mengandalkan cara tradisional atau bahan alami untuk meredakan batuk sebelum minum obat. Untuk itu, simak ulasan lengkap obat batuk alami berikut ini.

Berbagai pilihan obat batuk alami

Sebelum mencoba obat batuk nonresep yang bisa dibeli di apotek atau supermarket, Anda sebenarnya bisa mencoba beragam bahan alami untuk meringankan gejala batuk akibat infeksi pernapasan ringan, seperti pilek dan flu. Bahkan, bahan tradisional ini bukan hanya berguna berbagai jenis batuk, melainkan juga mengatasi gejala pernapasan lain yang mungkin menyertai, seperti hidung tersumbat.

Meski banyak yang menganggap bahwa bahan alami tidak memiliki efek samping seperti obat batuk OTC, Anda tetap harus berkonsultasi dengan dokter.

Beberapa bahan alami dan tradisional yang bisa membantu Anda meredakan batuk, yaitu:

1. Air garam

Air garam hangat untuk obat batuk alami

Garam bisa menjadi obat batuk alami yang mudah didapatkan di rumah. Berkumur dengan air garam hangat bisa membantu mencegah pertumbuhan bakteri yang menginfeksi tenggorokan. Cara tradisional ini juga bisa membantu mengencerkan dahak yang menggumpal di belangkang tenggorokan, sehingga batuk lebih reda.

Untuk membuat obat batuk berdahak dari larutan garam, masukan 1/4 hingga 1/2 sendok teh garam ke dalam 250 ml air hangat, lalu aduk hingga larut. Kemudian berkumurlah menggunakan larutan ini setiap tiga jam sekali selama 3-4 kali dalam sehari.

Jika ingin menggunakan bahan tradisional ini sebagai obat batuk untuk anak, pastikan Anda mengajari dan memberitahu si kecil bagaimana cara berkumur yang benar sehingga larutan tersebut tidak tertelan.

2. Madu

Madu untuk obat alami

Madu sudah sejak dulu dimanfaatkan sebagai obat alami untuk berbagai penyakit, termasuk batuk.

Berbagai penelitian, salah satunya pada jurnal Canadian Family Physician, membuktikan kandungan yang dimiliki madu bisa efektif menyembuhkan penyakit batuk jika dikonsumsi secara rutin.

Zat analgesik yang terdapat pada bahan alami ini mampu menghentikan infeksi pada penyakit yang menyebabkan batuk kering maupun batuk berdahak.

Agar efeknya sebagai obat batuk tradisional optimal, Anda bisa minum satu sendok teh madu secara langsung dalam keadaan perut kosong. Alternatif lainnya, Anda bisa mencampur ke dalam susu atau teh herbal dengan perasan lemon.

Kombinasi madu dan lemon bisa lebih baik menyembuhkan batuk karena membantu melancarkan pergerakan udara di saluran pernapasan.

3. Jahe

Jahe sebagai obat batuk alami

Meminum campuran jahe yang telah dilarutkan ke dalam air hangat atau teh dapat membantu meredakan gejala batuk. Menurut National Institute of Health, jahe memiliki kandungan antibakteri dan antivirus sehingga bisa meningkatkan kemampuan sistem imun melawan infeksi dalam saluran pernapasan. Kandungan tersebut juga mampu sekaligus mencegah perkembangan virus dan bakteri baru.

Jahe juga merupakan zat analgesik (pereda nyeri) alami yang dapat memberi efek menghangatkan tubuh. Sensasi hangat dari bahan tradisional ini membantu mengencerkan dahak di saluran pernapasan sehingga amat cocok dijadikan obat herbal untuk menyembuhkan batuk berdahak.

Tak hanya itu, jahe sebagai obat batuk alami mampu mengurangi rasa sakit pada tenggorokan akibat batuk kering. Sensasi rasa hangatnya mampu melemaskan otot-otot tenggorokan yang menegang.

Anda bisa minum obat batuk tradisional ini dengan cara mengonsumsi langsung. Anda juga bisa mencampurnya dengan air perasan lemon, teh, madu, ataupun susu. Minumlah sebanyak dua kali sehari selama mengalami batuk.

4. Lemon

Lemon dan madu

Buah-buahan juga bisa dimanfaatkan sebagai obat batuk alami, salah satunya adalah lemon.

Sebagai obat batuk, lemon mampu mengurangi radang yang terjadi di bagian tenggorokan, sekaligus memberi asupan vitamin C untuk tubuh. Vitamin C sendiri berguna untuk meningkatkan kekuatan sistem daya tahan tubuh dalam membasmi infeksi kuman, termasuk infeksi yang berlangsung di saluran napas yang menjadi penyebab batuk.

Ramuan obat batuk sederhana dapat dibuat dengan cara mencampurkan satu sendok teh perasan lemon dengan satu sendok teh madu. Minumlah beberapa kali dalam sehari.

Cara lain mengonsumsi lemon sebagai obat batuk adalah dengan mencampurkan lada dan madu ke dalam air perasan lemon.

5. Kunyit

Kunyit untuk obat batuk alami

Kunyit dipercaya dapat mengurangi gejala batuk menerus, terutama untuk obat batuk kering alami.

Dalam kunyit, terdapat curcumin yang memiliki sifat antiradang. Senyawa ini memiliki kemampuan yang sama kuatnya dengan beberapa obat yang juga mengandung zat antiradang. Fungsinya untuk melawan partikel asing penyebab infeksi di saluran pernapasan.

Untuk menjadikan kunyit sebagai obat batuk alami, Anda bisa menghancurkan kunyit menjadi bubuk halus dan mencampurkan ke dalam satu gelas susu panas. Anda juga bisa mencampurnya dengan garam dalam teh bersama dengan empat gelas air untuk meredakan rasa gatal pada tenggorokan.

Hindari untuk tidak langsung minum air putih setelah mengonsumsi ramuan obat batuk ini. Air putih dapat menghambat kerja dari senyawa anti-inflamasi yang terkandung pada kunyit.

6. Bawang putih

khasiat bawang putih

Bawang putih merupakan salah satu obat alami batuk berdahak yang paling mudah diperoleh. Sifat antimikroba yang terdapat dalam bawang putih mampu menghentikan infeksi ataupun iritasi yang menimbulkan dahak berlebih. Hal itu berkat senyawa allicin yang dapat membasmi bakteri dan virus di dalam tenggorokan.

Selain dimakan, Anda juga bisa menghirup aroma menyengat dari bawang putih. Alternatif lain, Anda bisa membuat ramuan obat tradisional batuk dengan mencampur bawang putih halus, madu, serta teh.  Minumlah larutan obat batuk ini paling tidak dua kali sehari untuk meredakan batuk dan rasa sakit di tenggorokan.

7. Sari cuka apel

Cuka sari apel untuk obat alami

Cuka apel mengandung asam asetik yang bersifat antibakteri. Oleh karena sifatnya itulah, cuka apel bisa diolah menjadi obat batuk alami. Zat antibakteri dalam cuka apel mampu memecah gumpalan lendir dan mematikan bakteri yang menyerang saluran pernapasan.

Untuk mengolah sari suka apel menjadi obat batuk berdahak alami, Anda dapat mencairkan 1-2 sendok cuka sari apel ke dalam satu gelas air. Kemudian, berkumurlah dengan larutan ini dan minum secara langsung. Ulangi cara ini secara berturut-turut selama satu sampai dua kali dalam satu jam.

Sebelum berkumur dengan larutan obat batuk tradisional dari cuka apel selanjutnya, minumlah air putih sebanyak-banyaknya.

8. Makanan probiotik

Makanan probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Makanan probiotik memang tidak menyembuhkan batuk secara langsung. Namun, makanan probiotik membantu memperkuat sistem imun karena menyeimbangkan bakteri baik di pencernaan.

Probiotik bermanfaat seperti Lactobacillus umumnya yang terkandung dalam susu, kefir, yogurt, dan cuka sari apel. Bahan alami ini dapat mengurangi gejala pada batuk yang disebabkan oleh alergen tertentu.

Oleh karena itu, probiotik bisa dimanfaatkan sebagai obat untuk batuk yang disebabkan oleh alergi. Kandungan probiotik yang terbaik terdapat pada susu, tapi konsumsinya tetap perlu diwaspasdai karena dapat membuat dahak menebal.

10. Nanas

Nanas untuk obat batuk alami

Nanas juga bisa menjadi salah satu obat batuk alami. Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu meredakan batuk berdahak secara lami. Kandungan bormelain yang tersusun dari enzim proteolytic dan protease ini memiliki sifat antiinflamasi sehingga dapat memecah dahak yang menggumpal di bagian tenggorokan dan paru-paru.

Makanlah 60 gram potong nanas dalam sehari. Anda juga bisa menjadikannya jus dan meminumnya sebanyak 3 kali sehari sampai gejala yang Anda rasakan berangsur membaik.

Namun, perlu diperhatikan, jika diminum bersama dengan antibiotik, enzim bromelain dalam nanas bisa mengurang keampuhan obat dalam melawan bakteri.

11. Sup kaldu tulang

Sup kaldu tulang untuk obat batuk alami

Mengonsusmsi kaldu tulang dapat memberikan banyak efek positif bagi kesehatan, mulai dari membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengencerkan dahak di saluran pernapasan, sampai meningkatkan kemampuan detofisifikasi pada tubuh.

Kaldu tulang memang tidak dapat menyembuhkan batuk secara langsung. Namun, obat batuk alami yang satu ini bisa meringankan gejala batuk akibat infeksi partikel berbahaya, seperti paparan polusi, zat kimia, bakteri, dan zat beracun lainnya.

Ketika Anda mengalami batuk berkepanjangan, kadar cairan tubuh cenderung menurun sehingga Anda pun rentan mengalami dehidrasi. Kaldu tulang menjadi salah satu obat batuk alami yang mengandung elektrolit dalam bentuk sodium yang sehingga tubuh dapat lebih mudah menyerap cairan yang masuk.

Anda dapat mengonsumsi obat batuk dari kaldu tulang yang telah dipanaskan sehingga dapat memberikan efek relaksasi yang maksimal pada bagian saluran pernapasan yang terasa sesak.

12. Akar licorice

Akar licorice

Telah lama digunakan sebagai obat herbal untuk meredakan radang tenggorokan, akar licorice juga dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk alami, khususnya batuk berdahak dan batuk karena alergi.

Kandungan glycyrrhizin pada obat batuk dari akar licorice ini memiliki sifat antialergen sehingga dapat mengencerkan lendir yang mengakibatkan rasa sesak saat bernapas.

Ketahui hal ini sebelum minum obat batuk alami

Perempuan dewasa mengalami batuk

Obat batuk alami atau tradisional dari berbagai bahan herbal populer menjadi alternatif pengobatan batuk karena diklaim minim risiko efek samping, murah, dan mudah diperoleh.

Sayangnya, masih diperlukan uji klinis yang lebih banyak dan masif untuk mengetahui seberapa ampuh obat alami ini menyembuhkan batuk. Namun, bukan berarti bahan alami dan tradisional tak bermanfaat sama sekali untuk batuk.

Sementara ini, penggunaan obat batuk tradisional cukup aman jika digunakan dalam waktu singkat. Namun, Anda tidak boleh menggantikan pengobatan dokter dengan obat herbal, terlebih untuk penyakit pernapasan kronis, seperti batuk berdarah. Hal itu bisa menandakan adanya peradangan serius di paru yang tak bisa disembuhkan dengan herbal.

Paling tepat, berkonsultasilah dengan dokter sebelum memutuskan untuk minum obat batuk alami, baik untuk batuk kering, berdahak, ataupun berdarah. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan saran paling tepat sehingga pengobatan Anda juga berjalan secara maksimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Anak Batuk Sampai Muntah

Anak batuk sampai muntah disebabkan oleh beberapa faktor. Sebelum batuk memicu refleks muntah pada anak, sebaiknya ibu perlu memberikan obat yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
anak batuk sampai muntah
Kesehatan Anak, Parenting 9 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Hindari Risiko Efek Samping Obat, Pilihlah Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

Jika ingin menghindari risiko efek samping dari obat apotek, sebaiknya gunakan berbagai obat batuk alami untuk ibu hamil ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Health Centers 4 Oktober 2019 . Waktu baca 10 menit

Mucohexin

PenggunaanUntuk apa mucohexin digunakan? Mucohexin adalah sebuah merek obat yang tersedia dalam bentuk sirup. Obat ini mengandung bromhexine sebagai kandungan utamanya. Bromhexine termasuk ke dalam golongan obat ...

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 16 September 2019 . Waktu baca 10 menit

Batuk Kering

Batuk kering adalah jenis batuk yang tidak disertai dahak. Cari tahu gejala, penyebab, dan langkah pengobatan batuk kering lebih mendalam di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 13 September 2019 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mual saat hamil

Batuk Terus Bikin Lelah, Pelajari Teknik Batuk Efektif Berikut!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 17 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
dada sakit saat batuk

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
Batuk ke arah siku etika batuk

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 2 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit
puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit