Kenapa Makan Gorengan Bisa Menyebabkan Batuk?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tenggorokan sering kali terasa gatal dan perih setelah kebanyakan makan gorengan. Tak lama kemudian, rasa sakit di tenggorokan akan diikuti dengan batuk menerus. Maka dari itu, banyak yang menyimpulkan terlalu banyak makan gorengan bisa menyebabkan batuk. Faktanya, secara medis, makanan yang digoreng dengan minyak banyak bukanlah penyebab langsung dari batuk. Akan tetapi, gorengan bisa memicu suatu mekanisme dalam tubuh yang mengakibatkan batuk. Seperti apa mekanisme yang dimaksud?

Gorengan menyebabkan batuk karena naiknya asam lambung

LPR penyebab batuk

Batuk, baik jenis batuk berdahak atau batuk kering, merupakan gejala umum dari penyakit pilek dan flu yang disebabkan oleh infeksi virus di saluran pernapasan atas. Namun, batuk juga bisa disebabkan oleh masalah kesehatan yang tidak berasal dari sistem pernapasan. Salah satu kondisi umum yang menjadi penyebab batuk hingga berbulan-bulan atau batuk kronis adalah naiknya asam lambung ke kerongkongan atau GERD.

Konsumsi gorengan dan makanan lain yang digoreng dalam minyak banyak juga dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung yang menyebabkan batuk. Namun, kenaikan asam lambung akibat gorengan sedikit berbeda dengan GERD. Makanan berminyak memperparah suatu kondisi umum di dalam tubuh yang dikenal dengan Laryngopharyngeal Reflux (LPR).

Seperti yang dijelaskan oleh American Family of Physicians, LPR adalah gangguan peradangan umum yang terjadi di saluran pernapasan atas dan disebabkan oleh naiknya asam lambung hingga ke tenggorokan. Lantas, bagaimana mekanisme asam yang berasal dari saluran pencernaan naik sampai ke tenggorokan?

Di bagian esofagus atau kerongkongan terdapat dua sfingter atau otot halus berbentuk cincin. Otot ini bekerja dengan cara membuka dan menutup saluran pencernaan. Kedua otot halus ini terletak di bagian bawah dan atas kerongkongan. Fungsinya untuk mencegah makanan dari saluran cerna naik ke saluran napas. Saat Anda mengalami LPR yang terjadi adalah kedua sfingter ini melemah sehingga tidak membuka dan menutup sebagaimana mestinya. Akibatnya, asam yang berasal dari perut naik hingga ke tenggorokan.

Tidak seperti lambung dan kerongkongan, tenggorokan lebih sensitif terhadap asam. Akibatnya, asam lambung yang naik karena makan gorengan menyebabkan tenggorokan teriritasi sehingga timbul peradangan yang yang membuat gatal dan sakit tenggorokan, serta refleks batuk.

Refleks batuk sendiri berfungsi untuk membersihkan tenggorokan dari zat asam yang mengganggu.

Sudah Sembuh dari Batuk, Kenapa Tenggorokan Masih Gatal dan Sakit?

Gorengan menyebabkan batuk memburuk

Selain memperparah kondisi LPR sehingga menyebabkan batuk, minyak goreng yang dipakai berkali-kali untuk mengolah gorengan juga bisa memperparah peradangan yang terjadi di tenggorokan akibat LPR.

Menurut salah satu studi dalam Journal of the American Oil Chemists’ Society, minyak goreng yang dipanaskan secara berulang (hingga lebih dari 180 derajat Celsius) melebihi titik panasnya akan menyebabkan terbentuknya senyawa akrolein. Ini adalah senyawa hasil pembakaran asam lemak linolenik yang merupakan kandungan utama minyak goreng.

Saat gorengan dikonsumsi, akrolein bisa mengiritasi dinding-dinding tenggorokan sehingga peradangan akibat LPR semakin parah dan batuk  pun semakin menjadi. Oleh karena itu, gorengan termasuk jenis makanan yang dilarang saat batuk karena bisa menyebabkan gejalanya makin parah.

Perbedaan naiknya asam lambung pada LPR dan GERD

Asam lambung naik akibat lpr atau gerd

Peristiwa naiknya asam lambung pada LPR dan GERD memang mirip, tapi keduanya memberikan dampak yang berbeda. Perbedaan ini bisa diketahui secara langsung dari ciri-ciri gejala yang muncul.

Tidak seperti pada LPR, asam lambung pada GERD hanya naik dari perut sampai kerongkongan, tidak mencapai tenggorokan. Oleh karena itu, umumnya batuk akibat GERD juga disertai dengan masalah pencernaan seperti rasa sakit yang membakar (heartburn) di ulu hati, perut kembung, bersendawa, dan sakit perut. Tak jarang, jenis batuk berkepanjangan akibat GERD membuat batuk hingga mual dan muntah.

Sementara itu, kenaikan asam lambung dalam mekanisme LPR tidak menyebabkan gangguan pencernaan sama sekali. Gorengan yang memperparah kondisi LPR menyebabkan gejala seperti rasa gatal dan perih di tenggorokan, batuk menerus,  suara serak, dan rasa pahit di lidah. Pada kondisi yang lebih parah, peradangan bisa mengakibatkan munculnya kelenjar bernanah ataupun memperparah reaksi asma dan sinusitis yang sedang kambuh.

Gorengan memang tidak menyebabkan batuk secara langsung, tapi menjadi salah satu faktor yang membuat Anda berpotensi batuk. Oleh karena itu, batasi gorengan dan makanan lain yang memicu LPR seperti makanan pedas dan asam, alkohol, kopi, cokelat, dan minuman bersoda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Obat Batuk Anak, Mulai dari yang Alami Sampai Medis

Obat batuk non-resep memiliki efek samping yang dapat membahayakan kesehatan buah hati, beralihlah menggunakan obat batuk alami untuk anak.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 10 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Obat Batuk untuk Bayi, Mulai dari Alami Hingga Resep Dokter

Saat si kecil batuk, jangan asal memberinya obat tanpa resep. Pasalnya, dosis dan jenis obat batuk untuk bayi berbeda dengan orang dewasa.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 5 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit

Pilek

Pilek adalah salah satu kondisi yang umum menyerang. Namun, penyakit ini nyatanya beda dengan flu. Lantas, apa itu pilek? Apa bedanya dengan flu?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Flu, Kesehatan Pernapasan 1 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sayur goreng

Meski Lezat, Sayur Goreng Sehat Apa Tidak, Sih?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
jeruk nipis obat batuk

Sering Digunakan, Jeruk Nipis dan Kecap Benarkah Bisa Mengobati Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

8 Minyak Esensial Alami yang Bisa Anda Coba untuk Mengatasi Batuk

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bahan-bahan obat batuk alami

Ragam Bahan Tradisional sebagai Obat Alami untuk Batuk Kering dan Berdahak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit