Definisi

Apa itu telogen effluvium (rambut rontok)?

Telogen effluvium (TE) adalah kondisi rambut rontok kedua yang paling sering didiagnosis oleh dokter spesialis kulit atau dermatolog. Kondisi ini terjadi ketika ada perubahan jumlah folikel rambut yang menumbuhkan rambut.

Kalau jumlahnya menurun pada fase resting (beristirahat)  dalam pertumbuhan rambut, maka akan ada lebih banyak folikel rambut yang tidak akan tumbuh (karena bersifat dorman). Karena tidak tumbuh, akhirnya rambut akan rontok. Namun, biasanya kondisi ini bersifat sementara.

Telogen effluvium termasuk kondisi yang sangat umum terjadi. Bicarakan langsung dengan dokter Anda untuk informasi selengkapnya soal TE.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala telogen effluvium (rambut rontok)?

TE pertama kali muncul dengan tanda rambut menipis. Tipisnya mungkin hanya terlihat di area kepala tertentu atau justru terlihat merata. Kalau memang agak merata, salah satu area mungkin terlihat lebih tipis dari area lainnya.

Biasanya TE paling terlihat di ubun-ubun. Jarang sekali TE sampai menyebabkan penipisan yang tampak jelas di pinggir wajah atau sampai Anda botak atau gundul.

Dalam beberapa kasus yang serius TE bisa menyebabkan rambut di bagian tubuh lain rontok. Misalnya di alis atau rambut kemaluan (pubis).

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Tubuh masing-­masing orang berbeda. Selalu  konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab telogen effluvium (rambut rontok)?

TE bisa dipicu oleh berbagai hal. Misalnya berikut ini:

Lingkungan

Trauma fisik, seperti kecelakaan kendaraan bermotor, kehilangan darah, atau operasi bisa memicu rambut rontok karena TE. Paparan terhadap toksin seperti logam berat juga bisa jadi penyebabnya. Ini karena “syok” yang terjadi pada tubuh Anda akibat perubahan lingkungan yang ekstrem akan mendorong folikel rambut untuk memasuki fase istirahat atau resting. Ketika hal ini terjadi, rambut Anda tidak akan tumbuh semestinya.

Meskipun rambut rontok karena TE bisa terjadi begitu cepat, Anda mungkin tidak menyadari rambut sudah menipis sampai dua bulan kemudian. Kalau lingkungan Anda membaik, seharusnya pertumbuhan rambut akan normal kembali.

Kebanyakan TE karena faktor lingkungan akan sembuh sendiri dalam waktu enam bulan, dan rambut akan menebal kembali dalam waktu satu tahun.

Hormon

Mengalami perubahan mendadak pada kadar hormon, misalnya karena kehamilan, bisa memicu rambut rontok karena TE. Mirip seperti perubahan lingkungan, perubahan hormon juga mendoron folikel rambut untuk memasuki fase istirahat untuk beberapa waktu (bisa jadi cukup lama).

Biasanya rambut rontok saat hamil bisa kembali normal setelah enam bulan hingga setahun pasca melahirkan.

Sedang menjalani pengobatan tertentu

Beberapa jenis obat, misalnya antidepresan, antihipertensi, dan pil KB bisa memicu rambut rontok. Kalau Anda baru saja memulai pengobatan tertentu sebelum mengalami rambut rontok, beri tahu pada dokter soal masalah rambut Anda ini. Dokter mungkin akan menyesuaikan lagi resep atau dosisnya.

Beberapa tindakan bedah atau imunisasi juga bisa menyebabkan syok fisik pada sistem tubuh sehingga folikel rambut masuk ke fase istirahat. Pertumbuhan rambut akan normal lagi dalam beberapa bulan.

Pola makan

Para ahli meyakini bahwa rambut rontok bisa disebabkan oleh kekurangan zat gizi atau vitamin tertentu. Zat gizi berikut yang diduga memengaruhi pertumbuhan rambut:

  • Zat besi
  • Zinc
  • Vitamin B6
  • Vitamin B12

Bicarakan dengan dokter dan ahli gizi Anda soal penggunaan suplemen atau asupan zat-zat gizi di atas. Dokter dan ahli gizi bisa membantu Anda merancang pola makan yang seimbang dan sehat untuk rambut.

Anda juga harus menghindari diet kilat. Menurut para ahli, diet kilat bisa menyebabkan rambut rontok karena TE.

Gejala penyakit atau kondisi lain

Rambut rontok bisa jadi merupakan gejala dari kondisi medis lain. Misalnya, alopecia areata (kebotokan) adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kebotakan sepenuhnya. Gangguan tiroid juga bisa menyebabkan rambut rontok. Begitu pula dengan dermatitis kontak akibat alergi cat rambut.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana dokter mendiagnosis telogen effluvium (rambut rontok)?

Beberapa kasus TE bisa didiagnosis berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan kulit kepala dan rambut. Kalau rontoknya sudah berlangsung berbulan-bulan, mungkin dokter bisa melihat bekas-bekas seperti pitak (botak) di kulit kepala Anda. Namun, kadang kerontokannya tidak begitu parah sampai-sampai terlihat botaknya.

Justru kalau Anda memiliki banyak area botak di kepala yang ukurannya besar-besar, Anda mungkin tidak mengidap telogen effluvium. Kalau dokter menarik rambut Anda dan yang rontok ada sekitar empat helai, Anda kemungkinan mengalami TE.

Selain itu, orang dengan TE biasanya di ujung rambutnya ada ciri khas rambut yang masih berada di fase resting folikel rambut, yaitu semacam gumpalan putih di kulit kepala.

Anda mungkin diminta untuk mengumpulkan semua rambut rontok Anda selama 24 jam guna mengukur apakah rontoknya cukup parah. Kehilangan kurang dari 100 helai rambut sehari masih terhitung normal. Anda juga mungkin diminta untuk mengumpulkan rambut rontok setiap satu atau dua minggu guna melihat apakah rontoknya sudah berkurang atau tambah parah.

Dalam kasus yang langka, kalau dokter tak kunjung memastikan diagnosis, Anda mungkin butuh biopsi jaringan kulit kepala untuk dianalisis di laboratorium. Dokter juga mungkin menyarankan tes darah untuk memeriksa kondisi seperti gangguan tiroid.

Bagaimana dokter mengobati telogen effluvium (rambut rontok)?

Pengobatan untuk rambut rontok berbeda-beda pada setiap orang. Mulai dari perubahan gaya hidup hingga penggunaan obat-obatan tertentu. Yang penting, cari tahu hal apa yang jadi pemicu utama kerontokan rambut dan hindari sebisa mungkin pemicu tersebut.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi  telogen effluvium (rambut rontok)?

Simak perubahan gaya hidup atau perawatan rumahan berikut ini:

Pola makan sehat dan gizi seimbang

Anda mungkin kekurangan nutrisi tertentu yang penting bagi pertumbuhan rambut. Tanyakan pada dokter untuk memeriksa status gizi Anda dan mulai jalani pola makan sehat dengan gizi seimbang.

Merawat rambut, jangan coba-coba dulu

Saat menata rambut, Anda harus sangat berhati-hati. Hindari mem-blow rambut atau menggunakan hair dryer, catokan, dan alat panas sejenis sampai kondisi Anda benar-benar membaik. Tunda dulu rencana Anda untuk mewarnai rambut.

Minum obat

Obat-obatan yang mengandung sekitar lima persen minoxidil mungkin membantu Anda. Obat ini dioleskan satu kali saja dalam sehari ke kulit kepala. Cara kerjanya yaitu memperlama anagen, atau fase pertumbuhan folikel rambut (lawan dari fase resting).

Istirahat yang cukup dan mengelola stres

Mengurangi stres bisa membantu mempercepat pemulihan. Anda bisa berolahraga atau melakukan meditasi untuk melampiaskan emosi negatif. Pastikan juga Anda tidur yang cukup setiap harinya.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 13, 2017 | Terakhir Diedit: Desember 13, 2017