Definisi

Apa itu plasenta previa?

Plasenta previa adalah kondisi yang terjadi apabila plasenta bertumbuh di bagian paling bawah uterus, menutup sebagian atau seluruh serviks. Kondisi ini adalah komplikasi kehamilan dan dapat mempersulit persalinan. Ibu hamil dengan plasenta previa biasanya dilarang mengeluarkan banyak tenaga selama kehamilan. Kebanyakan wanita dengan plasenta previa memerlukan operasi caesar (C-section).

 Plasenta adalah organ berbentuk kue dadar yang terletak pada bagian atas rahim dan berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi, serta mengeluarkan zat sisa dari darah bayi. Serviks adalah pembukaan pada rahim dan menghubungkan ke vagina.

Apabila plasenta menutupi seluruh serviks, kondisi ini disebut previa komplit atau previa total. Jika plasenta hanya menutupi bagian ujung serviks, disebut previa marginal. Jika plasenta menutupi sebagian serviks, hal ini disebut previa parsial.

Seberapa umumkah plasenta previa?

Plasenta previa terjadi pada 1 dari 200 kehamilan pada trimester ketiga kehamilan. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala plasenta previa?

Plasenta previa tidak membahayakan jika ditemukan pada awal kehamilan. Namun, jika berlanjut, kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan yang tiba-tiba tanpa rasa sakit dari vagina. Perdarahan dapat berhenti sendiri namun dapat terjadi lagi beberapa hari atau minggu kemudian. Perdarahan selama kehamilan berbahaya, karena dapat menyebabkan komplikasi dan meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab plasenta previa?

Plasenta bertumbuh dimana embrio menempel pada rahim. Apabila embrio menempel pada bagian bawah rahim, plasenta dapat bertumbuh di dekat atau di atas serviks, menyebabkan plasenta previa.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk plasenta previa?

Ada banyak faktor risiko untuk plasenta previa, yaitu:

  • Rahim yang berbentuk tidak normal
  • Kehamilan-kehamilan sebelumnya
  • Kehamilan ganda (kembar)
  • Luka pada lapisan rahim akibat operasi, operasi caesar, kehamilan sebelumnya, aborsi
  • Pembuahan in vitro.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana plasenta previa didiagnosis?

Dokter dapat mengetahui tentang plasenta previa selama tes USG untuk memeriksa kesehatan bayi serta posisi plasenta pada pemeriksaan rutin.

Pada kasus yang langka, MRI juga dapat digunakan untuk menentukan lokasi plasenta.

Apa saja pengobatan untuk plasenta previa?

Apabila didiagnosis dengan plasenta previa, pasien perlu mengurangi aktivitas fisik, beristirahat di tempat tidur dan “pelvic rest”, di mana tidak diperbolehkan hubungan intim atau pemeriksaan vagina selama sisa kehamilan. Anda perlu menghindari olahraga atau aktivitas yang berat.

Anda perlu menginap di rumah sakit agar tim medis dapat mengawasi Anda dan bayi Anda. Perawatan yang mungkin akan Anda dapatkan:

  • Transfusi darah
  • Obat untuk mencegah persalinan dini
  • Obat untuk membantu kehamilan berlanjut hingga 36 minggu
  • Suntikan khusus, Rhogam, jika tipe darah Anda Rh-negatif
  • Suntikan steroid untuk membantu paru-paru bayi berkembang.

Saat persalinan tiba, Anda mungkin akan memerlukan operasi caesar (C-section).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi plasenta previa?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi plasenta previa:

  • Pelajari mengenai penyakit ini.
  • Jaga kesehatan kehamilan Anda.
  • Minta bantuan orang sekitar untuk melakukan pekerjaan rumah.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 23, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 23, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan