Definisi

Apa itu mata ikan?

Mata ikan adalah benjolan keras dan kasar seperti kutil, yang biasanya muncul di area kaki yang sering mendapatkan tekanan, seperti tumit atau telapak kaki depan. Tekanan ini juga dapat menyebabkan mata ikan tumbuh ke dalam, di bawah lapisan kulit yang keras dan tebal (kapalan).

Biasanya, mata ikan bukanlah suatu masalah kesehatan yang serius, tetapi dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri. Jika obat-obatan bebas tidak bisa menghilangkan mata ikan, Anda mungkin perlu meminta dokter untuk mengangkat mata ikan tersebut lewat operasi ringan.

Seberapa umumkah mata ikan?

Mata ikan sangatlah umum terjadi. Mata ikan umumnya terjadi pada anak-anak (usia 12-16 tahun). Mata ikan dapat muncul pada pasien pada usia berapa pun. Hal ini dapat dikendalikan dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mata ikan?

Ciri dan gejala mata ikan adalah:

  • pertumbuhan yang kecil, berdaging, dan kasar di bagian bawah kaki
  • kulit yang keras dan menebal (kalus) di “titik” yang jelas terbentuk pada kulit, di mana mata ikan telah tumbuh ke dalam
  • bintik-bintik hitam yang biasanya disebut biji kutil, tetapi sebenarnya merupakan gumpalan pembuluh darah kecil
  • lesi yang mengganggu garis dan gundukan normal di kulit telapak kaki
  • rasa nyeri atau sensitive ketika berjalan atau berdiri

Kemungkinan ada beberapa tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika mengalami salah satu gejala berikut:

  • Mata ikan Anda menyakitkan atau adanya perubahan pada penampakan atau warnanya.
  • Anda juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena obat supresan-imun, HIV/AIDS, diabetes atau gangguan sistem kekebalan tubuh lainnya.
  • Anda memiliki kutil di wajah atau bagian tubuh yang sensitif lainnya (misal alat kelamin, mulut, lubang hidung).  

Penyebab

Apa penyebab mata ikan?

Mata ikan disebabkan oleh infeksi human papilomavirus (HPV).

Virus tersebut menyerang tubuh melalui goresan kecil, luka atau tempat lemah lainnya di kulit, di lingkungan yang hangat dan lembab, seperti di lantai kamar mandi. Anda juga dapat terkena virus kutil melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Setelah masuk ke dalam kulit, virus dapat tumbuh dan menyebar, merangsang pertumbuhan sel yang cepat di permukaan kulit.

Pada umumnya sulit untuk mengetahui kapan atau di mana Anda bersinggungan dengan virus tersebut; namun, periode inkubasi HPV bisa mencapai tiga bulan, meskipun kutil itu sendiri dapat tetap tertidur selama bertahun-tahun.

Ada lebih dari 60 jenis yang berbeda dari HPV. Secara teknis, kutil dapat muncul di manapun di kulit, yang memiliki nama-nama yang berbeda seperti kutil yang umum, kutil datar, kutil filiform, kutil periungual, tetapi hanya kutil yang muncul di tumit telapak kaki yang disebut sebagai mata ikan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mata ikan?

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena mata ikan, antara lain:

  • anak-anak dan remaja
  • orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah
  • orang yang pernah terkena mata ikan sebelumnya
  • berjalan tanpa alas dengan kaki pecah-pecah berisiko tinggi di lingkungan yang terinfeksi seperti kamar mandi umum

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mata ikan didiagnosis?

Dalam kebanyakan kasus, dokter dapat mendiagnosis mata ikan dengan satu atau lebih teknik berikut:

  • memeriksa kutil
  • mengikis kutil dengan pisau bedah dan memeriksa tanda-tanda bintik kecil yang gelap—gumpalan pembuluh darah kecil
  • mengambil sebagian kecil dari lesi (biopsi) dan mengirimnya ke laboratorium untuk dianalisis

Apa saja pengobatan untuk mata ikan?

Kebanyakan mata ikan hilang tanpa pengobatan, meskipun bisa diperlukan waktu hingga satu atau dua tahun. Jika pengobatan yang Anda lakukan sendiri tidaklah membantu, konsultasikanlah pada dokter mengenai mencoba pengobatan berikut:

  • Asam salisilat. Asam salisilat bekerja dengan menghilangkan lapisan kulit sedikit demi sedikit seiring waktu. Asam ini juga dapat merangsang kemampuan sistem kekebalan tubuh Anda untuk melawan mata ikan.
  • Cryotherapy. Pengobatan ini akan menggunakan nitrogen cair dan harus dilakukan di klinik dokter. Beberapa studi menunjukkan bahwa pengobatan ini lebih efektif jika dikombinasikan dengan pengobatan asam salisilat.
  • Operasi kecil. Dokter akan memotong atau menghancurkan kutil dengan menggunakan jarum listrik (electrodesiccation dan kuretase).
  • Pengobatan laser. Pengobatan laser pulsed-dye membakar gumpalan pembuluh darah kecil (pembakaran). Jaringan yang terinfeksi pada akhirnya mati, dan kutil terlepas.
  • Vaksin HPV. Vaksin human papillomavirus (HPV) telah digunakan dengan sukses untuk mengobati kutil.

Jika Anda memiliki diabetes, konsultasikanlah pada dokter podiatris pada tanda pertama masalah kulit di telapak atau jari kaki Anda, terlepas seberapa ringan Anda pikir masalah tersebut. Tindakan pencegahan dan langkah-langkah berikut mungkin akan dianjurkan oleh dokter podiatris Anda, tetapi tidak boleh dilakukan tanpa pengawasan dan ijinnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi mata ikan?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi mata ikan:

  • Jaga kaki Anda tetap bersih dan jauhkan dari permukaan yang mungkin saja terdapat HPV.
  • Hindari berjalan tanpa alas kaki, dan kenakanlah sandal atau alas kaki lainnya di kolam renang dan ruang loker, dan daerah umum yang hangat dan lembab lainnya di mana orang biasa pergi tanpa alas kaki.
  • Ganti sepatu dan kaos kaki Anda setiap hari, dan biarkan sepatu Anda mengering di antara selang penggunaan. Jangan kenakan sepatu atau kaos kaki orang lain, meskipun itu milik sahabat terdekat Anda.
  • Jangan memencet, menarik, atau mencoba untuk memotong mata kaki Anda.
  • Cuci tangan Anda dengan seksama setelah mengobati daerah yang terinfeksi, dan jangan menyentuh bagian apapun dari tubuh Anda sebelum Anda mencuci tangan.

 

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 9, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 9, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan