Definisi

Apa itu cat scratch disease?

Bartonellosis atau yang lebih dikenal dengan cat scratch disease adalah kondisi kesehatan yang disebabkan oleh cakaran kucing yang terinfeksi bakteri Bartonella henselae. Bartonela hensale merupakan salah satu bakteri paling umum di dunia. Pasalnya sekitar 40 persen kucing dan anak kucing diketahui terinfeksi bakteri ini yang umumnya terdapat di mulut atau cakar kucing.

Infeksi menyebar ke kelenjar getah bening terdekat dari luka cakar Anda. Kelenjar getah bening sendiri adalah kumpulan jaringan yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi.

Seberapa umumkah cat scratch disease?

Cat scratch disease adalah penyakit yang umumnya terjadi pada anak-anak dan dewasa muda. Sebanyak 80 persen dari kasus terjadi pada orang-orang yang lebih muda dari 21 tahun, dengan puncaknya di usia antara 3 hingga 12 tahun. Pada dasarnya penyakit ini akan lebih umum pada mereka yang memelihara kucing atau bersinggungan dengan kucing setiap hari.

Ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala cat scratch disease?

Gejala dapat terlihat beberapa hari setelah dicakar. Pertama, biasanya akan muncul benjolan yang melepuh di tempat gigitan atau cakaran yang seringkali mengandung nanah. Mulai 1 hingga 3 minggu kemudian, kelenjar getah bening yang terdekat dengan benjolan akan mulai membengkak. Pembengkakan berarti sel darah putih (lymphocytes), yang merupakan sel pelawan infeksi, bertambah banyak dan melawan bakteri.

Tanda dan gejala khas lainnya dari cat scratch disease adalah:

  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Demam
  • Nyeri otot atau sendi
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan
  • Menurunnya berat badan

Kemungkinan ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Kelenjar yang terinfeksi mungkin akan sembuh dengan sendirinya apabila infeksinya cukup ringan. Beberapa kondisi yang mengharuskan Anda pergi ke dokter terkait cat scratch disease adalah:

  • Kelenjar getah bening membengkak tanpa sebab
  • Pembengkakan menjadi lebih parah dalam 2-4 minggu
  • Kulit di area pembengkakan terasa keras dan tidak elastis saat disentuh
  • Demam berkepanjangan, berkeringat ketika tidur, atau turun berat badan tanpa sebab

Penyebab

Apa penyebab cat scratch disease?

Penyebab dari infeksi ini adalah tipe bakteri yang disebut Bartonella henselae. Banyak kucing-kucing domestik memiliki infeksi tersebut tapi jarang memperlihatkan tanda-tanda bahwa mereka terinfeksi. Namun, dalam kasus yang parah kucing bisa mengalami kesulitan bernapas dan terkena infeksi di mulut, mata, atau saluran kemih.

Biasanya, kucing dapat terinfeksi bakteri Bartonella henselae dari menggaruk atau menggigit kutu yang terinfeksi. Selain itu, berkelahi dengan kucing yang terinfeksi bisa juga menyebabkan penularan bakteri ini. Anda juga bisa terkena penyakit ini jika air liur dari kucing yang terinfeksi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk cat scratch disease?

Beberapa faktor risiko untuk Cat Scratch Disease adalah:

  • Memiliki atau bermain dengan kucing
  • Membiarkan kucing menjilat luka di kulit Anda
  • Tidak menjaga kebersihan kandang kucing atau lingkungan sekitar Anda secara keseluruhan

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk cat scratch disease?

Infeksi biasanya hilang dalam satu hingga dua minggu dengan pengobatan antibiotik, kecuali jika sistem imun tubuh tidak bekerja dengan baik. Sistem imun tubuh dapat menangani infeksi tanpa antibiotik pada kasus-kasus yang ringan.

Orang-orang dengan imun yang lemah (contoh: orang dengan HIV/AIDS) mungkin akan mengalami infeksi yang lebih parah dan umumnya membutuhkan antibiotik.

Istirahat diperlukan hingga demam turun dan energi kembali. Tidak ada diet khusus yang diperlukan, namun konsumsi lebih banyak cairan saat demam biasanya membantu. Gunakan kompresan panas pada luka cakaran dan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit juga dapat membantu meredakan gejala-gejala.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk cat scratch disease?

Dokter akan mendiagnosis penyakit dari riwayat cakaran kucing terbaru dan bagaimana penampakan luka cakaran tersebut, biasanya disertai luka lepuh yang memerah dan mengering menjadi koreng. Dokter juga mungkin akan melihat kelenjar getah bening yang membengkak yang terisi nanah dan mengering, melalui kulit di sekitar area luka cakaran.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi cat scratch disease?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu Anda mengatasi Cat Scratch Disease adalah:

  • Istirahat hingga demam turun dan energi kembali
  • Konsumsi antibiotik hingga habis, apabila diresepkan oleh dokter
  • Perhatikan luka cakaran dari kucing untuk tanda-tanda infeksi
  • Jangan memegang hewan-hewan yang tidak dikenal
  • Hindari bermain dengan kucing jika Anda merasa dalam kondisi kurang sehat.
  • Cuci tangan dengan sabun setiap kali Anda bermain, membelai, atau menggendong kucing.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Mei 28, 2018 | Terakhir Diedit: Mei 28, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan