home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Rangkaian Cara Ampuh Membunuh Kutu Scabies

Rangkaian Cara Ampuh Membunuh Kutu Scabies

Selain menghindari orang yang terinfeksi, cara efektif lain untuk mencegah penularan dan penyakit infeksi kudis yaitu dengan membunuh kutu penyebab scabies. Simak beberapa cara mematikan kutu scabies di lingkungan sekitar Anda pada ulasan berikut.

Berbagai cara membunuh kutu penyebab scabies cara membunuh kutu penyakit scabies

Penyakit kudis atau scabies ditandai dengan kemunculan bintik-bintik merah yang amat sangat gatal di kulit. Penyebab utama scabies yaitu tungau atau kutu Sarcoptes scabiei yang bersarang dan berkembang biak di dalam kulit manusia.

Kutu bisa berpindah dari satu orang ke orang lain dengan cepat di lingkungan rumah melalui kontak antarkulit. Meski begitu, scabies baru bisa ditularkan bila kontak antarkulit terjadi sangat dekat dan berkepanjangan.

Maka dari itu, saat mengetahui diri sendiri atau ada anggota keluarga yang menderita kudis, Anda perlu segera menerapkan perilaku bersih dan sehat dengan baik di rumah.

Cara membunuh kutu scabies ini penting dilakukan bukan hanya untuk mencegah infeksi pertama dari kudis, tapi juga bisa menghalau infeksi berulang yang menyebabkan gejala kudis tak kunjung membaik.

1. Jalani pengobatan untuk mematikan kutu scabies di kulit

Bagi Anda yang terinfeksi, cara pertama yang perlu dilakukan untuk membunuh kutu scabies yaitu dengan pengobatan scabies dari dokter spesialis kulit.

Dokter biasanya akan meresepkan salep scabies yang mengandung 5 persen permethrin sebagai obat scabies yang utama. Permethrin merupakan agen anti-serangga dan parasit yang bekerja dengan cara membunuh kutu penyebab scabies.

Tak jarang pengobatan topikal juga dikombinasikan dengan obat oral yaitu pil ivermectin. Dosis obat yang diberikan akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit.

Penting untuk mengikuti semua aturan pemakaian obat yang disarankan dokter. Pada umunya salep akan dioleskan ke hampir ke seluruh permukaan kulit tubuh, dari leher hingga kaki.

Sebelum mengoleskan salep, hendaknya Anda mandi agar tubuh benar-benar bersih secara menyeluruh. Obat perlu dibiarkan meresap ke dalam kulit selama 8 – 14 jam. Langkah paling tepat yaitu mengoleskan salep pada malam hari sebelum tidur.

Pengobatan juga sebaiknya diberikan kepada orang-orang yang tinggal dekat dengan penderita.

2. Mandi dengan sabun khusus scabies

Saat mandi, Anda bisa menggunakan sabun dengan formula khusus untuk membantu meringankan gejala kudis yang dialami. Sabun yang berfungsi mengusir rasa gatal akibat scabies yaitu yang memiliki kandungan sulfur.

Kandungan sulfur dalam obat topikal dan sabun memiliki kemampuan untuk mengangkat minyak berlebih dan kotoran penyebab jerawat dari permukaan kulit secara menyeluruh.

Untuk memperoleh efek yang lebih maksimal dari sabun sulfur untuk scabies ini, ada bisa mengikuti aturan mandi di bawah ini.

  1. Kombinasikan penggunaan sabun scabies dengan air hangat saat mandi.
  2. Pada bagian kulit yang terdampak scabies, bersihkan dengan lembut menggunakan sabun sulfur bilas secara menyeluruh.
  3. Aplikasikan kembali sabun sulfur pada ruam-ruam scabies dengan menggosoknya secara perlahan untuk beberapa menit.
  4. Tanpa membilasnya kembali, bersihkan kulit-kulit yang mengelupas menggunakan handuk atau tisu.

3. Mencuci pakaian secara terpisah

Saat mulai menjalani pengobatan scabies, Anda perlu segera mencuci pakaian, seprai, serta selimut dengan benar. Pastikan Anda mencucinya secara terpisah dari barang-barang yang tidak terpapar oleh kutu scabies.

American Academy of Dermatology menyarankan Anda untuk menikuti cara mencuci baju di bawah ini untuk mematikan kutu penyebab scabies yang menempel.

  • Cuci menggunakan detergen anti-tungau dan air panas di dalam mesin cuci.
  • Keringkan menggunakan bagian pengering dalam tingkat kekeringan paling panas atau setrika baju dengan panas yang tinggi bila pengering tidak tersedia.
  • Untuk memcuci secara manual, Anda perlu mengeringkan baju-baju yang terpapar kutu dengan hair dryer atau membawanya ke tempat pencucian dry cleaning.
  • Untuk benda-benda yang tidak dapat dicuci, memasukkan benda-benda tersebut ke dalam plastik tertutup yang kedap udara dan letakkan di tempat yang sulit dijangkau selama 72 jam.

Lalu, seberapa sering seharusnya Anda membersihkan barang-barang yang digunakan? Untuk pakaian, wajib untuk mencucinya setiap hari dan sebaiknya Anda tidak menggantung atau menyimpan kembali pakaian yang sudah dipakai.

Begitu juga dengan seprai yang harus diganti sehari sekali sebagai cara mematikan kutu scabies secara menyeluruh.

4. Rutin mencuci tangan

Kutu scabies bisa masuk ke dalam kulit dari setiap permukaan kulit termasuk telapak tangan. Cuci tangan menggunakan sabun menjadi cara terampuh mematikan kutu scabies yang menempel di tangan.

Gunakan sabun pencuci tangan atau hand sanitizer yang mengandung alkohol. Pastikan Anda juga membilasnya dengan air mengalir agar kutu yang mati bisa terlepas dari kulit.

Tentunya Anda juga harus menerapkan cara mencuci tangan yang benar untuk bisa membunuh kutu scabies, yaitu dengan langkah di bawah ini.

  1. Basahkan tangan menggunakan air mengalir lalu pakailah sabun pembersih.
  2. Gosok seluruh permukaan kulit di telapak tangan hingga ke sela-sela jari selama 15 – 20 detik.
  3. Setelah dibilas, keringkan dengan handuk atau pengering udara.

Dalam cara membunuh kutu scabies, selain mencuci tangan dengan benar Anda juga perlu melakukannya dengan rutin. Kapan saja Anda perlu mencuci tangan Anda guna menghindari kontiminasi kutu scabies?

  • Setelah menggunakan toilet dan kamar mandi atau membantu seseorang untuk buang air.
  • Setelah menyentuh permukaan yang kotor dan mencuci baju orang yang terinfeksi.
  • Sebelum dan setelah makan.
  • Sebelum dan setelah memasak.
  • Setelah merawat orang yang terinfeksi scabies.
  • Setelah memegang cairan tubuh dari orang yang terinfeksi.
  • Setelah bersin, batuk, atau mengeluarkan lendir dari hidung.
  • Kapan pun ketika telapak tangan kotor.

5. Membersihkan perabotan di rumah dengan vacuum cleaner

Tak lupa, Anda juga perlu membersihkan perabot rumah dan barang-barang yang berpotensi menjadi tempat kutu scabies berkembang biak, seperti sofa, karpet, atau kasur. Untuk cara mematikan kutu scabies, gunakanlah mesin penyedot debu (vacuum cleaner).

Setelah selesai menyedot debu, buang kantong penyedot debu. Atau, cuci wadah dengan bersih dan tuntas untuk penyedot debu tanpa kantong.

Untuk benda-benda bukan kain, bersihkan permukaannya dengan pembersih disinfektan. Namun, jangan pernah mencampurnya dengan bahan pembersih lain. Diamkan benda-benda tersebut hingga mengering.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

CDC – Scabies – Biology. (2020). Retrieved 6 March 2020, from https://www.cdc.gov/parasites/scabies/biology.html

Scabies Bites Rash, Symptoms, Treatment, Pictures, Remedies. (2020). Retrieved 6 March 2020, from https://www.medicinenet.com/scabies/article.htm

Scabies: Tips for managing. (2020). Retrieved 6 March 2020, from https://www.aad.org/public/diseases/a-z/scabies-self-care

What Is Scabies? Learning how to manage the spread of the human itch mite Sarcoptes scabiei. (2020). Retrieved 6 March 2020, from https://www.azdhs.gov/documents/preparedness/epidemiology-disease-control/healthcare-associated-infection/advisory-committee/subcommittee/scabies-pamphlet.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fidhia Kemala Diperbarui 28/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x