Definisi

Apa itu bacterial meningitis?

Meningitis adalah peradangan pada selaput yang menyelimuti otak dan sumsum tulang belakang. Bacterial meningitis atau meningitis bakteri adalah penyakit yang sangat serius dan bisa jadi mematikan. Kematian dapat terjadi hanya dalam beberapa jam. Meskipun kebanyakan penderita meningitis sembuh, cacat permanen dapat terjadi akibat infeksi tersebut, seperti kerusakan otak, kehilangan pendengaran, dan kesulitan belajar.

Ada beberapa jenis bakteri yang dapat menyebabkan meningitis. Beberapa penyebab utama dari bacterial meningitis termasuk Streptococcus pneumoniae, group B Streptococcus, Neisseria meningitidis, Haemophilus influenzae, dan Listeria monocytogenes.

Bakteri-bakteri ini juga dapat dikaitkan dengan penyakit serius lainnya, sepsis. Sepsis adalah respon ancaman nyawa tubuh terhadap infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, gagal organ, dan kematian.

Seberapa umumkah bacterial meningitis?

Sekitar 4.100 kasus bacterial meningitis (disebabkan oleh S. pneumoniae, group B Streptococcus, N. meningitidis, H. influenzae, dan L. monocyteogenes), termasuk 500 kematian, terjadi setiap tahunnya dari 2003 hingga 2007.

Namun, ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala bacterial meningitis?

Tanda-tanda dan gejala dari meningitis termasuk terjadinya demam, sakit kepala, dan leher kaku yang mendadak. Seringkali ada gejala tambahan, seperti:

  • mual
  • muntah
  • photophobia (peningkatan sensitivitas terhadap cahaya)
  • perubahan keadaan mental (linglung)

Gejala bacterial meningitis dapat muncul dengan cepat atau dalam beberapa hari. Biasanya gejala muncul dalam 3 sampai 7 hari setelah terpapar.

Pada bayi baru lahir dan bayi, gejala umum dari meningitis, yaitu demam, sakit kepala, dan kekakuan leher, bisa jadi tidak ditemukan atau sulit untuk disadari. Bayi bisa jadi tampak lambat atau tidak aktif, lekas marah, muntah atau sulit makan. Pada bayi yang usianya muda, dokter juga dapat memeriksa adanya fontanel yang menonjol (soft spot pada kepala bayi) atau refleks yang abnormal, yang juga dapat menjadi tanda-tanda meningitis. Jika Anda menduga bahwa bayi atau anak Anda menunjukkan gejala-gejala ini, segera hubungi dokter.

Gejala bacterial meningitis yang muncul kemudian bisa jadi sangat serius (seperti kejang, koma). Untuk alasan ini, siapapun yang berpikir bahwa ia terkena meningitis harus memeriksakan diri ke dokter sesegera mungkin.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan pengobatan dini dapat menghentikan memburuknya meningitis dan mencegah kondisi darurat medis lainnya, jadi konsultasikan pada dokter sesegera mungkin untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda mengalami satupun tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apapun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab bacterial meningitis?

Bacterial meningitis disebabkan oleh beberapa jenis bakteri yang berbeda, termasuk:

  • Streptococcus pneumoniae, juga disebut pneumococcus
  • Neisseria meningitidis, juga disebut meningococcus
  • Haemophilus influenzae, juga disebut Hib
  • Listeria monocytogenes
  • Group B Streptococcus
  • E. coli

Bakteri yang menyebabkan meningitis dapat hidup dalam tubuh Anda dan di lingkungan sekitar Anda. Dalam banyak kasus, bakteri ini tidak berbahaya. Bacterial meningitis terjadi ketika bakteri ini masuk ke dalam aliran darah dan berpindah ke otak dan sumsum tulang belakang untuk menimbulkan infeksi.

Kebanyakan bakteri yang menyebabkan bentuk infeksi ini disebarkan melalui kontak pribadi yang dekat, seperti:

  • batuk
  • bersin
  • berciuman

Sekresi tenggorokan orang yang terinfeksi, seperti dahak dan air liur, mengandung bakteri. Ketika orang tersebut batuk atau bersin, bakteri tersebar melalui udara. Namun, kebanyakan bakteri yang dapat menyebabkan bacterial meningitis tidaklah menular. Bahkan bakteri yang menyebabkan meningitis tidak menular semudah virus yang menyebabkan pilek atau flu.

Tidak semua bakteri yang menyebabkan meningitis ditularkan dari satu orang ke orang lain. Anda juga dapat terkena bacterial meningitis setelah mengonsumsi makanan tertentu yang mengandung Listeria bacterium, seperti:

  • keju lunak
  • hot dog
  • sandwich daging

Masalah yang disebabkan oleh Listeria umum terjadi pada:

  • wanita hamil
  • lansia
  • bayi

Bakteri yang menyebabkan meningitis lebih mungkin menyerang selaput otak setelah trauma seperti:

  • kepala retak
  • operasi
  • infeksi sinus

Kondisi-kondisi ini menurunkan kekebalan dan menganggu pertahanan alami tubuh, membuat tubuh Anda rentan terhadap jenis infeksi apapun, termasuk bacterial meningitis. Selain itu, bayi dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih mungkin untuk terkena bacterial meningitis. Penting untuk mengingat bahwa penyebab infeksi bisa jadi sulit untuk ditentukan.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk bacterial meningitis?

Beberapa orang lebih berisiko untuk terkena bacterial meningitis. Beberapa faktor risikonya termasuk:

  • Usia

Bayi lebih berisiko terkena bacterial meningitis daripada orang dari kelompok usia lainnya. Namun, orang dari segala usia dapat terkena bacterial meningitis. Lihat tabel di atas untuk bakteri apa yang lebih umum mengenai kelompok usia apa.

  • Linkungan komunitas

Penyakit menular cendrung menyebar di mana ada kelompok besar orang berkumpul. Wabah penyakit meningokokus, disebabkan oleh N. meningitides, telah dilaporkan terjadi dalam kampus perkuliahan.

  • Kondisi medis tertentu

Ada beberapa kondisi medis, obat-obatan, dan prosedur operasi yang menempatkan orang lebih berisiko terhadap meningitis.

  • Bekerja dengan pathogen penyebab meningitis

Mikrobiologi yang secara rutin terpapar bakteri penyebab bakteri lebih berisiko terhadap meningitis.

  • Travel

Para wisatawan di daerah sub-Sahara Afrika, terutama pada musim kemarau, atau di Mekah selama Haji dan Umrah Haji bisa jadi lebih berisiko terkena meningococcal meningitis.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana bacterial meningitis didiagnosis?

Jika meningitis dicurigai, sampel darah atau cairan serebrospinal (cairan dekat sumsum tulang belakang) diambil dan dikirimkan ke laboratorium untuk dites. Penting untuk mengetahui penyebab spesifik dari meningitis karena itu membantu dokter memahami cara untuk mengobati penyakit ini, dan seberapa buruk penyakit ini dapat berkembang. Jika bacterial meningitis dilaporkan, antibiotik dapat membantu mencegah penyakit serius dan mengurangi kemungkinan orang terdekat juga akan terkena penyakit ini (tergantung pada bakter apa yang menyebabkan infeksi.

Jika bakteri ditemukan, bakteri ini seringkali dapat tumbuh (kultur). Menumbukan bakteri dalam laboratorium penting untu mengonfirmasi keberadaan bakteri, mengidentifikasi jenis bakteri spesifik apa yang menyebabkan infeksi, dan menemukan antibiotik apa yang akan bekerja dengan baik. Tes lain terkadang menemukan dan mengidentifikasikan bakteri jika kultur tersebut tidak.

Apa saja pengobatan untuk bacterial meningitis?

Bacterial meningitis dapat diobati dengan sejumlah antibiotik. Penting untuk pengobatan dimulai sesegera mungkin.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi bacterial meningitis?

Beberapa jenis bacterial meningitis dapat dicegah melalui imunisasi. Ada vaksin yang melindungi dari pneumococcus, meningococcus dan Hib, yang mana semuanya menyebabkan meningitis. Vaksinasi adalah kunci untuk mencegah meningitis. Periksakan ke dokter untuk memastikan bahwa vaksinasi Anda dan anak-anak Anda up-to-date.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 13, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017