home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Penyebab dan Cara Menghilangkan Gatal pada Tato

Penyebab dan Cara Menghilangkan Gatal pada Tato

Tato baru yang terasa gatal mungkin bukan fenomena baru, bahkan sudah kerap terjadi pada sebagian orang yang melakukannya. Lantas, apa saja penyebab dan cara menghilangkan gatal pada tato?

Penyebab tato terasa gatal

Nyatanya, gatal-gatal ringan setelah mendapatkan tato merupakan kondisi yang wajar. Pasalnya, pembuatan tato memecah kulit, sehingga tubuh harus memperbaiki luka dengan cara yang sama seperti luka atau goresan.

Meski begitu, ada kalanya rasa gatal pada tato terjadi setelah sekian lama Anda membuatnya. Guna mengetahui cara menghilangkan gatal pada tato yang tepat, kenali dahulu apa saja penyebabnya.

1. Bagian dari proses pemulihan

sakit habis bikin tato
Sumber: The Daily Meal

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kulit secara alami akan membentuk koreng dan sembuh setelah ditato.

Pada saat proses pemulihan ini berlangsung, iritasi kulit mungkin dapat terjadi dan memicu rasa gatal. Anda sangat disarankan untuk tidak menggaruk area tersebut karena bisa menyebabkan infeksi.

Selain itu, menggaruk bagian yang baru akan sembuh terlalu cepat bisa menimbulkan bekas luka.

Normalnya, rasa gatal akan mereda dalam 1 hingga 2 minggu. Bila tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter kulit.

Dengan begitu, Anda bisa mengetahui bagaimana cara menghilangkan gatal pada tato yang cukup mengganggu ini.

2. Infeksi

Masalah kulit seperti infeksi memang kerap terjadi pada orang yang baru saja mendapatkan tato, setidaknya beberapa hari setelahnya.

Begini, tato baru menampakkan lapisan dalam epidermis (lapisan terluar) dan dermis (lapisan tengah) jaringan kulit.

Sementara itu, tinta baru paling rentan terinfeksi dalam beberapa minggu pertama proses penyembuhan.

Jika daerah tersebut terinfeksi, Anda mungkin merasakan gatal yang disertai dengan gejala lainnya, seperti:

  • pembengkakan,
  • kemerahan, dan
  • keluarnya cairan.

Bila infeksi dibarengi dengan demam dan tubuh yang menggigil, Anda mungkin perlu memeriksakan diri ke dokter.

3. Alergi tinta tato

Tahukah Anda bahwa tinta tato mengandung bahan yang dapat memicu reaksi alergi pada beberapa orang?

Pada beberapa kasus, reaksi alergi tinta tato baru akan muncul berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah Anda memilikinya.

Menurut penelitian dari Dermatology and therapy, pigmen tato merah mengandung logam beracun, seperti alumunium dan besi.

Senyawa tersebut dapat memicu reaksi alergi, seperti dermatitis kontak. Tak heran bila tinta merah yang diklaim paling sering menyebabkan alergi pada beberapa orang.

4. Alergi paparan sinar matahari

Rasa gatal pada tato ternyata juga bisa disebabkan oleh alergi terhadap paparan sinar matahari. Meski begitu, hal ini hanya terjadi pada sebagian orang.

Gejala dari alergi ini dapat muncul beberapa menit setelah tato terpapar sinar matahari atau beberapa jam kemudian.

Jika rasa gatal pada tato disertai dengan pembengkakan dan kemerahan, atau lepuhan, setelah terkena sinar matahari, Anda mungkin memiliki alergi matahari.

Guna menghindari hal ini, selalu kenakan pakaian lengan panjang dan jangan lupa untuk menggunakan sunblock dengan SPF di atas 30.

5. Eksim

Penyebab eksim atau dermatitis atopik

Eksim merupakan suatu kondisi yang memicu peradangan, kemerahan, gatal, atau pecah-pecah pada kulit.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan eksim, termasuk alergi hingga iritan. Meski tato tidak termasuk, eksim bisa terjadi pada area tato berbulan-bulan hingga bertahun-tahun kemudian.

Itu sebabnya, orang yang menderita eksim perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mendapatkan tato.

Anda juga perlu menanyakan tentang penggunaan tinta tato pada kulit yang sensitif. Dengan begitu, risiko terjadinya gejala eksim bisa dikurangi hingga dicegah.

Cara menghilangkan gatal pada tato

Sebenarnya, cara menghilangkan gatal pada tato yang tepat tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Tato baru rentan terhadap kerusakan dan infeksi, sehingga Anda perlu berhati-hati ketika baru mendapatkannya guna mencegah masalah kulit.

Bahkan, tato yang sudah dibuat lama rentan terhadap kerusakan kulit pada beberapa kasus. Berikut beberapa pengobatan rasa gatal pada tato yang bisa Anda coba.

1. Menggunakan krim atau salep

Salah satu cara menghilangkan gatal pada tato yaitu menggunakan krim atau salep yang dibeli secara bebas di apotek terdekat.

Cara ini mungkin tidak cukup efektif ketika Anda baru saja mendapatkan tato. Pasalnya, krim atau salep dapat mengganggu proses penyembuhan alami kulit.

Meski begitu, pemakaian krim atau salep hidrokortison dianjurkan pada orang yang sudah mendapatkan tato sejak lama dan tiba-tiba muncul rasa gatal.

2. Kompres dingin

Tak hanya krim atau salep, kompres dingin pun dapat meredakan gatal sekaligus mengurangi pembengkakan pada daerah yang ditato.

Namun, tanyakan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan kompres apa pun di sekitar tato, terutama ketika baru saja dibuat.

3. Menjaga kelembapan pada daerah yang ditato

Jangan lupa untuk menjaga kelembapan pada daerah yang ditato, terutama ketika kulit kering dan gatal.

Cara menghilangkan gatal pada tato ini cukup ampuh, baik pada tato lama maupun yang baru. Ada pun beberapa tips yang bisa Anda ikuti antara lain:

  • memilih losion yang mengandung oatmeal atau cocoa butter untuk tato lama,
  • menjauhi produk yang ditambah warna dan wewangian, atau
  • bertanya kepada dokter cara terbaik menjaga kelembapan daerah tersebut.

Bila masalah kulit yang ada menjadi penyebab tato terasa gatal, dokter mungkin akan meresepkan krim topikal. Hal ini berlaku untuk eksim, rosacea dan psoriasis.

Untuk itu, selalu konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli dermatologi sebelum mencoba cara menghilangkan gatal pada tato agar benar-benar efektif.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Larocca, C. (n.d). Do You Recommend The Use of Cold Compresses? Cutaneous Lymphoma Foundation. Retrieved 22 June 2021, from https://www.clfoundation.org/qa-cold-compresses

Forbat, E., & Al-Niaimi, F. (2016). Patterns of Reactions to Red Pigment Tattoo and Treatment Methods. Dermatology and therapy, 6(1), 13–23. https://doi.org/10.1007/s13555-016-0104-y. Retrieved 22 June 2021. 

Tattoos: 7 Unexpected Skin Reactions and What to do About Them. (n.d). American Academy of Dermatology. Retrieved 22 June 2021, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/tattoos/tattoo-skin-reactions 

Tattoos: Understand risks and precautions. (2020). Mayo Clinic. Retrieved 22 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/tattoos-and-piercings/art-20045067 

Berry, J. (2019). Why is my tattoo itchy?. Medical News Today. Retrieved 22 June 2021, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/326992

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 22/06/2021
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x