Tips Mengatasi Kulit Kepala Gatal Berdasarkan Penyebabnya

    Tips Mengatasi Kulit Kepala Gatal Berdasarkan Penyebabnya

    Penyakit pada kulit kepala yang menimbulkan rasa gatal, ruam, dan nyeri memang sangat mengganggu. Itu sebabnya, mengatasi gatal di kulit kepala memerlukan cara tersendiri, mulai dari tips merawat rambut hingga memanfaatkan bahan alami.

    Cara mengatasi kulit kepala gatal dan kering

    penyebab dan gejala dermatitis seboroik

    Kulit kepala yang gatal dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti ketombe hingga psoriasis di kulit kepala. Selain itu rasa gatal juga dapat muncul akibat kurang tahu cara merawat rambut yang benar atau memang memiliki jenis kulit kepala yang kering.

    Nah, beberapa cara di bawah ini mungkin dapat membantu Anda untuk menghilangkan masalah kulit kepala ini.

    1. Pilih sampo sesuai masalah kulit kepala

    Salah satu cara mengatasi rasa gatal di kulit kepala adalah memilih produk sampo yang sesuai dengan masalah kulit kepala yang dialami. Sampo adalah produk perawatan rambut yang tersedia dalam berbagai varian, mulai dari sampo bayi hingga sampo antiketombe.

    Sampo antiketombe umumnya mengandung natrium lauret sulfat , natrium lauril sulfat, zinc pyrithione, dimethicone, cocamidopropyl betaine, ketoconazole, asam salisilat, selenium sulfida, natrium benzoat, methylchloroisothiazolinone, dan mentol.

    Perlu diketahui, kandungan mentol pada sampo antiketombe bermanfaat untuk menyegarkan kulit kepala serta mengurangi rasa gatal akibat ketombe kering maupun ketombe basah.

    Ketombe

    Sebagai contoh, ada banyak sampo khusus yang dipakai sebagai obat ketombe. Umumnya, sampo tersebut berlabel antiketombe dengan bahan-bahan berikut ini.

    • zinc pyrithione atau zinc omadine,
    • selenium sulfide,
    • piroctone olamine,
    • antijamur, dan
    • coal tar.

    Seberapa sering Anda harus menggunakan sampo khusus ini tergantung seberapa parah ketombe dan pengobatan yang tengah dijalani. Biasakan untuk selalu membaca aturan pakai pada kemasan sampo sebelum digunakan.

    Psoriasis kulit kepala

    Bagi Anda yang mengalami psoriasis pada kulit kepala mungkin bisa mencoba sampo yang mengandung coal tar atau asam salisilat. Bila rasa gatal di kulit kepala tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

    Kutu rambut

    Kulit kepala yang gatal juga dapat disebabkan oleh adanya kutu rambut yang berpindah dari satu orang ke orang lainnya. Telur-telur kutu sulit dilihat dengan mata telanjang, tetapi kutu dewasa tampak bergerak dan berjalan di kepala Anda.

    Nah, salah satu cara menghilangkan rasa gatal akibat kutu adalah menggunakan sampo khusus kutu rambut.

    Sampo khusus rambut biasanya mengandung insektisida piretrin atau permetrin. Selain itu, Anda juga bisa mencuci rambut dengan menggunakan pediculicide atau obat kutu rambut.

    2. Pakai obat antijamur

    pengobatan PPOK

    Selain menggunakan sampo khusus, ternyata Anda juga bisa minum obat antijamur untuk mengatasi masalah kulit kepala yang gatal. Namun, jenis obat antijamur yang digunakan akan tergantung pada penyakit yang dialami.

    Tinea capitis (kurap di kulit kepala)

    Tinea capitis atau biasa disebut kurap adalah kondisi ketika kulit kepala terinfeksi jamur. Kondisi ini dapat menyebabkan bercak atau kebotakan kecil akibat rambut rontok.

    Jika Anda mengalami hal ini, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Umumnya, dokter akan meresepkan obat antijamur untuk melawan jamur dan meringankan gejala gatal di kulit kepala, meliputi:

    • Griseofulvin, obat antijamur oral untuk anak-anak,
    • Terbinafine, obat antijamur untuk orang dewasa, serta
    • Itraconazole dan fluconazole.

    3. Salep kortison

    Salep dan krim kortison adalah bagian dari jenis obat steroid. Obat kortison oral ini memang menjadi pilihan pengobatan yang ditawarkan dokter untuk mengatasi penyakit kulit kepala yang gatal.

    Normalnya, salep kortison digunakan oleh penderita psoriasis. Bahkan, jenis obat ini juga terbukti ampuh membantu mengatasi dermatitis seboroik. Penggunaan obat steroid topikal bertujuan untuk mengendalikan peradangan yang terjadi di lapisan bawah kulit kepala.

    4. Menjaga kebersihan diri

    Sebenarnya, kunci utama dari menghilangkan rasa gatal di kulit kepala adalah menjaga kebersihan diri. Meski kebersihan dan perawatan rambut mungkin tidak berhubungan dengan masalah kulit kepala yang dialami, cara ini dapat membantu meringankan gejala.

    Berikut ini beberapa tips menjaga kebersihan diri yang perlu dilakukan saat mengalami penyakit kulit kepala.

    • Rutin mencuci barang yang dipakai, seperti seprai, baju, topi, dan pakaian, terutama saat Anda terkena kutu rambut.
    • Mencuci rambut alias keramas secara berkala dengan sampo sesuai jenis rambut.
    • Tidak menggunakan produk perawatan rambut salon untuk sementara waktu.

    Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter kulit atau dermatolog untuk mendapatkan solusi yang tepat.

    Cara alami mengatasi kulit kepala gatal

    Selain beberapa cara di atas, ada sejumlah bahan alami yang bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi kulit kepala yang gatal. Apa saja?

    1. Tea tree oil

    menghilangkan ketombe

    Minyak pohon teh (tea tree oil) dikenal sebagai minyak yang bersifat antijamur, anti-peradangan, dan anti bakteri. Oleh sebab itu, minyak ini sering dipakai untuk membantu meringankan rasa gatal di kulit kepala.

    Cara memakainya:

    • Campurkan 10 – 20 tetes tea tree oil dengan sampo bayi
    • Aduk hingga rata
    • Cuci rambut dengan campuran tersebut

    Selain itu, Anda juga dapat menggabungkan tea tree oil dengan minyak sayur. Kemudian, oleskan pada kulit kepala dan pijat ringan.

    2. Minyak kelapa

    Selain tea tree oil, minyak kelapa juga dipercaya ampuh mengatasi kulit kepala yang gatal dan kering. Pasalnya, minyak kelapa diklaim dapat mengurangi jumlah bakteri, jamur, dan patogen lainnya. Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari Journal of Traditional and Complementary Medicine.

    Tidak hanya itu, minyak kelapa untuk rambut juga dapat menembus kulit dengan cepat. Alhasil, tingkat kelembapan dan kelenturan kulit pun meningkat yang bermanfaat untuk melawan rasa gatal dan mengurangi risiko infeksi.

    Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut apakah efeknya akan sama jika diaplikasikan di kulit kepala.

    Cara memakainya:

    • Oleskan minyak kelapa pada kulit kepala secukupnya
    • Pijat kulit kepala dengan lembut
    • Diamkan selama 20 menit
    • Bilas hingga bersih

    3. Lidah buaya

    Tahukah Anda bahwa kandungan emolien pada lidah buaya mampu menjaga kelembutan dan kelembapan kulit kepala? Oleh sebab itu, lidah buaya sering digunakan oleh banyak orang untuk menghilangkan rasa gatal di kulit kepala.

    Bahkan, kandungan nutrisi pada lidah buaya yang membantu mempercepat pemulihan luka juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah ketombe.

    Cara memakainya:

    • Potong daun lidah buaya secukupnya
    • Ambil gel di dalamnya
    • Oleskan pada kulit kepala
    • Diamkan selama 15 – 20 menit
    • Bilas kepala hingga bersih

    4. Lemon

    Sari lemon telah dikenal sejak lama menjadi obat tradisional untuk berbagai macam penyakit, termasuk masalah kulit kepala gatal. Bagaimana bisa?

    Begini, kandungan flavonoid pada sari lemon sangat bermanfaat pada dunia kesehatan. Pasalnya, flavonoid menunjukkan aktivitas antibakteri, antijamur, dan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.

    Bila dioleskan ke kulit, asam pada lemon dapat mengangkat sel mati, menghilangkan ketombe, ruam, gatal, dan sebagainya. Selain itu, sari lemon juga memberikan sensasi kesegaran, terutama ketika minyak lemon dicampurkan di air mandi Anda.

    Cara memakainya:

    • Peras jeruk lemon secukupnya
    • Campurkan perasan lemon dengan air
    • Oleskan campuran air dan lemon di kulit kepala
    • Bilas rambut dengan sampo

    Jika berhasil, Anda bisa mengulangi perawatan ini sebagai cara mengatasi kulit kepala gatal. Namun, beberapa bahan alami di atas sebaiknya didiskusikan dahulu dengan dokter spesialis kulit, terutama ketika Anda menjalani pengobatan tertentu.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Varma, S., Sivaprakasam, T., Arumugam, I., Dilip, N., Raghuraman, M., & Pavan, K. et al. (2019). In vitro anti-inflammatory and skin protective properties of Virgin coconut oil. Journal Of Traditional And Complementary Medicine, 9(1), 5-14. https://doi.org/10.1016/j.jtcme.2017.06.012. Retrieved 22 October 2020. 

    Do You Have an Itchy Scalp? 5 Common Problems and Fixes. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 22 October 2020, from https://health.clevelandclinic.org/itchy-scalp-5-common-problems-and-fixes/ 

    10 Reasons Your Scalp Itches and How To Get Relief. (n.d). American Academy of Dermatology. Retrieved 22 October 2020, from https://www.aad.org/public/everyday-care/itchy-skin/itch-relief/relieve-scalp-itch 

    Home Remedies for Dandruff. (2016). Jamaica Hospital Medical Center. Retrieved 22 October 2020, from https://jamaicahospital.org/newsletter/home-remedies-for-dandruff/ 

    Kastarinen H, Oksanen T, Okokon EO, et al. (2014). Topical anti-inflammatory agents for seborrhoeic dermatitis of the face or scalp. Cochrane Database Syst Rev. 2014;5:CD009446. Retrieved 22 October 2020. 

    Mohanapriya, M., Ramaswamy, L., & Rajendran, R. (2013). Health and medicinal properties of lemon (Citrus limonum). International Journal Of Ayurvedic And Herbal Medicine, 3(1), 1095-1100. Retrieved 22 October 2020.

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 3 weeks ago
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro