home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Mineral Oil dalam Kosmetik Berbahaya?

Apakah Mineral Oil dalam Kosmetik Berbahaya?

Mineral oil dalam kosmetik dianggap sebagai kandungan yang lebih baik. Tapi apakah benar kandungan ini memiliki pengaruh besar pada kondisi kulit? Banyak yang berpendapat bahwa justru sebaiknya Anda menghindari pemakaian produk kosmetik yang mengandung minyak mineral. Benarkah mineral oil dalam kosmetik berbahaya? Simak ulasannya.

Fakta mengenai mineral oil yang harus Anda tahu

Apa itu minyak mineral? Mengapa banyak dihindari oleh pemilik kulit berminyak dan acne prone? Mineral oil merupakan derivat atau turunan petroleum yaitu bahan bakar fosil atau yang biasa Anda sebut dengan minyak bumi. Minyak mineral sifatnya tidak berbau, tidak berwarna, tidak mudah teroksidasi dan bisa disimpan dalam waktu yang lama.

Jenis minyak mineral sangat bervariasi tergantung pada tingkat pemurniannya. Minyak mineral yang ditemukan dalam produk kosmetik merupakan minyak mineral dengan tingkat kemurnian tinggi. Minyak mineral yang belum dimurnikan atau tingkat kemurniannya rendah biasanya digunakan untuk cairan dan pelumas otomotif.

Minyak mineral memiliki banyak nama lain seperti liquid paraffin, liquid petroleum, paraffin oil, paraffinum liquidum, petrolatum liquid, petroleum oil, white mineral oil, dan white oil. Petrolatum atau petroleum jelly masih satu derivat atau turunan dengan mineral oil, namun memiliki struktur yang lebih padat seperti lilin (waxy). Harga minyak mineral dianggap murah, sehingga banyak industri kosmetik yang menggunakannya.

Apa itu mineral oil?

Penggunaan minyak mineral untuk kosmetik masih menjadi perdebatan. Minyak mineral dianggap berbahaya karena mengandung zat karsinogen yang bisa menyebabkan kulit kering, penuaan dini, dan meningkatkan risiko kanker. Mineral oil juga dianggap dapat menyebabkan kekurangan vitamin dan menimbulkan jerawat.

Minyak mineral dalam kosmetik biasanya digunakan untuk melembabkan atau untuk menghidrasi kulit. Minyak mineral yang tingkat pemurniannya tinggi menurut penelitian tidak bersifat karsinogenik. Sedangkan minyak yang belum dimurnikan maupun tingkat permurniannya rendah telah terbukti menyebabkan kanker.

Apakah mineral oil dalam kosmetik aman untuk digunakan?

Minyak mineral yang digunakan dalam kosmetik memiliki pemurnian yang sangat tinggi, sehingga sangat aman untuk digunakan. Minyak mineral yang digunakan dalam kosmetik secara global harus disertifikasi melalui United States Pharmacopeia (USP) atau British Pharmacopeia (BP). Sertifikasi ini membuat minyak mineral aman untuk digunakan dan tidak merusak kulit.

Jenis kulit seperti apa yang sebaiknya tidak pakai mineral oil?

Mineral oil dapat menahan kadar air secara sangat efektif sehingga kulit menjadi terlalu lembab. Jika kulit Anda sangat kering, minyak mineral sangat membantu. Namun, jika kulit Anda berminyak, penggunaan minyak mineral tidak terlalu diperlukan, justru membuat kulit Anda semakin berminyak. Hal ini yang menyebabkan kulit Anda berjerawat.

Jerawat ini muncul akibat timbunan sel kulit mati dalam pori bercampur sebum dan terinfeksi oleh bakteri Propionibacterium acnes. Untuk Anda yang memiliki kulit berminyak, jerawat tidak akan muncul jika Anda rajin melakukan eksfoliasi alias pengelupasan (bisa dengan scrubbing atau chemical peeling) untuk mengangkat sel kulit mati agar tidak terperangkap di dalam pori-pori, dan menjaga kebersihan kulit untuk menekan pertumbuhan bakteri.

Keputusan untuk menggunakan mineral oil tetap ada pada Anda, karena Anda yang lebih tahu mengenai kebutuhan kulit wajah Anda sendiri.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is Mineral Oil Bad for Skin?.

http://cosmeticscop.com/2016/09/12/mineral-oil-bad-skin/. Accessed 03/08/2017.

The top 5 myths about mineral oil part 1.

http://thebeautybrains.com/2006/11/the-top-5-myths-about-mineral-oil-part-1/. Accessed 03/08/2017.

International Journal of Cosmetic Science, December 2012, pages 511–518.

Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Tanggal diperbarui 15/03/2017
x