Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Cara Menetralkan Kulit Wajah Sebelum Ganti Produk Skincare

Cara Menetralkan Kulit Wajah Sebelum Ganti Produk Skincare

Dengan beragamnya produk skincare yang ada di pasaran, sangat wajar bila sesekali Anda ingin mencoba produk baru untuk membuktikan manfaatnya. Sebelum itu, pastikan Anda telah menetralkan wajah dari skincare lama dengan cara yang tepat.

Cara menetralkan wajah dari skincare

Mengubah rutinitas skincare secara mendadak bisa menimbulkan masalah pada kulit, apalagi bila Anda memiliki kulit sensitif yang lebih rentan terhadap bahan-bahan kimia.

Berikut beberapa cara untuk mempersiapkan kulit wajah Anda sebelum menggunakan produk baru.

1. Kurangi intensitas pemakai produk

Jika sebelumnya Anda rutin memakai skincare setiap hari, coba kurangi intensitasnya menjadi 2–3 hari sekali. Cara ini bisa membantu menetralkan kulit wajah sedikit demi sedikit sebelum ganti skincare.

Setelah terbiasa dengan pola ini selama beberapa minggu, coba hentikan penggunaan produk skincare selama tiga hari penuh.

Amati apakah kondisi kulit Anda tetap baik atau muncul masalah tertentu, misalnya jerawat.

2. Tetap cuci muka secara teratur

cara membersihkan wajah

Kulit Anda terpapar kotoran, kuman, dan polusi setiap hari. Untuk itu, Anda harus tetap membersihkan muka secara teratur. Cucilah muka setidaknya satu kali sehari dengan sabun muka sesuai tipe kulit Anda.

Cara ini dapat mencegah kulit kusam atau jerawat akibat pori-pori yang tersumbat selagi Anda menetralkan kulit wajah.

Jika tidak banyak beraktivitas atau kulit tidak terlalu berminyak, Anda boleh saja mencuci muka tanpa sabun sesekali.

3. Gunakan tabir surya secara rutin

Meski sedang menetralkan wajah dari skincare, Anda tetap perlu melindungi kulit dari sinar UV dengan cara memakai tabir surya.

Tabir surya dapat membantu mengurangi dampak sinar UV seperti penuaan kulit, keriput, dan kerusakan kulit.

Pilihlah produk tabir surya dengan SPF 30 atau 50 yang mampu menghalangi 97–98% sinar UVB. Tabir surya bisa luntur oleh keringat dan air maka oleskan kembali produk ini tiap 2–3 jam sekali.

4. Jaga kesehatan kulit dari dalam

tips cara menjaga kesehatan kulit

Skincare berfungsi menjaga kelembapan kulit dan melindunginya dari luar. Ketika Anda menetralkan kulit wajah dengan cara puasa skincare, Anda membutuhkan perlindungan lebih dari dalam.

Mengutip Mayo Clinic dan beberapa sumber lainnya, berikut berbagai tips yang dapat Anda lakukan.

  • Mengonsumsi makanan yang baik untuk kulit, seperti sayuran berwarna cerah, tomat, buah berry, dan ikan tinggi lemak.
  • Minum banyak air untuk mencukupi kebutuhan cairan.
  • Menggunakan pakaian berlengan panjang saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Berlindung di tempat yang teduh saat cuaca terik.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Tidak merokok maupun mengonsumsi alkohol.
  • Menghindari produk perawatan yang mengandung alkohol, pewangi, atau bahan kimia lainnya yang terlalu tinggi.

5. Mencoba satu produk terlebih dulu

Membeli beberapa produk baru sekaligus memang lebih hemat, tetapi cara ini tidak dianjurkan untuk Anda yang ingin menetralkan wajah sebelum ganti skincare.

Setiap bahan skincare memiliki efek yang berbeda pada kulit. Jika menggunakan beberapa bahan aktif sekaligus, Anda bisa mengalami iritasi dan breakout tanpa mengetahui bahan pemicunya.

Selain itu, campuran bahan aktif tertentu bisa memperparah iritasi pada sejumlah orang.

Seberapa sering Anda perlu mengganti produk skincare?

kandungan skincare yang tidak boleh dipakai bersamaan

Sebelum Anda mulai mencari cara menetralkan kulit wajah, pastikan Anda mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti produk skincare.

Jangan sampai Anda terlalu cepat mengganti produk, padahal produk yang Anda gunakan belum bekerja optimal.

Kendra Bergstrom, M.D., asisten profesor dermatologi klinis di University of Washington School of Medicine, menjawab hal ini.

Menurut Dokter Bergstrom, Anda sebaiknya menunggu paling tidak dua bulan sebelum mencoba rutinitas skincare yang baru.

Beberapa produk skin care memang dapat menunjukkan hasil dalam waktu cepat. Akan tetapi, Dokter Bergstrom menyarankan agar Anda menggunakan produk setidaknya selama delapan minggu untuk melihat hasil terbaiknya.

Setiap bahan aktif mungkin menunjukkan hasil dalam waktu yang berbeda. Salah satu contoh, menurut studi di Korea dalam International Journal of Dermatology, vitamin C dan agen pemutih baru menunjukkan hasil setelah 12 minggu.

Selain itu, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengganti produk skin care jika produk tidak cocok dengan jenis kulit atau tidak menunjukkan perubahan setelah penggunaan rutin.

Sebelum mencoba produk-produk perawatan baru, pastikan Anda telah menetralkan wajah dari produk skincare lama dengan cara yang tepat.

Lakukan langkah-langkahnya secara bertahap agar wajah Anda bisa beradaptasi dengan baik.

Verifying...

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

5 tips for healthy, glowing skin. (2022). Retrieved 10 January 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/skin-care/art-20048237

Keep Your Skin Healthy. (2017). Retrieved 10 January 2022, from https://newsinhealth.nih.gov/2015/11/keep-your-skin-healthy

Sunscreen. (2022). Retrieved 10 January 2022, from https://www.skincancer.org/skin-cancer-prevention/sun-protection/sunscreen/

How to introduce a new skincare product to your routine, according to dermatologists. (2022). Retrieved 10 January 2022, from https://www.insider.com/dermatologists-how-to-introduce-a-skincare-product-to-your-routine-2020-9

How Bad Is It to Switch Up Your Skin-Care Products All the Time?. (2019). Retrieved 12 January 2022, from https://www.self.com/story/how-bad-is-it-to-switch-skin-care-products

Choi, Y., Rho, Y., Yoo, K., Lim, Y., Li, K., & Kim, B. et al. (2010). Effects of vitamin C vs. multivitamin on melanogenesis: comparative study in vitro and in vivo. International Journal Of Dermatology, 49(2), 218-226. https://doi.org/10.1111/j.1365-4632.2009.04336.x

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui Jan 17
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan