Kuku Lepas atau Patah, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Salah satu masalah kuku yang mungkin paling sering dialami banyak orang adalah kuku patah atau lepas. Bila kerusakan kuku ini tidak ditangani tentu dapat menimbulkan masalah baru. Lantas, apakah kuku yang terlepas bisa tumbuh kembali dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di sini. 

Penyebab kuku lepas

Bagi beberapa orang, kuku yang terlepas dari bantalan kuku terkadang tidak menimbulkan rasa sakit. Masalah pada kuku yang satu ini dapat terjadi akibat sejumlah faktor, seperti cedera, kuku jari yang panjang, hingga infeksi jamur. 

Bahkan, kuku Anda mungkin juga dapat lepas akibat terpapar bahan kimia saat manikur dilakukan. Yuk, kenali apa saja penyebab dari kerusakan kuku yang sering dialami wanita ini. 

Cedera atau trauma fisik

Salah satu penyebab kuku lepas adalah cedera atau trauma fisik, seperti kuku terbentur meja atau terjepit pintu. Bahkan, beberapa kebiasaan lainnya pun dapat memicu lepasnya kuku, meliputi: 

  • mengikir kuku yang dapat melonggarkan kuk dan memisahkannya dari bantalan,
  • membenturkan kuku yang panjang pada meja, dan
  • memakai pengering rambut untuk mengeringkan cat kuku

Selain itu, jari kaki yang tersangkut berulang kali juga dapat menyebabkan kuku patah. Hal ini mungkin lebih sering terjadi ketika Anda menggunakan sepatu yang terlalu sempit. 

Infeksi jamur kuku

Selain cedera, kuku yang lepas ternyata juga bisa menjadi pertanda infeksi jamur yang menyerang kuku. Penyakit kuku yang satu ini kerap terjadi pada orang yang bekerja dekat dengan air atau sering terpapar bahan kimia, seperti pembersih. 

Pilihan Obat Jamur Kuku

Akibatnya, jamur atau bakteri pun masuk ke dalam kuku dan jaringan sekitarnya dan menyebabkan kuku patah dan lepas. Bila kuku tampak kuning, pecah-pecah, dan menebal, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan. 

Kurang asupan vitamin dan mineral

Kuku yang tipis dan lunak hingga mudah lepas atau patah sering dikaitkan dengan kadar zinc dan zat besi yang rendah dalam tubuh (anemia). 

Mineral ini memiliki peran penting dalam pembentukan hemoglobin, protein yang terkandung dalam sel merah yang mengangkut oksigen ke matriks kuku. Tanpa asupan mineral yang cukup, pertumbuhan kuku yang sehat pun ikut terganggu. 

Selain itu, kurangnya asupan vitamin C, vitamin B kompleks, dan kalsium jgua menjadi penyebab umum dari kuku kusam dan mudah patah. 

Penggunaan obat tertentu

Bagi Anda yang menggunakan obat-obatan seperti tetrasiklin, klorpromazin, dan kontrasepsi oral, mungkin perlu berhati-hati. Pasalnya, salah satu efek samping dari obat-obatan tersebut adalah kuku yang lepas dari bantalan kuku. 

Bahkan, kondisi ini juga lebih berisiko terjadi pada pasien yang menjalani kemoterapi atau menggunakan obat-obatan anti malaria. Perlu diingat bahwa infeksi jamur menyerang bantalan kuku yang lepas, kemungkinan besar menimbulkan rasa sakit. 

Masalah kesehatan tertentu

kuku tumbuh ke atas

Jika Anda mengalami penyakit, seperti psoriasis dan dermatitis, kuku yang lepas mungkin merupakan pertanda dari kondisi kesehatan tertesbut. Penyakit lain yang berkaitan dengan kuku patah dan terlepas dari alasnya meliputi: 

  • anemia, 
  • diabetes,
  • skleroderma, 
  • sindrom kuku kuning, dan
  • penyakit bawaan tertentu lainnya

Cara merawat kuku yang lepas

Perawatan kerusakan kuku yang satu ini biasanya dapat dilakukan di rumah untuk membantu meredakan nyeri dan mencegah infeksi. Berikut berbagai cara merawat kuku yang lepas untuk mempercepat penyembuhan. 

Menjaga area kuku tetap kering

Semakin cepat Anda menyadari bahwa kuku sudah terlepas dari bantalannya, semakin kecil risiko kuku terkena infeksi. Pada saat hal tersebut terjadi, sebaiknya angkat jari yang mengalami cedera untuk mengurangi nyeri dan bengkak. 

Bila memungkinkan, balut jari yang mengalami masalah dengan perban. Pasalnya, bantalan kuku sangat lembap dan sensitif, sehingga perlu dilindungi selama 7 hingga 10 hari pertama agar tidak terinfeksi. 

Kompres jari dengan es

Selain membalut jari dengan perban, Anda juga bisa mengompres daerah yang mengalami cedera dengan es selama 20 menit. Cara ini bisa dilakukan setiap 3 hingga 6 jam selama 24 hingga 48 jam pertama. 

Perawatan rumahan kuku yang lepas ini bertujuan untuk membantu meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan. 

Cara membuatnya

  • masukkan es batu ke dalam kantong plastik dan segel bagian atasnya
  • bungkus tas dengan handuk atau kain yang tipis
  • hindari meletekkan es atau kantong es langsung di kulit
  • pasang kompres es tepat di atas perban yang menutupi jari

Pola makan yang sehat

Jika ganti kuku atau kuku yang lepas disebabkan oleh kekurangan zat besi, tentu Anda perlu meningkatkan asupan gizi yang diperlukan. Ada berbagai jenis makanan yang dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan zat besi, seperti: 

  • daging sapi, ayam, dan hati ayam, 
  • kacang-kacangan, dan
  • sayuran berdaun hijau tua
  • suplemen zat besi

Selain pola makan, Anda juga harus perlu menjaga kelembapan kuku yang mengelupas dengan memberikan minyak jojoba pada kulit di sekitar kuku.

Kapan saya harus ke dokter? 

Kuku yang patah memang dapat diobati di rumah. Namun, gejala di bawah ini mungkin menandakan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. 

  • Patahan kuku sulit dipotong. 
  • Kuku terlepas sepenuhnya dari kulit. 
  • Ada luka yang cukup dalam dan membutuhkan jahitan. 
  • Jari terasa berdenyut atau kencang. 
  • Perdarahan pada bagian kuku yang menempel dan tidak berhenti.
  • Gejala infeksi di kulit dekat patahan kuku, seperti bengkak hingga bernanah. 

Dokter mungkin akan memberikan salep antibiotik atau obat pereda nyeri untuk meringankan gejala yang muncul akibat kuku patah. 

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Muncul Lekukan Pada Kuku? Bisa Jadi Karena Psoriasis Kuku

Kuku bisa menjadi salah satu indikator kesehatan. Perubahan pada kuku menandakan ada yang salah dengan tubuh. Lantas, kenapa kalau tiba-tiba kuku berlekuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 31 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit

Kuku Bergelombang Bisa Jadi Tanda Penyakit Tertentu

Kuku bergelombang umumnya tidak berbahaya, namun tetap perlu Anda waspadai. Lantas, apa penyebabnya? Yang mana yang harus diperiksa dokter?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 6 November 2018 . Waktu baca 4 menit

Cara Ampuh Obati Darah Beku di Kuku (Hematoma Subungual)

Perubahan warna kuku yang jadi hitam dan terasa nyut-nyutan memang sangat mengganggu aktivitas. Tenang, ada 2 cara utama mengobati darah beku di kuku.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 4 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Bahaya di Balik Hobi Gigit-Gigit Kuku dan Cara Mengatasinya

Memiliki kebiasaan menggigit kuku tidak terlihat membahayakan. Namun, kuku bisa jadi sumber penyakit. Lantas, bagaimana cara menghentikan kebiasaan ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 6 April 2018 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kuku

6 Makanan untuk Membuat Kuku Kuat dan Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
kuku yang kuat

Nutrisi dan Makanan untuk Kuku Kuat

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
kuku tumbuh ke atas

Kenapa, Ya, Kuku Saya Tumbuh Melengkung ke Atas?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit