Tes Fungsi KOH (Kalium Hidroksida)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Definisi

Apa fungsi KOH (kalium hidroksida)?

Tes KOH (kalium hidroksida) adalah prosedur yang memiliki fungsi mendiagnosis infeksi jamur pada kuku. Prosedur yang cukup sederhana ini nantinya akan mengambil jaringan kuku dengan pisau bedah dan alat bantu lainnya.

Jaringan yang menjadi sampel akan diletakkan di kaca dan dicampurkan dengan larutan kalium hidroksida. Setelah itu, sampel akan diperiksa di bawah mikroskop untuk melihat tanda-tanda dari infeksi jamur. 

Selain mendeteksi kuku berjamur, tes KOH juga berfungsi untuk mengenali gejala infeksi jamur pada kulit dan rambut, yakni: 

  • ruam, 
  • gatal pada kulit,
  • ruam akibat penggunaan obat tertentu, dan
  • ruam yang tidak hilang selama berbulan-bulan

Pemeriksaan KOH bertujuan untuk mengkonfirmasi keberadaan jamur, termasuk dermatofita yang menjadi penyebab jamur kuku

Siapa yang membutuhkan tes KOH?

Bagi Anda yang mengalami gejala kuku rusak, seperti adanya perubahan warna, kuku terlepas, atau menebal, sebaiknya lakukan tes KOH.

Selain untuk mendeteksi penyakit kuku, tes KOH juga memiliki fungsi untuk mengenali masalah infeksi jamur pada bagian tubuh lainnya, seperti kutu air dan infeksi pada kulit kepala.

Prosedur

Bagaimana prosedur tes KOH pada pemeriksaan jamur kuku? 

Awalnya, dokter kulit akan mengumpulkan sampel kulit atau potongan kuku di bawah kuku jamuran. Bila sampel tidak dapat diambil, dokter mungkin akan menggaruk kuku dekat area terinfeksi agar potongan kuku bisa diambil. 

Sampel kemudian akan diletakkan di atas kaca dengan larutan KOH dan sedikit dipanaskan. Larutan ini nantinya akan melarutkan sel kulit dan kuku, serta meninggalkan sel jamur. 

Dengan begitu, sel jamur dapat terlihat di mikroskop. Selain itu, noda warna juga akan digunakan untuk memperjelas sel jamur. 

Prosedur KOH umum tidak menimbulkan rasa sakit. Kulit di sekitar kuku mungkin akan terasa empuk saat dikikis, tetapi kondisi ini akan menghilang selama beberapa jam. 

Apa yang perlu dilakukan setelah pemeriksaan KOH? 

Satu hal yang mungkin Anda rasakan setelah menjalani tes KOH adalah perasaan tidak nyaman saat sampel dikumpulkan.

Pengumpulan jaringan di bawah kuku membutuhkan waktu sekitar 1 menit dan hasilnya pun akan keluar dalam waktu 10 menit. 

Anda pun dapat kembali beraktivitas seperti semula usai menjalani tes. Dokter akan berdiskusi dengan Anda tentang kondisi dan rencana pengobatan jamur kuku yang sesuai. 

Ada kalanya dokter akan meminta Anda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bila fungsi KOH tidak menunjukkan hasil yang jelas. Selalu ikuti instruksi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Hasil tes

Hasil tes KOH dibagi menjadi dua jenis sebagai berikut.

Normal

Fungsi larutan KOH adalah menghancurkan sel non-jamur. Dengan begitu, dokter dapat melihat apakah ada jamur dalam cairan saat larutan KOH dan potongan kuku diperiksa melalui mikroskop. 

Hasil normal akan menunjukkan bahwa tidak ada jamur dalam sampel kulit. Artinya, ruam kulit tidak disebabkan oleh infeksi jamur, melainkan kondisi lainnya. 

Abnormal

Sementara itu, hasil yang tidak normal menandakan adanya jamur pada kulit Anda. Itu sebabnya, ruam kulit dan gejala kuku yang rusak mungkin disebabkan oleh infeksi jamur. 

Selain itu, fungsi KOH juga memastikan adanya jamur dermatofita dan Candida albicans. 

Perlu diketahui bahwa pemeriksaan KOH tidak dapat mengidentifikasi jenis jamur. Namun, kebanyakan kasus menunjukkan bahwa Anda tidak perlu mengetahui secara pasti jenis jamur tersebut. 

Bila hasilnya kurang meyakinkan, dokter kulit mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani biopsi kulit. Dengan begitu, dokter dapat merencanakan obat jamur kuku apa yang tepat untuk Anda dan bagaimana tingkat keparahan masalah kuku ini. 

Risiko

Apa saja risiko dari tes KOH?

Kabar baiknya, tes persiapan KOH mempunyai risiko yang cukup sedikit. Anda mungkin akan mengalami perdarahan atau infeksi akibat pengikisan kulit saat sampel diambil. Namun, risiko tersebut biasanya tidak cukup mengganggu. 

Setelah tes dilakukan, dokter juga akan memberikan instruksi tentang merawat area yang menjadi sampel. 

Walaupun demikian, segera konsultasikan dengan dokter ketika mengalami beberapa gejala pada kuku yang terinfeksi, seperti:

Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Spermatogenesis, Proses Pembentukan Sel Sperma pada Testis

Proses spermatogenesis alias pembentukan sperma dimulai sejak memasuki masa pubertas dan berlangsung terus-menerus selama Anda hidup.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Darah Encer, Apa Penyebab dan Risikonya Bagi Kesehatan?

Ada beberapa kondisi darah encer yang perlu Anda ketahui juga lho karena darah encer juga bisa berbahaya, sama parahnya dengan kondisi darah terlalu kental

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kelainan Sel Darah Putih 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Apa yang Menyebabkan Air Mani Bercampur Darah?

Melihat air mani berdarah bisa menimbulkan kecemasan bagi kaum pria. Apakah hal ini merupakan kondisi serius?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mana yang Lebih Baik, Suplemen Vitalitas Pria atau Obat Kuat Instan?

Jangan asal pilih! Kenali dulu perbedaan dari suplemen vitalitas pria dan obat kuat instan untuk membantu mengatasi masalah Anda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
suplemen vitalitas pria atau obat kuat
Kesehatan Seksual, Tips Seks 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

pijat payudara

Buat Para Suami, Ini 7 Tips Pijat Payudara untuk Seks yang Lebih Panas

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
ereksi

Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Ereksi Penis dan Gangguannya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
berhubungan saat pakai IUD

Keluar Darah Saat Berhubungan Seks Selama Pakai KB Spiral, Apakah Wajar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
setelah menangis

5 Cara Cepat Hilangkan Mata Sembap Setelah Menangis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit